logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Pengetahuan Umum    Alat dan Teknologi    Senjata Api

Senjata Api – Senjata dengan Teknik Tinggi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Sekalipun wujudnya secara nyata tidak semua orang pernah melihat, tapi namanya pasti semua orang pernah mendengar. Ya, yang dimaksud adalah senjata api. Yang berkriteria seperti itu ternyata bukan hanya hantu, tapi sebuah benda juga. Jika dikaitkan dengan hal seperti itu, senjata api tidak berbeda jauh dengan penampakkan pocong atau kuntilanak.

Namanya saja yang terdengar heboh, senjata api, tapi penampakkan bentuknya seperti apa, hanya orang-orang tertentu saja yang dapat dan pernah melihat. Tapi soal sensasi ketegangan, dua nama tersebut bisa jadi memiliki kadar yang tidak terlalu berbeda jauh.

Kepemilikan Senjata Api yang Tidak Main-main

Istilah senjata api memang tidak asing, tapi hanya mereka dari golongan tertentu sajalah yang cukup akrab. Seperti petugas keamanan, orang dengan izin kepemilikan khusus, hingga penjahat kelas kakap. Senjata api memang tidak bisa sembarangan dimiliki, orang yang boleh memegang dan mengoperasikan senjata api harus memiliki izin.

Sejatinya, senjata api, adalah senjata. Tentu saja, nama sudah menjelaskan semuanya. Mengacu pada pengertian senjata, yaitu benda atau alat yang digunakan untuk membunuh, melukai atau merusak dalam keadaan menyerang atau mempertahakan diri, sudah jelas bahwa senjata api memang tidak bisa dimiliki secara bebas oleh masyarakat umum.

Lalu, bagaimana dengan pisau? Toh itu juga sama-sama senjata. Kenapa kepemilikan benda tersebut tidak serumit kepemilikan senjata api? Jika mengacu pada pengertian senjata, pisau memang termasuk dalam salah satu jenis senjata. Tetapi, hal yang tidak bisa ditinggalkan adalah pisau juga memiliki fungsi lain selain sebagai senjata. Jika tidak percaya, tanyakan pada ibu Anda.

Pisau yang digunakan secara khusus sebagai senjata tentu saja bukan pisau dapur yang ada di rumah-rumah, kecuali dalam keadaan darurat. Pisau yang dalam hal ini setara dengan senjata api biasa disebut bayonet. Bentuknya tidak berbeda jauh dengan pisau biasa, hanya, bayonet memiliki mata pisau yang lebih tajam dan tebal serta berat.

Rumitnya mendapatkan izin kepemilikan senjata api beralasan pada akibat-akibat yang nantinya dikhawatirkan akan disebabkan oleh penggunaan senjata api itu sendiri. Penggunaan senjata api yang dimaksud tentu saja penggunaan yang tidak semestinya, seperti penggunaan untuk tindak kejahatan dan teror.

Ketika senjata api sudah berada di tangan seseorang, hak penggunaan memang menjadi hak mutlak pemilik. Tapi, pertimbangan terhadap risiko yang akan ditimbulkan menjadi pemberat dan perumit keluarnya izin itu sendiri. Syarat dan birokrasi untuk mengurus kepemilikan senjata api di Indonesia cukup rumit. Mengingat penduduk Indonesia sepertinya masih cukup “labil” untuk bisa mengangkat senjata.

Setiap senjata api dilengkapi dengan surat-surat penyerta. Jika senjata api dimiliki oleh seseorang, maka data kepemilikan serta jenis senjata api yang dimiliki juga tercantum. Hal ini nantinya bertujuan untuk berjaga-jaga, jika suatu saat ada kejadian yang melibatkan senjata api ini, pelaku bisa langsung diketahui dari data kepemilikan senjata api.

Ketika Anda memutuskan untuk memiliki senjata api, maka tanggung jawabnya pun akan besar. Jangan sampai senjata api Anda jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Bisa-bisa, niat memiliki senjata api sebagai pelindung malah disalahgunakan orang lain.

Selain tanggung jawab, ketika mengajukan kepemilikan senjata api, kondisi kejiwaan Anda dipastikan harus baik-baik saja. Lagi-lagi ini bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan senjata api. 

Identitas Senjata Api

Sebuah benda dinyatakan sebagai senjata api jika benda itu berselongsong serta memiliki kemampuan untuk mendorong proyektil. Kriteria tersebut menajdi kriteria dasar dari sebuah senjata api. Jika benda tersebut tidak memiliki itu, maka jangan dulu dikategorikan sebagai senjata api.

Dalam penggunaannya, senjata api mengeluarkan proyektil yang didorong dengan kuat dan kecepatan tinggi oleh gas. Gas yang mendorong proyektil tersebut dihasilkan dari pembakaran propelan. Propelan yang digunakan bisa dari bubuk hitam atau bubuk nirasap.

Proses pembakaran propelan ini terjadi dalam waktu yang sangat cepat. Prosesnya dinamakan deflagrasi. Lalu kenapa senjata ini dinamakan senjata api? Mana apinya? Api yang dimaksud sepertinya mengacu pada proses pembakaran yang terjadi pada senjata ini.

Proses pembakaran ini jugalah yang membuat senjata api bekerja. Jika pembarakan tidak terjadi, maka proyektil tidak akan keluar dengan kata lain, senjata api tidak berfungsi.

Proyektil dan Senjata Api

Dua kata tersebut memiliki keterkaitan yang cukup erat. Senjata api tidak akan berfungsi tanpa proyektil, proyektil juga hanya akan jadi benda tak berguna ketika tidak ada senjata api. Pernah melihat film dengan adegan sang pemeran kehabisan proyektil? Senjata api yang dipegang akan dibuang bukan? 

Pengertian proyektil sebenarnya mengacu pada benda yang ditembakkan atau diluncurkan. Pergerakkan benda tersebut, dipengaruhi oleh adanya gaya. Istilah ini sebenarnya juga mengacu pada pergerakkan bola pada pertandingan sepak bola. Tapi proyektil lebih identik dengan senjata, yaitu senjata api.

Jika proyektil mengacu pada hal yang lebih luas, maka hal yang lebih sempit dan berkenaan langsung dengan senjata api adalah peluru. Kata peluru sebenarnya berasal dari bahasa Portugis, yaitu pelouro. Oleh orang Indonesia diadaptasi menjadi peluru.

Peluru merupakan proyektil berbentuk padat yang mengalami proses deflarasi ketika berada di dalam senjata api. Peluru akan terdorong ke luar dengan sangat cepat berkat adanya pembakaran di dalam senjata api. Ketika sudah terdorong dengan cepat dan kuat, peluru bisa menembus sasaran.

Banyak yang masih tidak mengerti bahwa sesungguhnya, peluru yang banyak kita lihat, peluru dengan bentuk panjang, adalah amunisi. Sementara peluru yang sesungguhnya adalah bagian ujung dari amunisi. Sebuah benda yang runcing dan kecil. Amunisi dalam senjata api sebenarnya memiliki bagian-bagian. Yaitu:

  • Primer. Bagian pada amunisi ini berfungsi sebagai alat pematik pembakaran, atau detonator. Terletak di bagian bawah yang berbentuk datar.
  • Rim. Bagian pada amunisi ini terletak di atas primer. Gunanya adalah untuk menyalurkan panas yang dihasilkan primer pada bubuk mesiu.
  • Propelan. Propelan yang digunakan umumnya adalah bubuk mesiu. Bubuk mesiu mengisi hampir penuh bagian dari amunisi.
  • Selongsong. Yang dimaksud dengan selongsong pada istilah senjata api sebenarnya bukan moncong panjang yang menjadi bagian dari senjata api, tapi adalah benda berbentuk tabung yang menampung bubuk mesiu.
  • Peluru. Bagian ini terletak paling atas dari sebuah proyektil. Berbentuk segitiga dengan sudut tumpul. Peluru inilah yang nantinya akan didorong oleh proses pembakaran tadi.

Jenis-jenis Senjata Api

1. Jenis Senjata Api- Revolver

Jenis senjata api yang satu ini namanya pasti tidak asing. Pemakaian senjata api jenis ini bisa dikatakan juga paling banyak di masyarakat. Dalam adegan film misalnya, sebagian besar senjata api yang digunakan adalah jenis Revolver ini. Revolver juga umum dimiliki secara pribadi.

Senjata api jenis ini bisa dikenali dengan bentuknya yang pendek, dan memiliki tabung di dekat pematuknya. Tabung tersebut bisa diisi oleh beberapa amunisi. Banyaknya lubang dalam tabung yang bisa diisi peluru juga bergantung pada jenisnya.

Pada Revolver jenis kaliber 44, senjata api bisa diisi dengan 5 sampai 7 amunisi. Jika Anda menginginkan kapasitas yang lebih besar, maka senjata api jenis Revolver yang bisa dipilih adalah Revolver kaliber 22, isinya bisa mencapai 8 hingga 10 amunisi. Revolver sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Single Action Revolver. Senjata api Revolver jenis ini memiliki palu yang harus ditarik terlebih dahulu ketika akan digunakan untuk menembak. Anda pasti pernah melihat Revolver ini dalam sebuah adegan film, saat sang pemeran menarik pelatuk dengan ibu jari sebelum akhirnya memuntahkan peluru.
  • Double Action Revolver. Senjata api Revolver jenis ini lebih memudahkan penggunanya. Pelatuk tidak perlu ditarik. Ketika ditembakkan, tabung akan memutar secara otomatis dengan sendiri. Dalam adegan film, Anda sering melihat ketika sang pemeran berlari sambil menembakkan senjatanya secara membabi-buta, ya, yang dia gunakan adalah senjata api Revolver jenis ini.

2. Jenis Senjata Api - Barret M90

Senjata api jenis ini memiliki laras yang panjang. Jenisnya adalah bullpup, bolt-action. Amunisi yang digunakan untuk melengkapi senjata api jenis Barret M90 ini berukuran 12,7 X 99 mili meter. Senjata api ini dibuat pada 1990 hingga 1995 oleh Barret Firearms Company, Amerika Serikat.

3. Jenis Senjata - PGM 338

Jenis senjata api yang satu ini adalah produk Perancis. Amunisi yang digunakan berukuran 8,6 X 70 mili meter. Ketika peluru ditembakkan, kecepatannya bisa mencapai 1.200 hingga 1.500 m. Senjata api dari Perancis ini termasuk senjata api runduk, digunakan dalam posisi merunduk. Senjata api jenis ini memiliki keistimewaan, yaitu bisa melumpuhkan lawan dari jarak yang cukup jauh.

4. Jenis Senjata - Pindad Shotgun Profesional Magnum

Ini adalah jenis senjata api yang diproduksi oleh Indonesia. Senjata ini diproduksi oleh PT Pindad yang terletak di Bandung. Senapan ini diciptakan khusus untuk mereka yang berada di garda depan dalam penegakkan hukum. Berat yang dimiliki senjata api buatan Indonesia ini 2,85 kg.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Lampu LED - Lampu Masa Depan
  • Jam - Sebuah Kisah yang Panjang
  • Melihat Rudal dari Dua Sisi
  • Google Crom, Produk Baru Google
  • Sejarah Radio - Tokoh Penemu Radio FM
  • Pengertian dan Jenis-jenis Mikroskop
  • Kapal Selam Jepang - Penghancur Pearl Harbour Amerika
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA