Sejarah Komunikasi: Kunci Interaksi Sosial

Interaksi Sosial Manusia
Manusia adalah makhluk sosial. Makhluk yang membutuhkan interaksi antara sesamanya. Seseorang akan mengetahui potensi yang dimilikinya bila ia berkumpul bersama lingkungan sosialnya.
Ketika manusia satu dengan manusia lainnya bertemu dalam suatu komunitas atau tempat umum, interaksi sosial akan terjadi. Satu hal yang paling penting dalam interaksi ini adalah komunikasi. Sukses tidaknya komunikasi tersebut akan berpengaruh pada interaksi sosial yang terbentuk.
Inti dari komunikasi itu sendiri adalah untuk menyampaikan informasi berupa ide atau pesan secara lisan atau verbal. Bahkan, terkadang melalui gesture atau gerakan tangan, body language atau isyarat tubuh, serta tulisan. Ada pula komunikasi yang disampaikan dengan beberapa cara seperti itu yang digabungkan dalam penyampaiannya.
Definisi Komunikasi
Setelah mengetahui sejarah komunikasi, kita harus mengenal definisi komunikasi. Kata komunikasi berasal dari bahasa Latin, communis, yang artinya sama. Maksudnya adalah adanya kesamaan antara penyampaian pesan dan yang menerima pesan.
Dalam buku karangan Richard West, Introducing Communication Theory, dikatakan bahwa berhasil tidaknya suatu komunikasi bergantung pada kemampuan kita dalam memahami satu dengan yang lainnya.
Tahukah Anda bahwa pada awalnya komunikasi itu dipakai untuk menyampaikan kebutuhan organis seperti pada organ reproduksi makhluk hidup?
Namun, seiring berjalannya waktu, bentuk-bentuk komunikasi tersebut kian beragam. Pada hewan misalnya, ada yang dinamai tarian kawin ikan, cara berkomunikasi untuk mengungkapkan kebutuhan biologisnya.
Komunikasi pada manusia modern awalnya hanya bisa disampaikan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi karena pengetahuan yang dimilikinya atau pengalaman hidupnya.
Penemuan-penemuan yang mengubah peradaban dunia di awal abad ke-20 juga berperan besar dalam penyampaian informasi. Sebut saja radio, televisi, jaringan komputer serta media elektronik lainnya. Komunikasi menjadi luas penyebarannya. Komunikasi dua arah yang melibatkan massa atau golongan satu dengan golongan lainnya.
Cakupan Komunikasi
Komunikasi sebagai bagian dari interaksi sosial memiliki cakupan disiplin ilmu yang beragam. Memperhatikan cakupan disiplin ilmu tersebut sangatlah penting agar tidak terjadi yang namanya miscommunication, salah merespon atau menanggapi informasi yang disampaikan. Disiplin ilmu yang perlu diperhatikan di antaranya sebagai berikut.
- Antropologi, ilmu yang mempelajari budaya masyarakat suku tertentu.
- Sejarah, yang berhubungan dengan masa lalu seseorang atau segolongan masyarakat.
- Psikologi, tingkah laku dan proses penanggapan terhadap sesuatu.
- Sosiologi, hubungan antara manusia satu dengan manusia lainnya di dalam suatu masyarakat.
- Linguistik, yang berhubungan dengan pengetahuan sosial dan bahasa di lapisan masyarakat tertentu.
- Pendidikan, Ekonomi, Geografi, Politik, dan Hukum yang berlaku di suatu wilayah dan masyarakatnya.






