logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Keluarga    Remaja    Pergaulan Bebas Remaja

Menyikapi Sex di Luar Nikah yang Dilakukan Remaja


Ilustrasi sex diluar nikah

Hampir setiap hari kita disuguhi "produk-produk" dari fenomena sex di luar nikah. Aborsi, pembunuhan bayi yang baru lahir, pembuangan bayi tak berdosa, penjualan bayi, hingga pembunuhan pacar yang diduga hamil, adalah beberapa contohnya. Alih-alih menutupi aib malah membuat dosa baru yang lebih besar daripada sebelumnya. Bagaimana kita menyikapi dan menyiasati hal ini?

Mengapa Memilih Sex di Luar Nikah
 

Sex di luar nikah didefinisikan sebagai hubungan suami istri yang dilakukan oleh laki- laki dan perempuan sebelum menikah. Saat ini sex di luar nikah sudah menjadi hal yang biasa. Tentu kenyataan ini sangat memilukan. Berapa banyak anak SMP yang notabene masih sangat polos seharusnya, namun sudah melakukan hal- hal yang tidak pantas tersebut. Bahkan, anak SD pun juga sudah mengerti masalah ini. Sebelum kita membahas solusinya, ada baiknya bila kita mengetahui akar permasalahannya.

Mengapa mereka melakukan sex di luar nikah?

1. Penyebab Sex di Luar Nikah - Penasaran

Masa muda adalah masa coba-coba, termasuk dalam urusan sensitif. Perubahan baik secara fisik dan psikis yang terjadi pada remaja, membuat mereka penasaran dengan hal-hal yang sebelumnya dianggap tabu. Bagaimana sih rasanya? Apakah aku boleh mencoba? Ah sedikit saja apa dilarang? Dan pendapat-pendapat yang membenarkan lainnya, yang membuat mereka pada akhirnya terjerumus dalam sex di luar nikah. 

2. Penyebab Sex di Luar Nikah - Pergaulan Bebas

Dulu, remaja yang tak punya pacar dianggap wajar. Namun sekarang mereka sangat tidak percaya diri ketika ditanya apakah sudah memiliki pacar atau belum dan kenyataannya belum. Dianggap tidak gaul, tidak berkembang, hingga cemoohan sebagai remaja yang tidak laku membuat mereka akhirnya “terpaksa” terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak sehat.

Jangan heran bila ada remaja yang dulunya sangat lugu kemudian berubah menjadi liar. Itu semua bisa jadi karena alasan di atas. Pada akhirnya, yang namanya pergaulan bebas, sudah pasti berujung pada sex di luar nikah. Sama dengan alasan sebelumnya, awalnya mereka takut. Namun, karena menurut teman bergaul mereka sex di luar nikah itu dianggap wajar, yang penting tidak sampai hamil, maka akhirnya mereka pun mencoba dan ketagihan.

3. Penyebab Sex di Luar Nikah - Hubungan Keluarga yang Ttidak Harmonis

Kurang kasih sayang dan tak ada kepedulian, juga bisa menjadi alasan bagi remaja untuk terjerumus untuk melakukan sex di luar nikah. Masa- masa remaja, katanya adalah masa- masa di mana seseorang bisa dengan mudahnya galau. Mereka masih belum punya pegangan. Dan bila kondisi keluarga tidak harmonis, lingkungan juga tidak mendukung, pun diri sendiri tak ada kemauan untuk menjadi lebih baik, pilihan melakukan sex di luar nikah bisa terjadi.

4. Penyebab Sex di Luar Nikah - Maraknya Video Porno

Ini yang membuat miris. Berkembangnya teknologi informasi yang tidak diimbangi dengan perkembangan kecerdasan emosional bisa menyebabkan remaja salah arah. Maraknya video dan gambar porno membuat mereka terinspirasi untuk melakukan sex di luar nikah. Sebagai remaja, mereka memang sudah memiliki hasrat atau nafsu untuk melakukan hal yang tidak biasa. Dan bila tidak ada keinginan untuk mengekangnya, mereka bisa melampiaskannya dengan melakukan sex di luar nikah.

Sex di Luar Nikah - Wanita yang Paling Dirugikan

Siapa yang paling dirugikan dalam fenomena sex di luar nikah? Jawabannya adalah wanita. Mutlak dan tidak bisa dibantah!
Kok bisa? Baca ilustrasi di bawah ini!

Seorang suami begitu kecewa ketika mengetahui sang istri ternyata sudah tidak suci lagi. Pengakuan yang paling membuatnya terguncang adalah ketika sang istri dengan polosnya berkata bahwa ia memang pernah melakukan sex di luar nikah ketika masih remaja. Sebagai seorang laki-laki, tentu harga dirinya merasa sangat direndahkan. Sang suami kemudian menggugat cerai sang istri meski sang istri sudah berkali-kali meminta maaf.

Pertanyaannya, apakah kita bisa menjamin sang suami tidak pernah melakukan sex di luar nikah sebelum menikahi istrinya? Tidak! Bisa saja sang suami dulunya juga pernah melakukan sex di luar nikah. Hanya saja, karena memang laki-laki tak bisa dibuktikan sedangkan wanita bisa, maka yang terkena getahnya hanya wanita.

Sex di luar nikah sangat merugikan wanita. Bilapun wanita tersebut tidak hamil, yang namanya kesucian dan keperawanan tak akan pernah bisa ia dapatkan kembali, sekalipun ia operasi menghabiskan uang ratusan juta. Apalagi bila ia hamil dan masih dalam kondisi remaja (masih sekolah). Tak hanya ia yang akan dirugikan namun juga orang tua.

Solusi Sesuai Zaman

Dari dulu, para pakar sudah menyediakan solusi untuk mengurangi sex di luar nikah. Namun, pelaku sex di luar nikah bukannya berkurang malah bertambah. Mungkin solusi tersebut memang harus disesuaikan dengan kondisi zaman. Di era informasi seperti sekarang ini, nasihat untuk menghindari sex di luar nikah tak lagi mempan. Mereka bisa saja berkata tidak padahal iya. 
Maka, berikut ini adalah beberapa solusi mulai dari tingkat yang biasa hingga ekstrim:

  • Sedari kecil sudah diajarkan bahwa laki- laki dan wanita itu berbeda.
  • Tidak memberikan fasilitas HP kepada anak bila tidak perlu, tentu dengan diberi pengertian. Bilapun orang tua terpaksa memberikan HP, maka sebaiknya berikan HP yang tidak ada fasilitas internet.
  • Pemberontakan-pemberontakan mungkin akan terjadi seiring dengan bertambahnya usia anak. Dampingi anak yang sudah menginjak remaja layaknya seorang teman sehingga mereka tidak akan sungkan bertanya hal- hal yang sensitif.
  • Memantau pergaulan
  • Memerangi video tidak senonoh. Katanya, syaraf yang rusak karena narkoba masih dibilang sedikit bila dibandingkan dengan syaraf yang rusak akibat video porno.
  • Say No to Pacaran. Pacaran zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu. Zaman dulu, mereka yang jatuh cinta hanya berani berkomunikasi lewat surat. Pun orang tua mereka juga tak sesibuk sekarang. Bilapun sang ayah sangat sibuk, masih ada ibu yang bertindak sebagai polisi untuk menjaga keselamatan anak- anaknya. Sehingga jarang sekali ada kasus sex di luar nikah. Namun, sekarang, anak SD pacaran saja sudah mengerti hal- hal yang hanya boleh dilakukan orang yang sudah menikah. Parah bukan. SMP sudah melakukan sex di luar nikah. SMA sudah pakar. Dan saat kuliah mungkin saja menjadikan kegiatan tersebut sebagai sumber penghasilan. Sebenarnya, bila kegiatan pacaran itu dilarang, itu semua tak lain dan tak bukan untuk kebaikan kedua belah pihak terutama wanita. Apalagi, pihak wanitalah yang paling dirugikan bila hal tersebut terjadi.
  • Mendukung untuk nikah muda dengan berbagai macam persyaratan. Masih kuliah sudah nikah? Lhoh, banyak kok zaman sekarang yang melakukannya. Daripada terjerumus ke dalam hal- hal yang memalukan yaitu sex di luar nikah, lebih baik menikah muda bila sudah siap. Bagaimana dengan mental dan kemandirian? Ya itulah, makanya sedari kecil anak harus diajari tanggung jawab, tak hanya diminta untuk mendapatkan nilai 100, namun juga diajari kecerdasan emosional. 

Sex di luar nikah adalah masalah berat. Tak bisa seperti hama yang sekali berantas langsung hilang. Yang bisa memberantas sex di luar nikah sesungguhnya adalah individu tersebut. Mari berpikir lebih realistis dan cerdas dengan tidak menuruti hal-hal negatif yang bisa merusak masa depan. Tak peduli orang lain bilang aneh, bila itu memang sudah melanggar aturan buat apa diikuti.

Sex di luar nikah bukan sesuatu yang bisa dibanggakan, baik untuk remaja maupun siapa saja yang belum menikah. Tak perlu mencoba untuk mati dulu bukan untuk percaya bahwa surga dan neraka itu ada? Karena sekali kita mati tak akan pernah ada kehidupan lagi. Sama hal nya dengan sex di luar nikah, sekali kita mencobanya tak akan pernah kembali ke keadaan suci lagi walau kita bayar dengan uang sebanyak apapun.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pentingnya Membaca Artikel Pergaulan Remaja Bagi Orang Tua
  • Aborsi: Penghilangan Nyawa Janin antara Kesehatan dan Kejahatan
  • Antisipasi Gaya Hidup Bebas oleh Orang Tua
  • PSK Pelajar, Faktor dan Upaya Pencegahannya
  • Seks Bebas di Kalangan Pelajar
  • Hubungan Seks Pranikah: Risiko
  • Cara Menggugurkan Kandungan yang Lazim Dilakukan
  • Memprihatinkah Akhlak Remaja Masa Kini?
  • Bentengi Diri dari Kasus Aborsi di Indonesia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA