logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Sejarah    Singa Padang Pasir

Singa Padang Pasir yang Rendah Hati

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Shalahuddin terkenal dengan kemampuannya berperang di padang pasir, karenanya dijuluki dengan singa padang pasir. Selain kepiawaiannya berperang, dia juga terkenal santun kepada kawan maupun lawan. Hal ini sangatlah terkenal sampai-sampai sastrawan barat membuat puisi dan karya sastra mengenai Shalahuddin Al-Ayubi.

Perayaan hari lahir nabi Muhammad SAW, merupakan salah satu konsep budaya dari Shalahuddin  Al-Ayubi yang biasa kita kenal dengan Maulid Nabi. Shalahuddin dilahirkan di kota Tirkit sebelah barat laut Baghdad pada tahun 1137 dari keluarga Kurdish. Dia memperoleh ilmu keagamaan di Damaskus dan kemiliteran dari pamannya seorang panglima perang Turki.

Perang Salib

Pada pemerintahan Shalahudin sedang terjadi perang salib yang kedua, Yerusalem dikuasai oleh pasukan salib. Pada saat itu pasukan salib dipimpin oleh raja Yerusalem Guy de Lusignan yang sedang dalam masa gencatan senjata.

Perang salib ketiga dipicu dengan penyerangan terhadap kafilah dari Mesir ke Damaskus, seluruh rombongan peziarah tersebut tewas dibantai oleh Reginald de Chattilon seorang penguasa kastil yang merupakan bagian dari kerajaanYerusalem. Hal ini tentu saja membatalkan perjanjian gencatan senjata antara Damaskus danYerusalem.

Pada tahun 1187 pasukan muslim menyerang kastil dan menaklukkan benteng-benteng pasukan salib. Pada perang Hattin, pasukan muslim mengepung pasukan salib di daerah Hattin.

Peperangan ini terjadi di bulan juli yang mempunyai suhu yang sangat panas. Karena pakaian pasukan muslim terbuat dari sejenis kain katun maka kelelahan akibat kepanasan dapat dikurangi, berbeda dengan pasukan salib yang memakai baju besi.

Situasi ini dapat dipergunakan oleh Shalahuddin, dan dengan taktik peperangan yang dimilikinya. Hampir semua pasukan salib tewas oleh pasukan muslim, karena suhu yang panas dan kuda-kuda mereka dipanah oleh pasukan Shalahuddin.

Pada peperangan ini berhasil ditawan raja Yerusalem Guy Lusignan dan Reginald de Chattilon yang membantai kafilah dari Mesir yang langsung dipotong kepalanya. Sedangkan raja Yerusalem akhirnya dibebaskan beberapa tahun kemudian dengan tebusan .

Dalam pembebasan kota-kota yang dikuasai pasukan salib Shalahuddin selalu mendahulukan jalur-jalur diplomasi dan perdamaian. Begitu juga dengan pembebasan Yerusalem berhasil dengan cara ini.

Setelah pengepungan beberapa hari akhirnya pasukan Yerusalem menyerah dengan syarat Shaladdin harus melindungi masyarakat non muslim dari pembantaian dan kebebasan menjalankan ibadahnya.

Menghargai Musuh

Setelah Yerusalem dikuasai, maka raja Inggris Richard I turun bersama pasukannya untuk membenaskan Yerusalem. Berkali-kali Richard I menyerang pasukan singa padang pasir ini, tapi berkali-kali pula digagalkan oleh Shalahudin, bahkan ketika Raja Richard I sakit, Shalahudin menjenguk dan menghentikan peperangan serta mengirim obat-obatan kepada Raja Inggris ini.

Begitu santunnya hingga Raja Richard I ingin kembali ke Inggris pun, Shalahuddin memberikan kenang-kenangan kepadanya.

Setelah menguasai kota suci tiga agama ini, Shalahudin pun memberikan kebebasan dalam menjalankan ibadah bagi kaum yahudi dan nasrani. Sampai akhir hayatnya sang singa padang pasir lebih banyak hidup di barak dari pada di istana megahnya.

Shalahuddin  Al-Ayubi menghembuskan nafas terakhir pada 4 maret 1193. Yang cukup mengagetkan adalah peninggalan beliau, di dalam brankasnya hanya ditemui sepotong kain kafan yang selalu dibawa berperang dan beberapa dirham uang yang tidak cukup untuk menyelenggarakan jenazah beliau.

Hingga saat ini Shalahudin sang singa padang pasir dikenal sebagai pahlawan yang besar mempunyai pribadi yang simpati dan murah hati baik terhadap kawan maupun lawannya.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Hari Sumpah Pemuda, Tonggak Persatuan Bangsa Indonesia
  • Sejarah dan Dampak Perang Dunia 1
  • Misteri Atlantis yang Hilang
  • Menyapa Bangsa Atlantis, Leluhur Masyarakat Indonesia
  • Sekilas Tentang Candi Prambanan
  • Peradaban Atlantis dan Implikasinya Bagi Indonesia
  • Misteri Benua Atlantis: Antara Fakta dan Fiksi
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA