Sejarah Perkebunan

Sejarah perkebunan di Nusantara, adalah sejarah kolonialisme itu sendiri. Masuknya bangsa-bangsa asing tidak terlepas dari upaya mereka untuk menguasai dan memonopoli hasil kebun rakyat Nusantara. Bahkan, praktek perkebunan modern saat ini, tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi pada beberapa ratus tahun yang lalu. Perkebunan memang sudah banyak bermunculan pada sekitar abad ke-15 dan 16. Namun terjadi perkembangan terhadap perkebunan yang sangat luar biasa pada pertengahan abad ke-19 sampai 20, yaitu saat penanam modal dari Barat datang.
Dari catatan sejarah, nilai ekonomi komoditi perkebunan yang tinggi pada jaman dahulu, khususnya rempah-rempah telah menarik minat pedagang-pedagang besar seperti dari India, Persia, Belanda, Inggris, Portugis dan lain-lainnya datang menempuh perjalanan yang jauh dan penuh tantangan. Kemewahan rempah-rempah ini pula yang menjadi alasan utama bangsa Belanda memonopoli perdagangan di sentra penghasil komoditi, bahkan kemudian melakukan penjajahan demi keberlangsungan perdagangan yang menjadi sumber penghasilan utama negara penjajah.






