Sejarah Perkembangan Bahasa: Punah atau Berkembang?
Sejarah perkembangan bahasa sangat terkait dengan seberapa banyak pengguna bahasa tersebut. Bila pengguna bahasa itu semakin sedikit, maka bisa saja bahasa itu akan punah dan hanya akan menjadi data sejarah. Bahasa Latin, misalnya.
Kemungkinan bahasa yang sering digunakan dalam dunia ilmu pengetahuan ini untuk menjadi punah sangat besar. Sulitnya pengejaan dan cara baca serta tak banyak lagi yang mempelajarinya, akan semakin mempercepat kepunahannya.
Faktor Lain Penyebab Punahnya Suatu Bahasa
Punahnya suatu bahasa dikarenakan beberapa faktor. Pertama, bahasa tersebut sulit dipahami dan dimengerti. Kedua, bahasa tersebut tidak dilestarikan sehingga tidak ada penambahan kosakata atau perubahan apapun. Ketiga, bahasa itu tergerus oleh penggunaan bahasa lain yang lebih populer. Keempat, adanya larangan penggunaan bahasa tersebut oleh pihak penguasa ataupun penjajah. Kelima, bahasa tersebut tidak menjadi lingua franca (bahasa komunikasi dalam perdagangan ataupun komunikasi sehari-hari).
Bahasa Jawa dan Sanksekerta
Bahasa Jawa Kromo bisa saja menjadi punah karena tidak banyak yang bisa memahami dan mempelajari bahasa kaum ningrat, kaum priyayi, dan bahasa orang Jawa yang sangat paham akar budayanya ini. Pengucapan, tulisan, dan banyaknya aturan dalam pemilihan kosa kata dan tekanan kata membuat banyak anak muda Jawa yang tidak mampu berbahasa Jawa kromo.
Upaya pelestariannya terus dilakukan oleh pemerintah Yogyakarta khususnya. Misalnya, ada lomba pidato, lomba tembang Jawa, lomba membuat cerkak (cerpen) berbahasa Jawa kromo, penulisan nama jalan, dan lain-lain.
Bahasa Sanksekerta kini bisa dikatakan sudah punah bahkan malah banyak yang tidak tahu bahwa pernah ada bahasa yang disebut bahasa sanksekerta. Huruf-hurufnya yang sulit dipahami dan kata-kata yang sulit dimengerti telah membuat bahasa ini tak lagi dipakai oleh orang banyak.
Dinamika Bahasa Inggris
Bahasa Inggris bisa dikatakan merupakan bahasa yang paling dinamis di seluruh dunia. Bukan saja penggunanya semakin banyak, juga karena bahasa Inggris biasa meminjam istilah atau kosa kata dari bahasa lain. Bahkan orang Jepang yang dulunya tak hendak mempelajari bahasa Inggris, kini karena adanya tuntutan dunia ekonomi, orang Jepang mau tak mau harus belajar bahasa Inggris.
Bahasa Inggris adalah lingua franca. Tak bisa dipungkiri bahwa dominasi Inggris Raya dalam menguasai dunia dan dominasi Amerika dalam percaturan ekonomi dan politik dunia, telah juga membuat penggunaan bahasa Inggris semakin populer. Masyarakat dunia pun merasa bangga bila bisa berbahasa Inggris. Jadi, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang wajib dipelajari oleh siapa pun yang ingin maju. Bahasa komputer, text book, kebanyakan dalam bahasa Inggris.
Sejarah Perkembangan Bahasa Inggris
Ada tiga tingkatan sejarah perkembangan bahasa Inggris. Para pakar bahasa masih banyak yang tidak sepakat dengan hal ini. Tapi garis besarnya adalah bahwa bahasa Inggris dimulai dengan Old English atau yang dikenal dengan Anglo-Saxon. Lalu, pada 1066 atau 1100 hingga 1450, ada Middle English. Dari 1450 atau 1500 hingga 1500-1660, ada Early Modern English. Terakhir adalah Late Modern English yang dimulai dari 1660 hingga sekarang.






