logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Artikel Umum Dunia    Sejarah Asia Tenggara

Sejarah Asia Tenggara, dari Dongson Hingga ASEAN

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Siapa sebenarnya penduduk asli yang pertama kali tinggal di kawasan Asia Tenggara? Apakah orang Papua? Apakah Orang Dayak? Apakah Orang Melayu? Apakah Bangsa Thai? Ataukah, orang China? Suku-suku bangsa tersebut kini menjadi warga negara Asia Tenggara, di Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan sejumlah negara lainnya. Berikut akan dipaparkan mengenai panjangnya sejarah Asia Tenggara. 

Bangsa Dongson
Menurut catatan sejarah, bangsa yang pertama kali diketahui hidup di Asia Tenggara adalah orang Dongson di Vietnam. Sebuah keterangan menyebutkan, mereka sudah tinggal di negeri itu sejak 5000 tahun sebelum Masehi. Disusul kemudian oleh bangsa Thai pada 3000 tahun sebelum Masehi. Sedangkan, bangsa Melayu tercatat mulai mengembangkan kehidupannya di Asia Tenggara pada 2500 tahun sebelum Masehi. Selanjutnya, datanglah kaum pendatang dari China, khususnya bangsa Yunan dan lembah Yangtse, di wilayah China Selatan, kemudian bangsa India, Arab, dan Eropa.

Catatan tersebut diperkuat oleh sejarah perkembangan kerajaan di Asia Tenggara. Kerajaan-kerajaan tertua terletak di Thailand, yaitu kerajaan Ayutthaya, dan kerajaan Kutai di Indonesia. Kehidupan bangsa Asia Tenggara sejak awal mengandalkan pertanian dan hutan. Mereka diketahui sudah memiliki kemampuan dasar bercocok tanam dan berburu. Sejumlah bukti sejarah menunjukkan bahwa orang Papua pun sudah pintar bertani pada awal perkembangan Asia Tenggara.

Kedatangan Bangsa Eropa
Kehidupan bangsa-bangsa Asia Tenggara mengalami perubahan besar sejak kedatangan orang Eropa pada awal abad ke-16. Orang-orang Portugis yang terkenal sebagai pelaut, menguasai beberapa wilayah di Asia Tenggara. Disusul kemudian oleh kedatangan Spanyol, Inggris, dan Belanda. Bangsa Eropa memberikan pengaruh besar dalam perkembangan Asia Tenggara, mulai dari bidang ekonomi, budaya, sampai agama.

Sejak zaman prasejarah, bangsa Asia Tenggara memeluk beberapa agama, mulai dari agama monoteis kuno, Hindu, Budha, sampai Islam. Bangsa Eropa mengenalkan agama Kristen dan Katolik kepada hampir seluruh negara di Asia Tenggara. Mereka juga menularkan berbagai ilmu pengetahuan, ideologi, dan teknologi yang lebih maju. Hampir semua negara Asia Tenggara, kecuali Thailand, terpengaruh oleh orang Eropa. Kerajaan Thailand nyaris tak tersentuh, karena hebatnya diplomasi kerajaan tersebut.

Bersatu dalam ASEAN
Setelah semua negara di Asia Tenggara lepas dari cengkeraman penjajah, muncullah keyakinan baru tentang masa depan. Meski berlatar sebagai negara terbelakang akibat penjajahan, negara-negara Asia Tenggara termasuk yang paling cepat bangkit dari keterpurukan. Padahal, dibanding sejawat mereka di Afrika dan Amerika Tengah atau Latin, bangsa Asia Tenggara hampir berbarengan lepas dari penjajahan.

Salah satu tonggak kemajuan Asia Tenggara ditandai oleh bersatunya mereka dalam organisasi negara se-Asia Tenggara, yaitu ASEAN. Negara-negara besar seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina menjadi pemrakarsa organisasi tersebut. Menyusul kemudian negara besar lainnya, yaitu Myanmar (Burma) dan Vietnam. Kini, semua negara di Asia Tenggara bergabung di Asean.

Lewat Asean, negara di Asia Tenggara memiliki posisi strategis dan daya tawar yang tinggi. Singapura bahkan sudah mampu lepas dari cap negara berkembang dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Menyusul kemudian Malaysia dan Thailand. Perkembangan Vietnam dan Indonesia pun mulai diperhitungkan dunia internasional. Hubungan antar-anggota Asean pun terkenal harmonis dan dinamis.  Asia Tenggara hampir dipastikan tidak lagi sebagai negara perahan bangsa maju karena sudah mampu berdiri di atas kakinya sendiri.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Industri Sepakbola Negara-Negara Eropa
  • Ciri Khas Rumah Gaya Eropa
  • Mengintip Sejarah Uang
  • Paniai, Danau Terindah di Dunia
  • Sejarah Atlantis: Membongkar Khayalan Plato
  • Peranan Duta Muda ASEAN dalam Mempromosikan Indonesia
  • Jalan-Jalan ke Tiga Negara Maju di Benua Eropa
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA