logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Misteri    Film Misteri

Sejarah Drakula, Dari Vladd hingga Ashamiya Moka


Ilustrasi sejarah dracula

Banyak mitos atau legenda yang diceritakan secara turun temurun dan salah satunya adalah mitos tentang Sejarah Drakula atau vampir. Drakula adalah makhluk bertaring yang menghisap darah manusia atau hewan. Menurut Devendra P. Varma, mitos drakula pertama kali mucul di India, Nepal dan Tibet. 

Di Eropa, kepercayaan terhadap adanya drakula ini banyak dipengaruhi oleh agama Kristen. Gereja mengakui bahwa drakula ada dan merupakan pesuruh setan. Keberadaan drakula secara resmi dikabarkan tahun 1215. Gereja juga menyatakan bahwa mereka adalah satu-satunya institusi yang mampu memberantas drakula.

Sekarang mungkin akan terdengar aneh jika ada yang percaya dengan drakula. Namun di tahun 500 sebelum masehi dan abad pertengahan, hampir semua orang percaya akan setan dan drakula.

Penyebab Orang-orang Percaya Pada Dracula

Pada abad ke 14, orang sudah mulai menyangkutpautkan musibah dengan drakula. Pada tahun 1348 ketika terjadi wabah penyakit di Eropa dan membunuh sekitar 25 juta manusia, mereka menyalahkan drakula sebagai biang keladinya. Mereka menduga keluarga yang meninggal disebabkan karena drakula, dan orang yang mati terbunuh adalah drakula itu sendiri.

Kecurigaan makin meningkat dan semua orang menjadi was-was. Salah satu penyebab mereka percaya drakula adalah karena hingga abad 20, kebanyakan orang belum berpendidikan bahkan tak bisa membaca dan menulis.

Orang-orang jaman dulu percaya seseorang bisa menjadi drakula bila digigit oleh drakula, juga bila orang tersebut melakukan kejahatan seperti pembunuhan atau bunuh diri. Orang yang tak bersalah pun bisa menjadi drakula dan menuntut balas, jika orang tersebut menjadi korban pembunuhan. Selain itu. orang yang mati di usia muda juga bisa kembali sebagai drakula untuk memperpanjang usianya.

Di Bulgaria, orang yang terlahir sumbing dianggap mirip drakula. Di Yunani, dimana kebanyakan penduduknya bermata coklat dan rambut gelap, jika ada yang bermata biru atau rambutnya merah nantinya setelah mereka meninggal akan menjadi drakula. Di Rumania, anak ketujuh dari anak ketujuh nantinya bisa menjadi drakula.

Bagaimana Membunuh Drakula?

Banyak cara, yang kabarnya, bisa membunuh drakula, diantaranya:

  • Menghujamkan benda tajam ke jantungnya
  • Memenggal kepala drakula
  • Di Rumania, orang menusukkan garpu ke mata orang mati yang dianggap drakula
  • Menancapkan pipa panjang ke kuburan untuk mencegah drakula keluar lagi dari kubur
  • Dibakar dan abunya dikubur atau disebar di sungai 

Hingga saat ini sejarah drakula masih merupakan mitos yang tetap melegenda. Terbukti dengan maraknya buku cerita fantasi yang mengambil drakula sebagai tokoh utamanya. Sebut saja novel Twilight yang sukses baik buku maupun filmnya. Sampai kapan drakula akan terus berjaya? Sepertinya masih dalam waktu yang lama.

Drakula adalah Vampir, inilah Sejarah Mereka

Mitos tentang vampir telah ada sejak berabad-abad di hampir setiap bagian dari dunia. Vampir dianggap hantu, roh jahat, penyihir atau setan yang hidup di darah manusia. Ia juga percaya bahwa manusia yang mati kematian yang tidak wajar, meningkatkan dari kuburan mereka di malam hari sebagai vampir, minum darah manusia untuk memperoleh kehidupan dan kekuasaan. Makhluk gelap dan jelek, dengan taring untuk menghisap darah orang, dapat dikatakan telah muncul dari rasa takut yang mendasari tidak diketahui, yang ada dalam pikiran setiap manusia.

Meskipun vampir yang hadir dalam legenda hampir semua budaya, tidak ada yang tahu persis bagaimana mitos ini binatang haus darah mengerikan muncul menjadi ada. Vampir dapat ditemukan dalam dongeng Persia, Cina, Aztec, India, Malaysia, Polinesia, dll Ibrani Kitab Suci Perjanjian Lama menyebutkan sebuah demoness bernama 'Lilith yang digunakan untuk minum darah bayi-bayi kecil. Namun, diyakini bahwa mitos vampir berasal dari Eropa. Mitologi Yunani dan Romawi memiliki cerita tentang dewi-dewi, yang menyamar sebagai manusia untuk minum darah makhluk hidup. Ini harus telah memicu mitos vampir, akhirnya menyebar ke negara lain dan budaya dunia.

Teori lain yang menguatkan keyakinan masyarakat dalam vampir, dimulai pada abad ke-11. Pada waktu itu, diyakini bahwa orang yang bunuh diri, atau mereka yang dikucilkan oleh gereja, kemungkinan besar akan menjadi vampir. Mitos tentang vampir tidak pernah tidak ada, melainkan berevolusi dengan setiap abad, sehingga meningkatnya rasa takut pada manusia.

Dongeng dan Fakta

Cerita takhayul manusia juga memberikan kontribusi terhadap keyakinan irasional manusia dengan keberadaan vampir. Salah satunya adalah Vlad Tepes Dracula, Pangeran Wallachia, yang membunuh orang untuk kesenangannya sendiri dan dikenal sebagai otokrat. Ia kemudian di kenal sebagai vampir haus darah oleh Bram Stoker dalam novelnya 'Dracula'. Cerita lain yang berhubungan dengan vampir adalah sosok bernama Countess Bathory Erzsebet, yang membunuh gadis-gadis muda untuk minum darah mereka, yang ia percaya akan membuatnya tampak muda dan cantik selamanya.

Dengan munculnya industrialisasi, takhayul vampir mulai memudar. Sumber utama yang dibawa kembali mitos vampir adalah sastra.

Bentuk romantisme penulisan yang memperkenalkan vampir dalam tulisan mereka. Gaya ini turut memunculkan novel 'Gothic', yang isinya tidak jauh tentang vampir yang mengisap darah ini, dan di tambah bumbu bumbu menjadi makhluk erotis menawan, yang menyesatkan lawan jenis mengisap darah mereka, demi perasaan sensual. Stoker Dracula menjadi novel vampir paling sukses, dan Dracula menjadi sinonim untuk vampir. Anne Rice, seorang novelis abad ke-20 mengubah citra vampir sepenuhnya. Para vampir di novel-novelnya adalah orang-orang biasa yang memiliki sisi setan kepada mereka.

Yang Fiktif yang Menghibur

Sastra juga memunculkan banyak mitos lebih dan takhayul tentang vampir. Stoker dalam Dracula, menciptakan keyakinan bahwa vampir pertama kali ditemukan di Transylvania, dan bahwa mereka dapat ditolak dengan bau bawang putih dan dibunuh dengan taruhan.

Saat ini, ada banyak film dan acara televisi yang ditulis mendopleng vampir. Meskipun orang yang takut dari mereka, ada beberapa yang benar-benar terpesona dengan binatang berbahaya ini. Karena juga telah melahirkan organisasi kultus banyak, di mana orang-orang biasa percaya diri untuk menjadi vampir dan minum darah percaya mitos bahwa hal itu akan memberi mereka umur panjang.

Vampir pasti fiktif, yang diciptakan oleh keyakinan manusia dalam takhayul dan ideologi supranatural. Tapi, karakter misterius terus memikat kita, bahkan di era modern dan keyakinan pemikiran rasional.

Namun, karena modernisme itu membutuhkan barang dagangan, maka kisah serba seram vampir vampiran, drakula drakulaan, laku di jual, bersamaan dengan konsep budaya pop. Orang Jepang malah mendapatkan berkah dari Bram Stoker Drakula, beberapa konsep busana yang di namakan Visua Kei, meniru habis suasana kegelapan abad pertengahan, dandanan anak gadis yang menggunakan pakaian era Victorian, dan make up seperti para korban vampir dengan lipstik hitam.

Anime yang mengetengahkan kisah vampire, di buat dalam bentuk yang paling imajinatif. Yang paling terkenal di era ini barangkali kisah Rosario + Vampire, kisah tentang Moka Ashamiya, yang merupakan penerus tradisi keluarga tehormat Drakula, dan menghisap darah demi kekuatan.  

Akhirnya sejarah drakula yang kelam, berganti dengan dunia drakula yang serba menghibur orang orang millenium. Tentang kepastian apakan benar mahluk mahluk ganjil yang bisa berubah jadi kelelawar, penulis malah kepikiran dengan Batman.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Film Horor Bayi Ajaib
  • Tanda-Tanda Penampakan Hantu - ANNEAHIRA.COM
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA