logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Budaya    Artikel Umum Budaya    Seni Budaya Jawa Barat

Seni Budaya Jawa Barat yang Perlu Dilestarikan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Jawa Barat, propinsi yang sangat potensial dari segi sumber daya alam, ekonomi, sumber daya manusia, seni, budaya dan pariwisata. Sisi barat dari Pulau Jawa ini memiliki rangkaian pegunungan yang membentang dari barat hingga timur termasuk gunung berapi yang masih aktif di dalamnya.

Karena banyak gunung itulah propinsi ini memiliki tanah yang cenderung subur. Tidak hanya itu seni budaya Jawa Barat juga tumbuh subur di tengah-tengah masyarakatnya.

Budaya lahir dari kebiasaan dan adat setempat. Adanya kelompok-kelompok masyarakat tertentu dalam ruang lingkup sosial propinsi yang dikepalai oleh Ahmad Heryawan ini mampu menciptakan seni budaya yang mengena bukan hanya di masyarakat Jawa Barat tetapi juga di seluruh masyarakat Indonesia.

Sebut saja angklung, alat musik khas Jawa Barat yang dapat dimainkan dengan cara yang unik, digoyang. Alat musik warisan leluhur dari tanah Pasundan ini pernah diklaim sebagai koleksi kesenian dari negara tetangga. Beruntung pada akhir 2007 lalu hak paten angklung bersama dengan beberapa kesenian khas Indonesia lainnya berhasil diwujudkan.

Sejumlah kesenian kuno yang telah lama dilupakan juga mulai dimunculkan kembali. Angklung badud yang berasal dari Tasikmalaya terdaftar sebagai seni budaya langka dan terancam punah yang akan dihidupkan kembali oleh Pemerintah Daerah Jawa Barat.

Di Kabupaten Karawang, pemerintah Jawa Barat mengajak para pelajar untuk memainkan gamelan ajeng yang biasa dimainkan oleh para seniman sepuh.

Begitu pula dengan kesenian langka lainnya, seperti Gondang Buhun ritual tabuh lesung khas Ciamis dan di masyarakat pedesaan Bogor dahulu. Juga seni topeng dari Cirebon. Ini merupakan cara meregenerasi kesenian Jawa Barat yang menjadi aset Bangsa Indonesia pada umumnya.

Yang khas lainnya dari seni budaya wilayah yang berpenduduk sekitar 39 juta jiwa ini adalah Parebut Seeng. Bila Anda pernah menghadiri acara pernikahan dengan adat Betawi, Anda pasti pernah menyaksikan adegan di mana pihak mempelai lelaki dan pihak mempelai perempuan saling berebut seeng.

Salah satu bagian dari ritual pernikahan Betawi ini mewakili kisah perjalanan cinta kedua mempelai. Bila sang jagoan silat dari pihak lelaki tidak berhasil mempertahankan seeng tersebut maka bisa jadi itu pertanda rumah tangga keduanya tidak akan langgeng.

Maka dari itu, jago silat masing-masing pihak harus mempersiapkan secara total ilmu silat yang dipelajarinya. Parebut Seeng merupakan seni bela diri yang dimainkan dengan diiringi musik gendang penca.

Nah, para generasi muda inilah saatnya melestarikan budaya bangsa khususnya seni Jawa Barat supaya kita tidak kecolongan lagi seperti yang dahulu pernah terjadi pada angklung.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Globalisasi Budaya Tontonan
  • Bambu Petuk, Jenis Bambu yang Dipercaya Membawa Keberuntungan
  • Beragam Alat Musik Jawa Barat
  • Hakikat Kebudayaan adalah Mengubah Kebiasaan
  • Mengenal Senjata Tradisional Sumatera Selatan
  • Sabung Ayam - Antara Tradisi dan Permainan
  • Jenis-jenis Senjata Militer untuk Para Snipers
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA