SD
Media penyimpanan data begitu beragam, mulai dari disket magnetik zaman dahulu,flashdisk USB hingga ke micro SD yang kini banyak digunakan pada gadgetseperti ponsel dan tablet. Tapi tahukah Anda, sebelum micro SD yang berukuran kecil itu, dalam perjalanannya SD card memiliki ukuran cukup besar dan berangsur-angsur mengecil dalam ukuran, namun dengan kapasitas yang berkali-kali lipat. Dari SD card, ukurannya mengecil hampir setengahnya menjadi mini SD dan kemudian yang saat ini populer adalah micro SD.
Pada awalnya, SD Card lebih banyak digunakan pada kamera dan PDA (Personal Digital Assistant). Pada perkembangannya, justru kini micro SD hampir menjadi syarat mutlak tambahan memori di beberapa ponsel. Sony yang dahulu sempat jumawa ingin memopulerkan memory stick sebagai memori eksternal, kini pun mau tak mau harus mengikuti tren untuk mengadopsi micro SD pada ponselnya.
Teknologi komunikasi yang semakin maju membuat perangkatnya pun dirancang dengan berbagai fitur yang semakin kompleks. Ponsel-ponsel masa kini sudah dilengkapi dengan kamera dan audio player yang canggih. Agar dapat mengimbangi kecanggihan fitur tersebut, tentu saja dibutuhkan media penyimpan dengan daya tampung yang besar.
Kapasitas memori yang kecil akan menghambat Anda yang hobi untuk berfoto-foto atau mendengarkan musik di ponsel. Jika memori internal tidak memadai, tinggal cek saja apakah ponsel Anda memiliki slot memori eksternal untuk mendukung adanya memori tambahan. Pada ponsel keluaran terkini, slot memori eksternal yang disediakan adalah slot micro SD.
Selain iPhone yang begitu membanggakan memori internal dengan kapasitas tinggi, hampir semua ponsel masa kini sudah memiliki slot eksternal memori berupa micro SD. Apalagi bagi seorang gadget freak, tentunya butuh ruang yang cukup untuk bereksperimen meng-instalberbagai aplikasi demi mendukung kegiatan sehari-hari. Belum lagi jika ingin menyimpan data-data berukuran besar, termasuk hasil foto yang memiliki resolusi tinggi. Pilihan memori eksternal bermacam-macam, ada yang berupa Multi Media Card (MMC), SD card, mini SD, dan micro SD.
Teknologi SD (Secure Digital)
Secure Digital atau biasa disebut SD adalah format kartu memori nonvolatile yang dikembangkan oleh SD Card Association (SDA) untuk digunakan pada peranti portabel. Teknologi SD telah digunakan oleh lebih dari 400 brand dengan lusinan kategori produk dan lebih dari 8 ribu model.
SD terdiri dari beberapa keluarga kartu, yaitu kartu SD Standard-Capacity (SDSC), kartu SD High-Capacity (SDHC), kartu SD eXtended-Capacity (SDXC), dan kartu SD dengan fungsiinput/output (SDIO) yang lebih dari sekadar penyimpan data. Selain pengklasifikasian tersebut, kartu SD juga terdiri dari tiga faktor pembentuk, yaitu ukuran aslinya, ukuran mini, dan ukuran micro seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
Suatu perangkat yang dapat membaca versi baru dari kartu SD mampu membaca kartu SD versi lama, namun perangkat lama tidak dapat mengenai kartu SD yang baru. Oleh karena itulah, SDA menggunakan beberapa logo trademark dengan spesifikasinya untuk memastikan pengguna dapat mengetahui kompatibilitasnya dengan perangkat yang digunakan.
Penjelasan mengenai beberapa faktor yang menyebabkan perangkat lama tidak dapat mengenali kartu SD versi yang lebih baru adalah sebagai berikut.
- Kartu SD yang lebih baru memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan kapasitas yang dapat ditangani oleh perangkat elektronik yang akan memakainya.
- Kartu SD yang lebih baru kemungkinan menggunakan sistem file yang tidak dapat dinavigasi oleh perangkat elektronik yang akan memakainya.
- Penggunaan kartu SDIO membutuhkan perangkat elektronik yang dirancang dengan fungsi input/output sesuai dengan yang disediakan oleh kartu.
- Organisasi dari kartu telah berubah dimulai dari keluarga SDHC.
- Beberapa vendor memproduksi kartu SDSC di bawah 1 GB sebelum SDA memberlakukan standarisasi metode produksinya.
Ragam SD dan Memori Eksternal Lain
- Multi Media Card (MMC) memiliki ketebalan 1,6 mm lebih tipis 0,9 mm dibandingkan Secure Digital Card (SD Card) dan banyak digunakan oleh ponsel Nokia. Ponsel atau PDA yang kompatibel dengan MMC di antaranya adalah Nokia 6230, Nokia 6600, HP Ipaq 6364, HP Ipaq 4150 (PDA only), HP Ipaq RX3417 (PDA only), dan HP Ipaq RX9150 (PDA Only).
- Secure Digital Card (SD Card) hampir sama dengan MMC, namun memiliki fungsi lockpada fisiknya untuk memproteksi agar file-file di dalamnya tidak dapat dihapus atau diubah. Kecepatan akses SD Card jauh lebih tinggi dibandingkan MMC. Biasa digunakan pada PDA model lama seperti HP Ipaq 6364, HP Ipaq 4150 (PDA only), HP Ipaq RX3417 (PDA only), dan HP Ipaq RX9150 (PDA Only).
- Reduce Sized Multi Media Card (RS-MMC) memiliki ukuran lebih kecil setengahnya jika dibandingkan dengan MMC atau SD, namun memiliki ketebalan yang sama. Memerlukan adapter sambungan agar memiliki ukuran sebesar MMC untuk keperluan transfer data melalui card reader. Memori Eksternal ini banyak digunakan pada ponsel Nokia.
- Memory Stick merupakan memori eksternal yang memiliki format kartu memori flash, diperkenalkan oleh Sony pada Oktober 1998 dan dikenal sebagai keseluruhan keluarga Memory Stick. Keluarga Memory Stick ini meliputi Memory Stick PRO, Memory Stick Duo, Memory Stick Pro Duo, dan Memory Stick Micro (M2). Pada Desember 2006 Sony meluncurkan Memory Stick PRO-HG, merupakan varian dari PRO untuk dipergunakan pada teknologi high definition dan kamera video. Namun, selain Sony kamera video pada zaman itu menggunakan kartu SD.
- Memori Stick Duo merupakan pengembangan dari model memory stick dengan ukuran lebih pendek 19 mm. Memori Eksternal ini biasa digunakan oleh Sony Ericsson. Bentuknya jelas berbeda dengan kartu SD ataupun mini SD. Memori Stick Micro (M2) merupakan pengembangan dari memory stick duo dengan ukuran 15 x 12,5 mm dan ketebalan 1,2 mm. Memerlukan adapter stick duo untuk mentransfer data ke PC.
- Mini SD merupakan pengembangan dari SD/MMC dengan ukuran yang lebih kecil dan memerlukan adapter SD untuk mentransfer data ke komputer. Banyak digunakan oleh Nokia dan PDA Phone.
- Micro SD merupakan pengembangan dari Mini SD dengan ukuran 11 x 15 mm, ketebalan 1 mm, dan memerlukan adapter SD untuk mentransfer data ke PC. Banyak vendor ponsel yang menggunakan memori eksternal jenis ini.
Kecepatan Kartu SD Berdasarkan Kelas
Speed Class Rating adalah unit resmi pengukuran kecepatan dari kartu SD. Angka kelas tersebut menjamin kecepatan tulis minimum yang merupakan kelipatan 8 Mbit/s (1MB/s). SDA mendefinisikan beberapa peringkat kelas kecepatan, namun pabrikan dapat mengklaim penyesuaian peringkat tersebut tanpa verifikasi independen.
Kelas yang berlaku untuk kecepatan kartu SD adalah Kelas 2 dengan kecepatan 2 MB/s, Kelas 4 dengan kecepatan 4 MB/s, Kelas 6 dengan kecepatan 6 MB/s, dan Kelas 10 dengan kecepatan 10 MB/s. Semakin tinggi kelas dari kartu SD, harganya pun semakin mahal.
Perangkat elektronik yang akan menggunakan kartu SD ini dapat membaca kelas kecepatan kartu, tidak seperti peringkat kecepatan “x” yang terdahulu. Suatu perangkat dapat memperingati pengguna jika kartu melaporkan kelas kecepatan yang jauh lebih rendah dari yang dibutuhkan oleh suatu aplikasi. Jadi jika memang aplikasi tidak menuntut kecepatan tinggi, tak perlu membeli kelas 10 dari kartu SD.

