logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Nutrisi    Artikel Umum Nutrisi    Sayuran Berserat Tinggi

Mengatasi Sembelit Anak dengan Sayuran Berserat Tinggi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Anak-anak seringkali menderita sembelit karena pola makan yang keliru. Mereka umumnya lebih menyukai makanan-makanan dari produk hewani daripada nabati. Padahal, masalah sembelit ini dapat diatasi dengan sayuran berserat tinggi dan minum air putih secukupnya.

Persoalan lain pun muncul, seberapa banyak sayuran yang harus dikonsumsi anak-anak sehingga mereka terhindar dari sembelit? Menurut Vincent Lanneli, seorang pakar pedriatik, anak usia 2-6 tahun perlu mendapat sayuran sebanyak 3 kali penyajian dalam sehari dan 2 kali penyajian untuk buah-buahan.

Sementara itu, anak usia 6 tahun ke atas memerlukan 3-5 kali penyajian makanan dalam bentuk sayur, 2-4 kali penyajian makanan dalam bentuk buah-buahan agar mendapatkan kebutuhan vitamin, mineral, dan serat yang cukup dalam keseharian mereka.

Contoh Penyajian Sayur Harian

  • 3/4 cangkir jus sayur.
  • 1 cangkir sayuran mentah berdaun banyak.
  • 1/2 cangkir sayuran lain yang dimasak dengan cara dikukus atau direbus.

Contoh Penyajian Buah-Buahan Harian

  • 1 buah apel, pisang, dan jeruk, dalam ukuran sedang.
  • 1/2 cangkir buah kalengan.
  • 3/4 cangkir jus buah.

Jika anak Anda berbadan gemuk dan memerlukan energi lebih besar, diperlukan penyajian lebih banyak, yaitu dua kali lipat dari contoh tersebut. Ingat bahwa contoh sajian tersebut merupakan petunjuk yang bisa digunakan agar anak Anda terhindar dari berbagai masalah kesehatan di kemudian hari.

Akan tetapi, Anda tidak perlu terlalu kaku dalam penerapannya. Misalnya soal angka, tidak usah persis seperti angka-angka yang telah dicontohkan. Angka-angka ini hanyalah pendekatan (petunjuk) yang dapat Anda gunakan agar tidak berlebih atau terlalu sedikit dalam memberikan sayur-sayuran dan buah-buahan.

Jangan Diberi Pisang saat Sembelit

Ini berlaku untuk bayi berusia di bawah 2 tahun. Umumnya, orang tua tidak mengetahui efek pemberian pisang pada bayi-bayi mereka. Bahkan, beberapa di antaranya mengenalkan pisang pada bayi tatkala usianya baru 1 bulan. Alasan yang digunakan karena orang tua mereka pun dulu memberikan pisang pada bayi yang masih berumur 1 bulan.

Ya, tradisilah yang membuat orang tua sekarang suka memberikan pisang dalam jumlah besar kepada anak-anak mereka. Menurut Dr. Sears, Ph.D dalam he Baby Book, pisang yang terlalu banyak diberikan kepada bayi malah membuat mereka menjadi sembelit. Bayi berusia 1,5 tahun akan sembelit jika mengkonsumsi 1 pisang ambon ukuran besar dalam sekali makan.

Jika sudah sembelit, perbanyak konsumsi sayuran berserat tinggi. Jika menginginkan buah, pilihlah pepaya. Pepaya cukup ampuh mengatasi sembelit pada anak-anak. Berikan pada mereka satu potong dan Anda akan terkejut dengan hasilnya.

Nah, setelah memahami panduan takaran sayuran dan buah-buahan untuk bayi Anda, berikanlah porsi secukupnya agar mereka terhindar dari sembelit dan memiliki pola hidup sehat. Selamat mencoba!

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Masalah Kurang Gizi Menjadi Mimpi Buruk untuk Indonesia
  • Gangguan Metabolisme Karbohidrat
  • Karbohidrat: Klasifikasi dan Peran Karbohidrat
  • Kandungan Gizi Keju, Si Lezat Penggugah Selera
  • Makanan yang Memiliki Kandungan Protein Tinggi
  • Jenis Sayuran - Khasiat Bawang Merah dan Bawang Putih
  • Makanan Protein Tinggi? Jangan Abaikan!
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA