Singkatan Gaul, Bahasa Gaul
Bahasa merupakan alat untuk memperlancar komunikasi antara satu pihak dengan pihak lain, dapat dilakukan secara lisan atau tulisan. Dalam praktiknya, bahasa tulisan ternyata banyak mendapat pengaruh dari bahasa lisan, namun yang sebaliknya -bahasa tulisan mempengaruhi bahasa lisan- lebih jarang terjadi. Selain terpengaruh oleh bahasa lisan, bahasa tulisan juga sering menyingkat kata-kata tertentu dengan berbagai alasan. Yang belakangan ini mewabah adalah Singkatan Gaul.
Penggunaan kata-kata yang disingkat sebenarnya sudah lama ada, misalnya: krn (karena), yg (yang), tsb (tersebut), utk (untuk), pd (pada), org (orang), bgmn (bagaimana), dpt (dapat), krn (karena), dll (dan lain-lain), dst (dan seterusnya), dsb (dan sebagainya).
Singkatan-singkatan kata ini umumnya digunakan agar dapat mencatat secara cepat dan tak sampai luput mencatat hal-hal yang penting. Meskipun disingkat-singkat, penyingkatan kata itu mudah dimengerti umum karena benar-benar menggunakan unsur-unsur yang ada dalam kata utuhnya.
Bagaimana dengan singkatan gaul? Istilah singkatan gaul ini mengacu pada bahasa gaul yang sering digunakan oleh para remaja. Ada bahasa gaul lisan, ada bahasa gaul tulisan. Bahasa gaul tulisan atau tertulis ini disebut juga bahasa alay. Bahasa gaul lisan jauh lebih mudah dimengerti daripada bahasa gaul tulisan. Kata alay ini sendiri merupakan singkatan dari anak lebay, alias anak yang suka berlebihan dalam segala hal (berbicara, bersikap, berekspresi, dan sebagainya).
Penggunaan singkatan-singkatan gaul ini kian marak seiring maraknya penggunaan ponsel dan jejaring sosial seperti Friendster, Facebook, dan Twitter di kalangan remaja. Awalnya digunakan untuk mengirim pesan singkat (sms) di ponsel. Alasan utamanya adalah repot jika harus mengetik setiap kata secara utuh dan untuk menghemat pulsa. Namun kemudian, penggunaan singkatan gaul ini semakin meluas.
Perbedaan utama singkatan gaul ini dengan singkatan-singkatan yang sudah lebih dahulu ada terdapat pada pakem (aturan) yang digunakan. Singkatan gaul tak selalu mengikuti pakem dan menggunakan unsur-unsur yang ada dalam kata utuhnya. Misalnya:
- gw (gue). Dalam kata utuhnya tak ada huruf w.
- qmu (kamu). Dalam kata utuhnya tak ada huruf q.
Bahasa Alay
Untuk memahami singkatan gaul alias bahasa alay, beberapa orang menyusun buku atau kamus bahasa alay. Tak cukup itu, di internet bahkan dapat ditemukan The Simple ABG Text Generator yang digunakan untuk mengubah bahasa tulis biasa menjadi bahasa alay.
Namun ternyata itu belum menjamin singkatan gaul atau bahasa alay ini menjadi mudah dimengerti karena:
- Singkatan-singkatan gaul ini sangat lentur dan bisa berbeda antar tiap orang. Tak aneh jika menemukan satu kata memiliki banyak singkatan, misalnya: kalau (klo, klu,klw, qlu, qlw, q'lo)
- Selain menyingkat, singkatan gaul ini juga sekaligus mencampuradukkan penggunaan huruf dan angka. Misalnya: d4tg (datang), bg3t (banget)
- Singkatan gaul juga menyingkat dan mencampuradukkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Misalnya: coz (karena, dari kata because), luph (sayang, dari kata love), cekidot (dari kata cek it out)
Meskipun terlihat unik, penggunaan singkatan gaul sangat berpotensi menimbulkan salah paham. Jadi, berhati-hatilah menggunakan singkatan gaul.






