Sejarah Perkembangan Ilmu: Komunikasi

Seiring berkembangnya pola pikir manusia, maka berkembang pula ilmu pengetahuan. Dari zaman prasejarah hingga kini zaman mesin. Ilmu pengetahuan terus berkembang.
Sejarah perkembangan ilmu akan terus berjalan. Adanya perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dapat dilihat dengan adanya perubahan ilmu itu sendiri. Seperti apa dahulu, seperti apa sekarang.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi
Manusia tidak dapat lepas dari komunikasi, karena pada dasarnya antara dan lainnya saling membutuhkan. Dahulu, komunikasi dapat dilakukan hanya dengan langsung bertatap muka, lalu berbicara atau dengan memperlihatkan simbol/tanda saja.
Bagaimana jika ingin melakukan komunikasi dengan orang yang berada di tempat yang berbeda atau berjarak jauh.
Surat
Saat sudah mulai mengenal tulisan, jika ada sesuatu yang ingin disampaikan atau ingin mengabarkan sesuatu kepada sanak saudaranya, mereka dapat menuliskan surat lalu mengirimkan surat tersebut melalui kurier, yaitu orang yang dipercaya untuk mengirimkan surat.
Dengan menunggang kuda sang kurier akan menyampaikan surat tersebut dalam waktu berhari-hari, bergantung jauh dekatnya tempat yang dituju.
Jika tidak dengan kurier. Mereka memercayakan burung merpati untuk mengirimkan surat. Caranya dengan mengikatkan surat di kaki burung merpati. Sang merpati yang sudah diberi tanda ke mana harus menyampaikan surat tersebut pun akan terbang ke tempat yang dituju.
Telepon
Seiring dengan berkembangnya zaman, maka berkembang pula ilmu komunikasi. Para ahli dan ilmuwan terus mempelajari ilmu yang digelutinya, tak terkecuali para ahli komunikasi, mereka terus mempelajari ilmu komunikasi dan mengembangkan ilmu tersebut.
Sehingga terciptalah berbagai macam alat komunikasi untuk memudahkan manusia berkomunikasi dengan satu sama lainnya. Lalu, ditemukanlah alat komunikasi yang diberi nama telepon. Orang yang pertama kali menemukan alat komunikasi itu adalah Antonio Santi Giuseppe Meucci pada tahun 1849, ia mematenkan karyanya pada Tahun 1871.
Sejarah juga mencatat nama lain yang sering didengar dan mungkin lebih dikenal sebagai penemu telepon pada 1876, yaitu Alexander Graham Bell.
Dengan adanya telepon, orang menjadi lebih mudah berkomunikasi. Kini jika rindu pada sanak saudaranya atau ingin memberi kabar kepada sanak saudara atau handai tolan, hanya tinggal memijit nomor pesawat telepon yang dituju, maka akan tersambung dan terjadilah komunikasi. Anda dapat mengobrol walaupun dengan orang yang berada jauh sekalipun.
Handphone
Zaman semakin canggih, aktivitas dan rutinitas manusia semakin meningkat, tak terkecuali kebutuhan untuk dapat berkomunikasi. Hal tersebut menjadikan manusia semakin berpikir secara praktis tentang alat yang bisa membantu berkomunikasi di mana pun dan kapan pun serta bisa dibawa ke mana-mana.
Terciptalah handphone yang sering kita sebut hp, yaitu telepon yang dapat digenggam dan mudah dibawa ke mana-mana.
Handphone atau telepon genggam diciptakan pada abad 21, hasil eksperimen para ilmuwan yang bergelut di bidang peralatan telekomunikasi. Kini dengan adanya telepon genggam, komunikasi semakin mudah dan cepat.
Telepon genggam yang bentuknya semakin imut ini makin hari makin canggih dan dilengkapi berbagai sarana di dalamnya. Alat yang pada awalnya hanya bisa untuk menelepon dan mengirim pesan pun kini telah memiliki banyak fungsi.
Bisa untuk mengambil foto, merekam, menyimpan data, mendengarkan musik, searching melalui fasilitas internet, dan banyak lagi fungsi lainnya.
Tak heran jika kemudian telepon genggam bukan lagi menjadi kebutuhan, melainkan menjadi keharusan untuk dapat memilikinya.






