Peluru Kendali, Salah Satu Jenis Senjata Militer

Rudal atau peluru kendali merupakan salah satu jenis senjata yang digunakan dalam bidang militer. Rudal atau peluru kendali memiliki sistem pengendali otomatis untuk mencari target yang dituju. Rudal biasa juga disebut dengan misil. Rudal dan roket adalah dua senjata yang berbeda jenis. Rudal merujuk pada roket yang memiliki kendali otomatis, sedangkan roket tidak menggunakan sistem kendali.
Jenis-Jenis Peluru Kendali
1. Peluru Kendali Balistik
Peluru kendali balistik adalah rudal yang memakai lintasan yang telah ditentukan oleh sistem balistik dalam sistem pengirimannya. Rudal balisti dikendalikan dalam masa peluncurannya saja. Rudal balistik dikembangkan pertama kali oleh Nazi Jerman pada 1930-1940an. Rudal balistik dapat diluncurkan dari kendaraan peluncur rudal, pesawat, kapal laut, bahkan kapal selam.
2. Peluru Kendali Jelajah
Peluru kendali jelajah adalah rudal yang dilengkapi sayap dan jet sebagai tenaga penggerak. Rudal jelajah dirancang untuk membawa hulu ledak dalam jumlah besar. Jangkauan rudal jelajah dapat mencapai ratusan mil dengan tingkat akurasi yang tinggi. Rudal jelajah dapat terbang dengan kecepatan supersonik dan terbang dengan ketinggian rendah guna menghindar dari sitem radar.
Rudal jelajah dikendalikan dengan sistem otomatis. Rudal ini pertama kali dikembangkan oleh Amerika Serikat pada 1917 saat Perang Dunia I. Rudal ini terbang lurus dengan waktu yang telah ditentukan. Kemudian, sayap rudal akan terlepas dan hulu ledak akan meledak.
3. Peluru Kendali Anti-Kapal
Peluru kendali anti-kapal adalah rudal yang berfungsi untuk menghancurkan kapal laut yang ada di permukaan laut. Rudal anti-kapal merupakan salah satu dari sekian banyak senjata rudal yang digunakan pada Perang Dunia II. Rudal ini dapat diluncurkan dari kapal laut, kapal selam, pesawat, helikopter, dan kendaraan darat militer.
Rudal anti-kapal yang sangat terkenal adalah rudal anti-kapal milik Jerman yang bernama Fritz X dan Henschel Hs 293. Jerman menggunakan rudal jenis ini untuk menenggelamkan kapal-kapal sekutu sebelum akhirnya sekutu menemukan cara untuk mengatasi rudal ini dengan cara radio jamming.
4. Peluru Kendali Darat ke Udara
Peluru kendali jenis ini merupakan rudal yang diluncurkan dari darat untuk menghancurkan pesawat. Rudal ini dikenal dengan nama SAM (surface to air missile) karena rudal ini diluncurkan dari darat menuju udara. Peluru kendali ini diluncurkan dari kendaraan peluncur dan kapal. Rudal terkecil jenis ini dikembangkan oleh Uni Soviet sehingga dapat dibawa dan diluncurkan oleh tentara.
5. Peluru Kendali Udara ke Udara
Peluru kendali jenis ini dipasang di pesawat terbang dengan target menghancurkan pesawat musuh. Rudal jenis ini dapat mendeteksi target dengan memakai pelacak radar, laser, atau inframerah. rudal jenis ini umumnya memiliki bentuk panjang, dan silinder tipis guna mengurangi gesekan pada kecepatan tinggi. Umumnya, rudal ini digerakan dengan roket berbahan bakar cair atau padat.
6. Peluru Kendali Anti-Tank
Peluru kendali jenis ini berfungsi untuk menghancurkan kendaraan militer lapis baja atau tank. Rudal anti-tank generasi pertama menggunakan joystick sebagai pengendalinya. Rudal anti-tank generasi kedua mengunakan radio sebagi pengendali. Sementara, rudal anti-tank generasi ketiga menggunakan pelacak inframerah sebagai pengendalinya.
7. Peluru Kendali Anti-Balistik
Peluru kendali jenis ini berfungsi untuk menahan dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan musuh. Jenis rudal anti-balistik, antara lain Arrow buatan Israel, MIM-104 Patriot buatab Amerika Srikat, dan A-35 buatan Rusia.
8. Torpedo
Torpedo merupakan jenis rudal yang berpenggerak sendiri dan dapat diluncurkan di atas dan di bawah permukaan air. Torpedo dirancang untuk meledak pada kontak atau jarak tertentu dengan target yang telah ditenyukan. Torpedo dapat diluncurkan dari kapal laut, kapal selam, pesawat, helikopter, dan ranjau laut.






