logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Sejarah Para Sahabat Nabi

Sejarah Sahabat Nabi: Khalid bin Walid

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Sejarah kehidupan agung Rasulullah saw. tak bisa untuk kita lewatkan. Gambaran nyata kehidupan agung yang penuh kebajikan. Hal itu juga dapat dilihat pada sejarah para sahabat nabi yang sangat setia menemani langkah suci beliau menyebarkan ajaran yang begitu sempurna.

Khalid bin Walid, Permata di Ujung Pedang

Sejarah telah mencatat banyak sekali hikmah dan pelajaran yang bisa diambil di balik setiap cerita Rasulullah dan para sahabatnya. Salah satu yang menyimpan banyak pelajaran adalah kisah hidup Khalid bin Walid, si Pedang Allah.

Khalid bin Walid bin Al Mughirah Al Qurosy Al Makhzumy Al Makky merupakan anak saudari dari Ummul Mukminin Maimunah binti Al Harits ra. Dengan perawakan seperti Umar bin Khattab, Khalid bin Walid menjadi penjaga risalah ajaran agung yang dibawa oleh Rasulullah. Berbadan kekar, bertubuh kuat, berpundak lebar, dan menjadi ciri khas yang tidak bisa dipisahkan pada diri Khalid bin Walid.

Berbagai hikmah mengenai keberanian, kecerdikan, dan kecerdasan pada setiap peperangan dapat diambil pada catatan hidup Khalid bin Walid. Tercatat berbagai peperangan kecil ataupun besar tak lepas dari peran serta Khalid bin Walid sang Ksatria.

Perang yang cukup fenomenal ketika itu adalah perang Yamamah dan Yarmuk. Khalid bin Walid menjadi komandan kedua perang yang cukup masyhur tersebut. Di bawah komandonya, pasukan itu dapat membuka negeri Irak kini. Khalid bin Walid dan pasukannya menghabiskan waktu lima malam melintasi negeri Syam menuju negeri Irak.

Perang Mut'ah

Kisah kepahlawan Khalid bin Walid begitu banyak untuk dituliskan. Salah satu yang mungkin bisa diambil pelajaran bagi umat Muslim adalah ketika berkecemuk Perang Mut’ah. Ketika itu, pasukan Muslimin harus melawan ratusan ribu pasukan Romawi. Pertempuran yang tak sebanding pun terjadi ketika itu.

Dengan hanya berjumlah tiga ribu pasukan, pasukan Muslimin dibuat kerepotan. Tercatat pergantian tampuk kepemimpinan terjadi sebanyak tiga kali. Rasulullah menginstruksikan kepada Zaid bin Haritsah untuk memimpin perang, yang kemudian akan digantikan Ja'far bin Abi Thalib jika Zaid bin Haritsah syahid. Jika Jafar bin Abi Thalib menjemput syahidnya, pimpinan diemban oleh Abdullah bin Rawahhah.

Akhirnya ketiga komandan perang tersebut menjemput syahid. Pimpinan kemudian diberikan kepada Khalid bin Walid setelah melalui proses pemilihan yang diinstruksikan langsung oleh Tsabit bin Aqrom.

Beberapa hal menarik yang bisa diambil pelajaran dari gaya kepemimpinan Khalid bin Walid pada perang Mut’ah ini adalah kecerdikan dan kecerdasan Khalid dalam membaca situasi. Khalid seketika itu mengganti strategi perang dengan mengatur ulang formasi perang.

Terjadi pergantian sisi serangan yang dilakukan oleh pasukan Musliminin. “Sayap kanan” pasukan Muslimin berganti peran dengan “sayap kiri”. Sementara itu, pasukan tengah berada sedikit di belakang kedua kelompok pasukan yang lainnya.

Alhasil, strategi ini berhasil menciutkan nyali para pasukan Romawi ketika itu. Mereka berkeyakinan bahwa pasukan Muslimin mendapatkan bantuan pasukan baru dalam menghadapi perang yang sedang mereka hadapi. Akhirnya dengan kecerdikan dan kecerdasan strategi yang dilakukan oleh Khalid bin Walid, pasukan Romawi dapat ditaklukan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Keajaiban Dunia Islam
  • Tujuan Hidup Manusia - Manusia sebagai Khalifah
  • Arab Islam: Transformasi Bangsa Arab Melalui Islam
  • Kiat Agar Ceramah Lebih Menarik
  • Tiga Bekal Usaha Dakwah Islam
  • Agama Islam Adalah Agama Humanis
  • Tentang Aborsi dalam Islam
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA