logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Komputer & Teknologi    Informasi Teknologi    Satelit

Satelit

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Satelit tentu berhubungan dengan benda langit. Seperti yang kita ketahui, di luar angkasa terdapat berbagai macam benda langit. Nama-nama yang tidak asing seperti galaksi, planet, bintang, matahari, bulan, komet, dan asteroid mungkin sudah sering kita dengar. Selain itu, ada benda luar angkasa lain yang dinamakan satelit, pernah mendengarnya? Nah, dalam artikel ini akan diuraikan secara singkat mengenai satelit dan serba-serbinya.

Satelit

Bagi orang awam, khususnya orang Indonesia, saat mendengar kata satelit, mungkin akan langsung terbayang satelit Palapa. Tidak salah memang, namun satelit tidak hanya Palapa, Bulan pun termasuk satelit!

Ya, satelit adalah benda yang mengorbit pada benda lainnya dengan periode rotasi dan periode revolusi tertentu. Dengan kata lain, satelit selalu mengikuti benda lain sesuai garis edarnya. Contohnya Bulan yang selalu mengiringi Bumi. Begitu pula dengan satelit Palapa yang berada pada orbit Bumi, sehingga selalu berputar seiring rotasi dan revolusi Bumi. Secara umum ada dua jenis satelit, yaitu satelit alami dan satelit buatan.

1. Satelit Alami

Satelit alami adalah satelit yang berasal dari alam, bukan buatan manusia. Contohnya Bulan. Bulan adalah satelit alami Bumi, sekaligus satu-satunya satelit alami Bumi. Bumi juga sebetulnya termasuk satelit alami Matahari.

Planet-planet lain dalam tata surya kita (kecuali Merkurius dan Venus) pun memiliki satelit alami. Phobos dan Deimos adalah satelit alami Mars. Jupiter yang merupakan planet terbesar memiliki 63 satelit, di antaranya adalah Europa, Ganymede, Io, dan Callisto. Planet cincin, Saturnus mempunyai 56 satelit alami. Ceres adalah satelitnya yang terbesar, ukurannya lebih besar daripada planet Merkurius.

Uranus mempunyai 27 satelit alami. Lima satelit utamanya adalah Titania, Miranda, Umbriel, Ariel, dan Oberon. Titania merupakan satelit Uranus yang terbesar, jari-jarinya lebih kecil dari setengah jari-jari bulan. Neptunus mempunyai 8 satelit, di antaranya adalah Larissa, Proteus, Triton, dan Nereid.

2. Satelit Buatan

Sputnik 1 merupakan satelit buatan manusia pertama yang diluncurkan. Soviet pada 4 Oktober 1957 meluncurkan satelit ini untuk meneliti kepadatan lapisan atmosfer bagian atas. Sputnik 2 diluncurkan satu bulan setelahnya, tepatnya pada 3 November 1957 dan membawa makhluk hidup pertama ke luar angkasa, yaitu seekor anjing.

Satelit buatan ini memang sengaja dibuat untuk berbagai keperluan manusia, di antaranya untuk penelitian, sarana komunikasi dan navigasi, kepentingan militer, dan cuaca. Berbagai negara di dunia meluncurkan satelitnya untuk bermacam kegunaan, begitu pula Indonesia. Indonesia dibantu Amerika Serikat pada 8 Juli 1976 meluncurkan satelit pertamanya, yaitu satelit Palapa. Palapa merupakan nama untuk sejumlah satelit telekomunikasi geostasioner Indonesia.

Jenis-ienis Satelit Buatan

Ada berapa banyak jenis satelit buatan itu? Berikut ini jenis-jenis satelit buatan yang perlu diketahui oleh kita semua.

  • Satelit astronomi, yaitu satelit yang dipakai untuk mengamati galaksi, planet, serta objek-objek angkasa lain yang jatuh.
  • Satelit komunikasi, yaitu satelit buatan yang disimpan di angkas dan bertujuan untuk telekomunikasi memakai radio pada frekuensi gelombang mikro. Sebagian satelit komunikasi ini memakai orbit geosinkron ataupun orbit geotasioner walaupun sejumlah tipe tebaru memakai satelit pengorbit Bumi rendah.
  • Satelit pengamat Bumi, yaitu satelit yang khusus dirancang untuk mengamati Bumi dari orbit. Misalnya satelit reconnaissance yang diperuntukkan bagi kebutuhan non-militer seperti pembuatan peta, meteorologi, pengamatan lingkungan, dan lain sebagainya.
  • Satelit navigasi, yaitu satelit yang memakai sinyal radio dan disalurkan ke penerima di permukaan tanah sebagai penentu lokasi sebuah titik di permukaan bumi. GPS kepunyaan Amerika Serikat adalah salah satu satelit navigasi yang cukup terkenal. Selain itu, ada pula Glonnas kepunyaan Rusia. Jika pandangan antara satelit dan si penerima di tanah tak terjadi gangguan, dengan satu alat penerima sinyal satelit atau penerima GPS, bisa didapatkan data posisi di tempat tertentu dengan tingkat ketelitian beberapa meter di dalam waktu nyata.
  • Satelit mata-mata, yaitu satelit pengamat Bumi atau disebut satelit komunikasi yang dipakai untuk keperluan militer ataupun mata-mata.
  • Satelit tenaga surya, yaitu satelit yang digagas dibuat di orbit Bumi tinggi dan memakai transmisi tenaga gelombang mikro untuk memancarkan tenaga surya kepada antena sangat besar di Bumi. Ini bisa dipakai untuk menggantikan atau sebagai ganti dari sumber tenaga konvensional.
  • Stasiun angkasa, yaitu struktur buatan manusia yang didesain untuk tempat tinggal manusia di luar angkasa. Stasiun angkasa ini berbeda dengan pesawat angkasa lainnya sebab tidak adanya propulsi pesawat angkasa utama atau fasilitas pendaratan (kendaraan lain dipakai untuk transportasi dari dan juga ke stasiun. Satasiun ini dibuat untuk hidup jangka menengah di orbit, periode mingguan, bulanan, dan bahkan tahunan.
  • Satelit cuaca, yaitu satelit yang dipakai untuk mengamati cuaca serta iklim di bumi.
  • Satelit miniatur, yaitu satelit yang ringan dan juga kecil. Klasifikasi baru diciptakan untuk mengkategorikan satelit-satelit seperti satelit mini (500 – 200kg), satelit mikro (di bawah 200kg), satelit nano (di bawah 10kg).

Jenis Orbit

Ada banyak sekali satelit yang dikategorikan berdasarkan ketinggian orbitnya walaupun sebenarnya sebuah satelit dapat mengorbit dengan ketinggian tanpa batas atau berapa pun. Berikut ini jenis-jenis orbitnya.

  • Orbit Rendah atau disebut dengan Low Earth Orbit (LEO): 300 sampai 1.500 kilometer di atas permukaan bumi.
  • Orbit Menengah atau Medium Earth Orbit (MEO): 1.500 sampai 36.000 kilometer di atas permukaan bumi.
  • Orbit Geosinkron atau Geosynchronous Orbit (GSO): berketinggian kurang lebih 3.6000 kilometer di atas permukaan bumi.
  • Orbit Tinggi atai High Earth Orbit (HEO): ketinggian di atas 3.6000 kilometer.

Sementera itu, ada juga orbit khusus yang dipakai untuk mengkategorikan satelit, yaitu sebagai berikut.

  • Orbit Molniya. Orbit satelit yang periode orbitnya adalah 12 jam serta inklinasi sekitar 63 derajat Celcius.
  • Orbit Sunsynchronous. Orbit satelit yang inklinasi serta tingginya tertentu dan selalu melintas ekuator di jam lokal yang sama.
  • Orbit Polar. Orbit satelit yang melintas di daerah kutub.

Satelit Alami Bumi Selain Bulan

Apakah benar satelit bumi yang alami itu hanya bulan? Sebenarnya, satelit alami bumi adalah yang mengelilingi bumi (geosentrik) serta orbitnya didominasi sepenuhnya oleh gravitasi bumi. Hingga saat ini, hanya bulan-lah yang memiliki sifat orbit seperti yang disebutkan tersebut.

Tapi, di sisi lain, terdapat sejumlah objek yang saat ini diketahui atau dianggap seperti satelit bumi meskipun hanya sementera waktu. Objek-objek tersebut di antaranya adalah 2006 RH120,  3753 Cruithne, dan  2002 AA29. Dari bumi, asteroid-asteroid tersebut terlihat seperti mengelilingi matahari walaupun dengan jarak yang tidak tetap dan tak mengikuti orbit lonjong seperti orbit yang diterpengaruh gravitasi bumi.

Asteroid Cruithne misalnya mengelilingi bumi untuk sementara waktu, yaitu hanya selama 4 bulan. Asteroid tersebut telihat mengelilingi bumiselama bumi masih ada di jalur orbit. Di luar waktu tersebut, asteroid tersebut terlihat sama sekali tidak mengelilingi bumi.

Lalu, bagaimana menjelaskan benda langit yang menjadi “saudara sementara” dari bulan ini? Sebenarnya, asteroid itu mengelelilingi matahari, sama halnya dengan bumi. Tapi, jika dilihat dari bumi yang diam, benda tersebut seperti mengelilingi bumi hanya selama beberapa bulan dan keadaan seperti ini terjadi berulang-ulang secara rutin.

Demikianlah ulasan seputar satelit. Semoga bermanfaat!

Tolong di SHARE :
Share
Topik Terkait
Satelit
Android
Bisnis Teknologi Informasi
Buku Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Dampak Perkembangan Teknologi Informasi
Gadget
Handphone
Implementasi Teknologi Informasi
Ipad
Lowongan Kerja It
Manfaat Teknologi Informasi
Peranan Teknologi Informasi
Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Perusahaan It
Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi
sistem teknologi informasi
Teknologi Dan Informasi
Teknologi Informasi
Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Teknologi Smartphone
Uu Teknologi Informasi

Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA