Mengintip Sejarah Atlantis

Sejarah lautan Atlantik tidak bisa dipisahkan dari mitos bangsa Yunani. Nama Atlantis berasal dari bahasa Yunani Atlas, salah satu orang terkuat dalam mitologi Yunani. Lautan yang merupakan lautan terbesar kedua setelah lautan Pasifik ini adalah lautan yang paling padat dilalui oleh kapal-kapal yang berasal dari seluruh dunia. Lautan Atlantik dibagi menjadi dua bagian. Bagian utara khatulistiwa dikenal dengan nama Atlantik Utara, dan yang dibagian selatan khatulistiwa dikenal dengan nama, Atlantik Selatan.
Sejarah Atlantis mulai terbentuk pada masa periode Jurasik, sekitar 150 juta tahun yang lalu. Terbentuknya lautan Atlantik akibat dari terpisahnya benua Amerika bagian selatan dengan Afrika. Bila diperhatikan di peta, kita bisa melihat bahwa benua Amerika itu kalau ditarik ke benua Afrika, maka akan terbentuklah seperti puzzle yang hilang.
Lautan Atlantik mempunyai kedalaman rata-rata sedalam 3.600 meter. Titik terdalamnya ada di Puerto Rico, yaitu sedalam 8,605 meter di bawah permukaan. Kedalaman Atlantik ini telah membuat banyak ahli berlomba untuk menjelajahinya. Eksplorasi besar-besarpun dilakukan untuk menemukan kekayaan yang ada di bawah dasar Atlantik yang terkenal cukup mistis, terutama suatu mitos yang hingga kini belum terpecahkan, yaitu keberadaan negeri Atlantis yang tenggelam ke lautan nan dalam tersebut. Ada yang percaya bahwa negeri Atlantis adalah umat nabi Luth yang dihukum Allah karena kedurhakaan mereka. Kedurhakaan yang berkaitan dengan homoseksual yang sudah begitu merajarela pada masa itu. Malaikat pun mau dipacari. Hebat sekali kedurhakaan mereka. Pantas saja kalau langsung dihukum seperti itu.
Eksplorasi Atlantik sudah dilakukan sejak berabad dulu. Keberadaan sistem pegunungan yang paling panjangpun menjadi objek yang tiada bosan dikaji oleh para ahli kelautan, seperti pada tanggal 16 Juli 1947, sebuah kapal bernama Atlantis yang mengawaki beberapa ahli berusaha untuk menguak rahasia pegunungan tersebut. Banyak cerita spektakuler yang diutarakan oleh orang-orang langka yang diberi kesempatan untuk melihat kedalaman Atlantik. Mereka mengatakan bahwa pegunungan itu seperti berada dan mengambang di atas planet lain.
Keindahan pulau-pulau di sekitar Atlantik pun tak kalah menariknya untuk diulas. Kawasan yang banyak dijadikan tempat wisata ini memang memiliki kelebihan yang tak dimiliki oleh wilayah lainnya di atas muka bumi. Apalagi keberadaan Segitiga Bermuda yang hingga kini belum juga bisa dipecahkan. Begitu banyak kapal dan pesawat hilang di di segitiga itu. Bahkan ada yang percaya bahwa segitiga Bermuda adalah tempat kerajaan jin terbesar. Bahwa radar tak berfungsi di wilayah ini diperkirakan karena gelombang magnet yang luar biasa yang terdapat di sekitarnya. Siapapun dengan ambisi yang besar telah berusaha mengungkapkan rahasia segitiga Bermuda.
Lautan Atlantik memang kaya akan sumber laut yang luar biasa. Tapi kalau kekayaan dan rahasianya tidak dijaga, maka Atlatik akan menjadi salah satu laut yang sakit.






