Setrika Uap: Penemuan Terbaru Dunia Fesyen
Ilustrasi setrika uap
Kemajuan zaman rupanya juga berdampak pada perubahan setrika. Setrika listrik yang sudah banyak digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia perlahan mulai digeser dengan setrika uap.
Zaman dahulu, saat berkunjung ke rumah nenek atau kerabat yang tinggal di daerah pedesaan, bukan tidak mungkin kita akan menemukan barang berbentuk seperti setrika yang memiliki warna lebih pekat, berat, dan tidak berkabel. Rupanya, barang yang terlihat seperti setrika tersebut memang setrika.
Setrika tradisional memang memiliki bentuk yang lebih besar. Bahkan, tanpa aliran listrik pun setrika tersebut bisa menghasilkan panas yang berguna untuk merapikan pakaian.
Rupanya, panas yang dihasilkan oleh setrika tersebut berasal dari arang kayu yang menjadi ‘bahan bakar’ utamanya. Arang kayu yang telah dibakar dan berbentuk bara dimasukkan pada bagian dalam setrika yang telah disediakan. Bisa dibayangkan betapa repotnya bila kita ingin menyetrika satu baju saat waktu sudah tidak lagi mencukupi.
Setrika terbaru itu menggunakan uap sebagai ‘senjata’ utamanya dalam merapikan pakaian. Berdasarkan fungsinya, setrika uap dibagi menjadi beberapa jenis. Flat iron dan dry cleaning.
Keunggulan pada setrika jenis ini cenderung lebih banyak dibanding setrika-setrika yang sudah ada lebih dulu. Uap yang dihasilkan merata sehingga bisa menyetrika dengan lebih cepat.
Kebakaran pada pakaian akibat panas yang berlebih bisa dihindarkan ketika menggunakan setrika uap ini. Karena setrika ini menggunakan uap air untuk beroperasi, risiko lengketnya pakaian pada permukaan setrika bisa dihindari.
Untuk setrika uap jenis dry cleaning, pakaian bisa disetrika pada keadaan menggantung. Berkenaan dengan fungsinya untuk merapikan pakaian, tampaknya tidak terlalu berlebihan bila dikatakan bahwa setrika uap merupakan penemuan terbaru dalam dunia fesyen.
Berkat inovasi yang terus dilakukan, setrika uap pun bukan hanya mempunyai fungsi utama sebagai alat pelicin pakaian. Tabung air yang terdapat dalam setrika bisa juga digunakan sebagai sarana aroma terapi dalam ruangan.
Selain dijadikan aroma terapi, setrika uap bisa dijadikan sarana utama untuk sauna wajah. Kita juga bisa mencampurkan rempah-rempah untuk lebih mengoptimalkan hasil sauna.
Namun, bila penggunaan setrika ini tidak hati-hati, uap yang dihasilkan setrika tersebut bisa menyebabkan kulit melepuh dan terasa terbakar.

