Mengupas Sejarah dan Perkembangan Internet

Internet saat ini bukan lagi hal yang asing di telinga khalayak. Dari yang masih muda belia hingga yang sudah tua pernah dan bahkan tahu jika disebutkan Internet. Tapi, tahukah Anda apa kepanjangannya? Internet adalah interconnection networking.
Jika dibahasakan dengan lebih sederhana, internet adalah sebuah jaringan computer dari seluruh penjuru dunia yang terkoneksi (a global network of computer network). Maka, artikel ini akan mengupas sejarah dan perkembangan internet.
Sejarah Awal Internet
Pertama kali internet dikembangkan pada tahun 1969 oleh Advenced Research Project Agency (ARPA) milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Awalnya, penggunaan internet diperuntukkan terbatas untuk keperluan militer AS dengan membangun sebuah jaringan yang disebut dengan ARPAnet.
Saat itu, pengembangan jaringan komputer dengan menggunakan Network Control Protocol (NCP) masih berjumlah empat buah. Kemudian, ARPAnet mengembangkan sayapnya hingga terbagi menjadi dua: ARPAnet dan Milnet (Military Network) di tahun 1980.
Meski sudah terpisah dan berdiri sendiri, keduanya masih tetap terhubung dan memiliki link kerja sama. Sebelum masyhur dengan nama Internet, dahulunya benama Darpa internet. Setelah inilah awal sejarah dan perkembangan internet mulai kelihatan.
Tiga tahun kemudian (1983), NCP digantikan dengan TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) sehingga berbagai jenis komputer bisa saling berkomunikasi dengan baik. Kemudian popularitas internet mengalami perkembangan yang pesat pada tahun 1993.
Di tahun yanga sama, www (world wide web) lahir yang digagas oleh tim Berner Lee dari CERN (Conseil European pour la Recherche Nucleaire), yaitu sebuah pusat riset untuk partikel-partikel berenergi tinggi di Genewa, Swiss. Lambat laun, perkembangan internet semakin jauh dan canggih.
Perkembangan Jaringan Internet
Perkembangan internet mulai jelas kelihatan pada tiga dasawarsa terakhir ini. Di negara-negara maju, internet bukan lagi kebutuhan sekunder, tapi sudah berubah jadi kebutuhan primer. Hal ini terbukti melalui layanan yang ditawarkan pun semakin lengkap.
Teknologi Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL) yang masyhur belakangan ini membuat internet sudah bisa menjamah rumah-rumah. Internet tidak lagi hanya di kantor atau warung internet saja, tapi sudah bisa dipasang di rumah-rumah. Sehingga, masyarakat pun dengan mudah mengakses internet 24 jam.
Dengan perkembangan internet yang makin pesat, kini memungkinkan terjadinya proses komunikasi yang bersifat global dan dapat menembus batas-batas geografis.
Istilah global village (desa dunia) muncul karena internet mampu menghubungkan wilayah yang satu dengan lainnya menjadi satu kesatuan. Inilah ringkasan sejarah dan perkembangan internet yang cukup singkat. Semoga bermanfaat.






