logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Hiburan    Film    Film Kartun    Sinchan

Di Balik Kontroversi Komik dan Film Kartun Sinchan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Anda tentu familiar dengan lirik lagu yang sering dinyanyikan di awal pemutraran film kartun Sinchan. Bagi yang sedikit lupa, berikut penulis hadirkan kembali lirik lagu film Sinchan tersebut.

Seluruh kota
Merupakan tempat bermain yang asyik
Oh senangnya
Aku senang sekali

Kalau begini, aku pun jadi sibuk
Berusaha mengejar-ngejar dia
Matahari menyinari semua perasaan cinta
Tapi mengapa hanya aku yang dimarahi

Di musim panas
Merupakan hari bermain gembira
Sang gajah terkena flu
Pilek tiada henti-hentinya
Sang beruang tidur dan tak ada yang berani ganggu dia
Oh sibuknya, aku sibuk sekali

Semua pasti sudah tidak asing lagi dengan lirik lagu Sinchan di atas. Semua kalangan baik dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan hafal dengan lirik lagu Sinchan tersebut. Lirik lagu yang lucu mengesankan dunia anak-anak yang masih lugu dan terkesan sok tahu.

Lagu Sinchan juga sering dinyanyikan oleh para pengamen jalanan di pemberhentian lampu lalu lintas. Begitu populernya lagu Sinchan tersebut hingga semua orang tahu dan bisa menyanyikannya. Tapi, sebenarnya bukan lagu Sinchan yang akan kita kemukakan kali ini. Masih ada hal-hal menarik lainnya seputar tokoh kartun Sinchan.

Jika lagunya sudah dikenal luas, itu artinya semua orang sudah tidak asing lagi dengan Sinchan. Si anak kecil yang sok tahu tetapi lugu ini merupakan tokoh sentral dalam film kartun Sinchan. Sinchan berawal dari cerita komik kartun Crayon Sinchan hasil karya Yoshito Usui.

Komik kartun Sinchan ini dikemas dalam cerita yang menggambarkan keluguan dan kenakalan anak kecil, serta tingkah polahnya dengan teman-teman sebaya di sekolah. Komik kartun Sinchan ini kemudian diangkat ke serial televisi untuk anak-anak. Sejak diangkat ke dalam serial televisi, film kartun Sinchan menjadi tambah populer, khususnya di Indonesia.

Hal-hal Unik, Lucu, dan Menarik dari Sinchan

Semenjak film kartun Sinchan menjadi populer di Indonesia, tokoh Sinchan menjadi tokoh kartun yang paling lucu sekaligus menggemaskan. Lihat saja di setiap cerita film kartun Sinchan, ada saja perilaku Sinchan yang membuat kita tertawa.

Jika melihat film kartun Sinchan, terbersit dalam pikiran kita bagaimana bisa seorang Yoshito Usui menciptakan karakter seperti Sinchan. Seperti yang kita ketahui, bahwa Sinchan itu digambarkan sebagai anak kecil yang lugu, tampak bodoh tetapi sebenarnya dia juga sangat cerdas. Terbukti dengan kepiawaiannya menjawab pertanyaan dari teman-temannya, yang tak terpikirkan oleh mereka.

Film kartun Sinchan meskipun diperuntukkan bagi anak-anak, tetapi jika dilihat dari jalan ceritanya, sering kali menampilkan perbuatan yang kurang pantas. Bahkan, perkembangan selanjutnya, film kartun Sinchan lebih pantas sebagai tontonan untuk orang dewasa.

Hal ini ditunjukkan dengan penggambaran jalan cerita yang menggunakan gambar atau mendeskripsikan sesuatu yang terkesan vulgar dan porno. Salah satunya dengan kebiasaan Sinchan yang suka memperlihatkan pantatnya jika sedang kesal ataupun sedang bercanda dengan teman-temannya. 

Film kartun Sinchan diwarnai dengan humor-humor segar khas anak-anak, berupa pertanyaan-pertanyaan yang secara spontan keluar dari mulutnya, serta jawaban yang terkesan konyol. Namun, humor yang ditampilkan tidak hanya berupa lisan dan tulisan saja, tetapi juga dari tingkah laku Sinchan yang janggal, seperti kebiasaannya suka meledek ibunya jika setiap kali disuruh untuk merapikan semua mainannya. Seperti sang ayah, Sinchan pun suka melihat baik gambar atau wanita cantik, sampai merayu wanita.

Melihat penggambaran yang ditampilkan dalam film kartun Sinchan, tidak mengherankan jika banyak yang berpendapat kalau film kartun Sinchan tidak baik ditonton untuk anak-anak. Meskipun film kartun Sinchan diperankan oleh sebagian anak-anak, adegan, sampai jalan cerita terkesan seperti orang dewasa dalam wujud anak-anak. Oleh karena itu, film kartun Sinchan mendapat kritikan dari berbagai kalangan sebagai tontonan yang tidak baik untuk anak-anak. Namun, apakah sebenarnya memang seperti itu?

Film kartun Sinchan memang tidak baik untuk anak-anak. Tapi di balik kontroversi film kartun Sinchan, film tersebut juga memiliki sisi yang unik, lucu, menarik, bahkan bermuatan filosofis. Apa saja sisi unik, lucu dan menarik dari film kartun Sinchan?

Sinchan Menuai Kontroversi sebagai Film Kartun Bermuatan Porno

Anda mungkin pernah mendengar banyak yang beranggapan bahwa film kartun Sinchan mengandung unsur pornografi, terutama dengan kebiasaannya yang memperlihatkan pantatnya dengan jelas. Jika diperhatikan, memang suka sekali Sinchan melakukan hal tersebut, bahkan hampir di setiap chapter film kartunnya Sinchan melakukan adegan itu. Ada lagi kebiasaan aneh untuk ukuran anak kecil seperti Sinchan, yaitu suka melihat gambar wanita dewasa, bahkan sampai merayu seperti orang dewasa.

Ada juga beberapa adegan yang memperlihatkan bagaimana cara Sinchan menggambarkan tebak-tebakan yang dia tujukan untuk teman-temannya, seperti misalnya menutup kepalanya dengan baju, tapi pipinya yang chabi itu masih kelihatan sehingga tampak seperti dada wanita dewasa. Masih banyak lagi beberapa adegan yang mungkin sebenarnya tidak mengandung unsur porno, hanya saja kepolosan anak kecil yang belum mengerti dengan apa yang dilakukannya.

Sinchan sebagai Anak yang Ceria

Di balik kepolosan Sinchan yang terkadang membuat orang lain geram, Sinchan sebenarnya anak yang lucu dan baik hati. Hanya saja kedua orang tuanya yang kurang bisa mengarahkan Sinchan, ditambah dengan kebiasaan ibunya yang suka memarahinya, membuat Sinchan seperti anak yang bandel.

Lucunya, meskipun seringkali dimarahi kedua orang tuanya, Sinchan selalu menanggapinya dengan ceria, seolah-olah tidak terjadi apa-apa dengan dirinya.

Sinchan sebagai Anak yang Suka Menolong

Meskipun Sinchan suka menyebalkan teman-temannya, dia sebenarnya memiliki jiwa penolong. Tidak jarang Sinchan suka memberikan bantuan untuk teman-temannya, terutama Masao dan Bo jika sedang mengalami kesulitan. Seperti membantu Masao tidak menjadi penakut lagi dan membantu Bo mengatasi ingusnya yang selalu meleleh. Tetapi tentu saja cara Sinchan memberikan bantuan kepada teman-temannya dengan cara yang terkesan aneh dan konyol. Namun, di balik itu semua Sinchan memiliki jiwa penolong.

Sinchan Menuai Protes dari Banyak Kalangan

Film kartun Sinchan, meski merebut perhatian anak-anak sampai orang dewasa, tetap saja film Sinchan menuai protes keras dari banyak kalangan. Protes yang bertubi-tubi tersebut datang dari para orang tua, guru, tokoh masyarakat, pejabat, sampai ilmuwan. Bahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Sleman, Yogyakarta mengeluarkan surat edaran untuk 560 sekolah yang berisi pelarangan menonton film kartun Sinchan untuk para siswa.

Langkah Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Sleman itu juga diikuti dengan sekolah lain seperti SD Islam Harapan di Jakarta. Film dan komik kartun Sinchan termasuk tontonan dan bacaan yang berbahaya untuk anak-anak dan anak-anak harus dilindungi dari film dan komik kartun Sinchan.

Sinchan Menggambarkan Nilai Lokal Jepang

Meskipun menuai banyak protes, di negara asalnya komik Sinchan dipandang sebagai bacaan yang menampilkan nilai lokal Jepang yang sangat kental. Ciri khas lokal Jepang tersebut dapat dilihat dari nama, makanan khas, kebiasaan khas orang Jepang mandi bersama, dan tidur di lantai.

Ciri khas Jepang disimbolkan dengan gambar tokoh komik Sinchan dalam balutan komik kartun yang subjektif, ikon, dan simpel. Lebih jauh lagi, komik Sinchan dapat menembus batas geografis budaya karena menggunakan fasilitas teknologi yang canggih di Jepang.

Sinchan secara Tidak Langsung Mengajarkan Berpikir Kritis

Sinchan selain dikenal dengan kekonyolannya, tetapi sebenarnya dia anak yang kritis. Hal itu ditunjukkan dengan kebawelannya yang selalu melontarkan pertanyaan yang tidak terpikirkan oleh gurunya sekalipun.

Tidak hanya bertanya, Sinchan pun juga piawai menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh guru dan teman-temannya. Mengapa jarum kompas itu selalu menunjuk ke arah utara? Mengapa susu sapi berubah jadi keju? Apakah benar gajah dan panda itu akan punah? Sinchan bisa menjawab semua pertanyaan tersebut dibandingkan orang dewasa atau gurunya yang jarang bisa menjawab pertanyaan seperti itu dengan baik.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Tazmania: Devil dari Warner Bros
  • Tom and Jerry - Pertengkaran Tiada Akhir
  • Kartun Dora, Kartun Edukasi dan Favorit Anak
  • Naruto Manga, Manga Paling Terkenal di Dunia
  • Kelompok Naruto Akatsuki - Antagonis yang Dicintai
  • Spongbob, Si Spon Kuning
  • Kartun Spiderman dalam Berbagai Versi
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA