logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Sejarah Islam Di Arab

Tentang Muhammad saw dan Sejarah Islam di Arab

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Sejarah Islam di Arab tidak pernah bisa dilepaskan dengan sosok istimewa yang kemudian kita kenal sebagai nabi akhir zaman, nabi besar Muhammad saw. Berbicara tentang sejarah Islam, khususnya di Arab, pastilah kita akan membicarakan Muhammad saw.

Sejarah Islam di Arab bermula ketika lahirnya seorang bayi laki-laki dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib dan Siti Aminah pada hari Senin 12 Rabiul Awal tahun Gajah atau 20 April 571 Masehi. Hari itu adalah hari kelahiran Muhammad saw yang kelak akan memulai tonggak sejarah Islam di Arab dan seluruh dunia.

Saat Kelahiran

Muhammad saw dilahirkan di kota Mekah yang kala itu masih berada di zaman jahiliyyah atau zaman kegelapan. Beliau tidak pernah melihat sosok ayahnya karena Abdullah bin Abdul Muthalib telah wafat ketika beliau masih berada dalam kandungan. Selain itu, beliau tak pernah sekali pun menyusu dari ibunya karena ketiadaan ASI dari Aminah. Adalah Halimah yang kemudian menjadi ibu susu bagi Muhammad.

Menjadi Rasul

Saat umur beliau genap 40, datanglah Malaikat Jibril yang diutus Allah swt untuk menyampaikan amanat mengenai pengangkatan beliau menjadi rasul Allah. Rasul Allah yang kemudian kita kenal sebagai Rasulullah. Melalui wahyu pertama yang diterima dari Allah swt, berupa lima ayat dari surat Iqra, beliau ditugaskan untuk menyampaikan kebenaran kepada seluruh penduduk Mekah yang tengah berada dalam kesesatan.

Penduduk Mekah pada waktu itu benar-benar berada dalam zaman jahiliyyah atau zaman kebodohan. Seluruh penduduk menyembah berhala, berperang dengan sesamanya, menguburkan hidup-hidup setiap bayi perempuan yang dilahirkan, bermain judi, dan meminum khamar yang memabukkan. Muhammad menganjurkan mereka untuk menyembah Allah swt, bersatu padu, bersaudara, saling menolong, dan meninggalkan khamar.

Tiba di Madinah

Kota Mekah yang kala itu dikuasai oleh kafir-kafir Quraisy tidak mau menerima ajaran Rasulullah tentang Islam, tentang kebaikan. Mereka berusaha membunuh Muhammad saw dan pengikutnya. Pada 622 Masehi, beliau memerintahkan seluruh pengikutnya melakukan Hijrah ke Madinah untuk menghindarkan diri dari perbuatan dan ancaman kafir Quraisy serta penduduk Mekah.

Setelah mengetahui semua pengikutnya tiba di Madinah dengan kondisi selamat, barulah beliau menyusul mereka ke Madinah. Sungguh pemimpin yang bijaksana. Beliau sadar bahwa yang menjadi incaran utama para kafir Quraisy adalah dirinya, maka beliau rela menunggu dalam ancaman pembunuhan di Mekah selama pengikutnya melakukan hijrah.

Setiba di Madinah, semua penduduk kota itu mengelu-elukan namanya, menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Kepada penduduk Madinah itu, Nabi memberi gelar “Al-Ansar” yang artinya 'pembela rasul dan agama'.

Peperangan dan Perkembangan Islam

Sesudah hijrah, Nabi Muhammad saw berusaha sekuat tenaga untuk mengembangkan Islam. Beliau mengutus orang-orang kepercayaannya ke seluruh pelosok tanah Arab. Keberhasilan usahanya dapat dilihat dari banyaknya warga Arab yang rela hati memeluk Islam. Sayangnya, orang Mekah dan kafir Quraisy belum juga mengubah sikap dan tindakan mereka terhadap kaum muslimin. Mereka menindas dan merampas kehormatan utusan-utusan Nabi.

Perang Badar

Perlakuan-perlakuan biadab yang dilakukan kafir Quraisy kepada kaum muslimin menuntut mereka untuk membela diri. Kaum Muslimin memutuskan untuk berperang dengan kafir-kafir Quraisy. Adalah perang Badar yang merupakan salah satu peperangan yang sangat penting dalam sejarah Islam di Arab.

Dengan bantuan Allah swt, jumlah kaum muslimin yang hanya sekitar 313 orang mampu mengalahkan kafir Quraisy dan penduduk Mekah yang berjumlah sekitar 950 orang. Berawal dari kemenangan inilah yang akhirnya membuat kita bisa menikmati ajaran Islam di zaman sekarang.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Khadijah: Istri, Pelindung, dan Sahabat Nabi
  • Mengenal Malaikat dan Tugas-tugasnya
  • Media Dakwah Islam dan Fungsinya
  • Sejak Kapan Anda Menyadari Makna Syahadat?
  • Bahaya Pergaulan Bebas yang Sering Diabaikan
  • Potensi Manusia Menurut Agama Islam
  • Tobat - Benih Keoptimisan untuk Jadi Manusia Lebih Baik
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA