logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Home Schooling    Sekolah Rumah

Sekolah Rumah

Oleh: AnneAhira.com Content Team

[img:left]sekolah-rumah.jpg[/img]

Setiap orang tua tentunya menginginkan anaknya bisa berkembang optimal serta merasa nyaman dalam melalui masa pendidikannya di sekolah. Masing-masing mereka berharap agar anak tersebut berkembang secara fisik dan psikologis sesuai dengan tahap-tahap perkembangannya sehingga mencapai hasil yang maksimal.

Dengan demikian, bisa memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak merupakan sebuah harapan bagi setiap orang tua yang memasukan anaknya ke dalam sekolah bermutu. Di Indonesia selama ini banyak dari orang tua memasukkan anak-anak mereka ke dalam lembaga pendidikan agar anak mendapatkan pendidikan sekolah yang tepat.

Sistem pendidikan ini memang sudah dipraktekkan selama bertahun-tahun dan memang memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan di dalamnya. Namun, disisi lain, banyak pula masyarakat yang tidak mampu memasukkan anak-anak mereka ke lembaga pendidikan yang sesuai seperti sekolah karena keterbatasan ekonomi yang mereka miliki, sulitnya dijangkau baik dari segi transportasi maupun geografis, maupun alasan lainnya.

Hal lainnya yang juga menarik adalah bahwa pada saat ini mulai banyak orang tua merasa lembaga pendidikan yang ada tidak lagi dapat memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya seperti sekolah pada biasanya.

Orang tua merasa bahwa metode pengajaran yang dipilih tidak sesuai lagi dengan tahap-tahap pertumbuhan, perkembangan, minat dan kebutuhan anak, sehingga anak-anak tidak merasa nyaman berada di lembaga pendidikan seperti sekolah.

Sekolah dan pendidiknya dianggap hanya mengejar target kurikulum sehingga anak-anak dibebani dengan berbagai materi sekolah yang tidak sesuai dengan kemampuan atau kebutuhannya. Anak-anak di ajarkan di sekolah dengan berbagai materi yang tidak sesuai dengan kemampuan atau kebutuhannya.

Gambaran penerapan pendidikan semacam itu membuat banyak para pemerhati pendidikan mulai memikirkan berbagai alternatif sekolah untuk memberikan pendidikan yang akan mencerdaskan anak tetapi dikemas dalam satu paket yang menyenangkan bagi anak.

Sebagai contoh kemudian muncul sekolah alam yang mengajak anak-anaknya belajar lebih banyak di alam, sehingga tidak terlalu banyak belajar di dalam ruangan yang serba kaku dan tertutup.

Anak-anak lebih banyak diajak untuk berkreasi dan mengenal alam lebih dekat di sekolah mereka, sehingga mencoba mengembalikan dunia anak-anak yang sangat dekat dengan alam. Sekolah alam dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menyenangkan anak. Kegembiraan serta kebebasan bereksplorasi menjadi aat utama untuk mendidik anak di sekolah ini.

Setelah itu, kemudian muncul alternatif lainnya yang membebaskan anak didiknya untuk belajar apa saja sesuai dengan minatnya. Di sekolah ini tidak ada kelas seperti halnya di sekolah formal. Pendidik hanya berfungsi membimbing dan mengarahkan minat anak-anak dalam mata pelajaran yang disukainya.

Di samping itu juga masih banyak sekolah alternatif lain yang mempunyai metode pelajaran sendiri. Dari berbagai alternatif sekolah itu kemudian muncullah sekolah rumah atau homeschooling.

Sekolah rumahan atau homeschooling memungkinkan anak belajar sesuai dengan minat dan kebutuhannya. Di samping itu juga memungkinkan anak belajar dengan menyenangkan karena suasana dibuat sedemikian rupa sehingga anak merasa aman dan nyaman.

Kemudian bagaimana dengan legalitasnya?

Homeschooling adalah bentuk sekolah pendidikan yang legal, karena sekolah rumah atau homeshooling adalah salah satu model belajar bagi anak-anak.

Menuntut ilmu di Homeschooling atau sekolah rumah bukan berarti tidak belajar. Mempersiapkan masa depan anak atau mengajar mereka bukan hanya bisa ditempuh lewat sekolah saja. Keberadaan sekolah rumah memiliki dasar hukum yang jelas di dalam UUD 1945 maupun di dalam Undang-Undang No. 20/2003 mengenai sistem pendidikan nasional.

Sekolah disebut jalur pendidikan formal, homeschooling disebut jalur pendidikan informal. Siswa homeshooling dapat memiliki ijazah sebagaimana siswa sekolah dan dapat melanjutkan sekolah ke Perguruan Tinggi manapun jika menghendakinya.

Mengingat bahwa setiap anak dilahirkan dengan bakat dan kemampuan yang istinewa serta kepandaian yang unik, sekolah rumah atau homeshooling dapat menjadi salah satu cara untuk menghormati keistimewaan anak dan potensinya untuk berkemban, karena pada pelaksanaannya, sekolah rumah dapat disesuaikan dengan gaya belajar, minat, kesiapan dan kecerdasan masing-masing anak.

Hal ini dapat menjadi sebuah alternatif pilihan sekolah untuk anak, sehingga seluruh potensi yang dimilikinya dapat berkembang secara optimal baik itu di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Salah satu homeschooling yang terkenal di Indonesia yaitu homeschooling keluarga kak Seto.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Geliat Pendidikan Informal Home Schooling
  • Dunia Belajar di Sekitar Kita
  • Belajar Matematika Itu Menyenangkan
  • Ketika Memilih Sekolah dari Rumah
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA