Sayuran Organik

Sayuran organik adalah bahan pangan yang berasal dari organisme hidup yang dibudidayakan secara organik, tanpa petisida atau pupuk buatan. Standar untuk menentukan tingkat keorganikan suatu bahan pangan adalah 100% atau setidaknya 95% diproduksi tanpa pupuk kimia, insektisida, herbisida, antibiotik, hormon pertumbuhan, dan sebagainya.
Dalam teknik budi daya organik, kesuburan tanah diupayakan dengan pupuk alam, seperti kompos dan pupuk kandang. Dengan pemupukan alami dan tanpa insektisida, populasi cacing tanah meningkat, tanah menjadi kaya nitrogen dan subur secara alami. Sementara hama ditangani dengan mengatur posisi penanaman sayuran, misalnya selang-seling.
Hasil dari budi daya tanaman organik adalah sayuran yang penampilannya kurang menarik. Banyak yang berlubang karena dimakan ulat dan serangga. Namun, sayuran tersebut dijamin lebih tinggi cita rasanya, vitaminnya, serta bebas racun residu bahan kimia.
Sayuran organik mengandung lebih banyak mineral, kalsium, fosfor, dan magnesium dari sayuran non-organik. Teksturnya pun lebih renyah, rasanya manis, juga tahan lama. Sementara produk non-organik memiliki kadar air lebih tinggi sehingga kurang manis dan cepat busuk.
- Manfaat dan Cara Bertanam Aneka Sayuran Organik
- Sehat dengan Sayuran Organik
- Kelebihan dan Kelemahan Sayur Organik
- Benarkah Tanaman Sayuran Organik Lebih Sehat ?
- Kebun Sayuran di Pekarangan Rumah
- Cara Berkebun & Khasiat Sayur-sayuran Organik
- Budidaya Sayuran
- Meluasnya Budidaya Sayuran Organik
- Menanam Jenis Sayur Sayuran Di Rumah
- Sejengkal Tanah untuk Sayuran Organik






