logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Artikel Umum Dunia    Sejarah Yahudi

Sejarah Yahudi: Dari Suku Menjadi Negara Zalim

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Suka atau tidak, Yahudi menjadi salah satu topik perbincangan paling hangat. Setiap ada ketegangan di Timur Tengah, kita hampir selalu menuduh Israel, negara yang mengaku menjadi kiblat orang-orang Yahudi, sebagai pelakunya. Bahkan dengan mudah kita mengklaim bahwa Yahudi adalah penyebab segala kerusakan di dunia.

Yahudi dianggap sebagai pelaku utama Tragedi 9/11 WTC. Yahudi juga dianggap berencana mendirikan tatanan dunia baru melalui beberapa organisasi, termasuk Freemasonry. Masalahnya, benarkah Yahudi seculas itu? Kita perlu mencari tahu sejarah Yahudi.

Yahudi adalah nama salah satu suku dari bangsa Israil. Seperti yang kita ketahui, bangsa Israil terdiri atas 12 suku. Keduabelas suku ini berasal dari 12 anak nabi Yakub. Nama Israil sendiri sebenarnya adalah gelar bagi Nabi Yakub yang artinya ‘Teman Dekat Allah’.

Nah, Nabi Yakub memiliki 12 anak laki-laki, yaitu: Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Dan, Naftali, Gad, Asyer, Isakhar, Zebulon, Yusuf, dan Benyamin. Yang disebut dengan suku Yahudi adalah bangsa Israel keturunan Yehuda, anak keempat Nabi Yakub.

Dalam perjalanannya, suku Yahudi masuk ke Eropa. Akan tetapi, menjelang akhir abad XX, di Eropa meletuslah antisemitisme. Antisemitisme adalah reaksi terhadap berkembangnya kapitalisme modern. Kebanyakan orang Eropa berkeyakinan bahwa kapitalisme modern tersebut direncanakan oleh persekongkolan Yahudi atau Freemasonry yang ingin mendominasi seluruh dunia dengan langkah-langkah yang sistematis.

Dengan tuduhan yang membabi buta ini, orang-orang Eropa membantai Yahudi. Salah satunya adalah Pogrom, pembantaian di Rusia. Akibatnya, terjadi migrasi besar-besaran Yahudi Rusia ke Palestina.

Merasa ketakutan oleh pembantaian tersebut, terjadilah eksodus besar-besaran Yahudi di seluruh dunia. Mereka membutuhkan tempat bertahan. Dengan penuh dendam, pada 14 Mei 1948, 37 orang Yahudi berkumpul untuk mendeklarasikan berdirinya negara Israel. Setelah berdiri, Israel memiliki kuasa penuh di Timur Tengah karena didukung Amerika Serikat.

Sebagai gantinya, orang-orang Yahudi yang kaya menginvestasikan modal mereka ke Amerika Serikat. Israel mengklaim sebagai negara yang berbasis pada kitab sebuah agama, yaitu Talmud. Padahal, Israel banyak sekali melanggar pasal-pasal dalam Talmud. Israel juga mengklaim bahwa tanah Palestina adalah tanah hadiah Tuhan kepada Ibrahim.

Karena Israel adalah salah satu keturunan Ibrahim melalui Yakub, Israel merasa berhak menguasai Palestina. Padahal, tidak akan ada orang zaman modern yang menganggap sah suatu hak kepemilikan yang didasarkan atas klaim yang dinyatakan berasal dari Tuhan. Lagipula, Israel bukan satu-satunya keturunan Ibrahim.

Demikianlah. Yahudi adalah pecahan bangsa Israel. Beberapa orang Yahudi mendirikan negara demi keamanan mereka. Lalu, dengan uang, mereka bisa membeli kekuasaan Amerika Serikat untuk melindungi dunia.

Bayangkan jika kita adalah Nabi Yakub, dan melihat bahwa gelarnya, Israel, digunakan oleh negara yang sewenang-wenang terhadap negara lain. Kata Israel yang berarti ‘Teman Dekat Tuhan’ sudah berubah menjadi ‘musuh bersama seluruh dunia’.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Gempa Bumi yang Meluluhlantakkan
  • Peran Etnis Tionghoa dan Sejarah Kemerdekaan RI
  • Afrika Selatan Barometer Negara Berkembang di Afrika
  • Kekuatan Militer Cina: Canggih, Murah, dan Penuh Kejutan
  • 10 Tempat Paling Misterius di Dunia - Dari Bebatuan Ajaib Hingga Gerbang Neraka
  • Sejarah Lampu, Sebuah Perjalanan Panjang
  • Kekuatan Militer Rusia: Masih Besar di Dunia
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA