Sinonim - Aspek Pemerkaya Bahasa
Ilustrasi sinonim
Sinonim adalah dua jenis kata yang berbeda, namun memiliki makna yang hampir sama atau mirip. Kata-kata yang saling bersinonim disebut identik, dan keadaan menjadi sinonim dinamakan sinonimi.
Kata "sinonim" berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu syn (σύν) yang artinya "sama" dan onoma (ὄνομα) yang artinya "nama". Misalnya, kata "mobil" dan "kendaraan" adalah sinonim. Demikian pula, jika kita berbicara tentang "waktu yang lama" atau "perpanjangan waktu", kata "panjang" dalam contoh kalimat tersebut bisa disinonimkan dengan kata "lama".
Dalam arti kiasan, dua buah kata sering dikatakan identik atau bersinonim jika memiliki konotasi yang sama. Contohnya, mengkiaskan antara "Saritem" dan "tempat mesum". Padahal, orang yang pernah ke wilayah Saritem pasti mengerti itu hanya lingkungan biasa, yang terdapat jajaran toko-toko, tempat ibadah, serta rumah-rumah warga yang tidak ada kaitannya dengan kemesuman.
Konotasi dan sinonim "mesum" itu didapatkan karena Saritem sering diberitakan sebagai lokalisasi pelacuran di Kota Bandung. Persepsi pun terbentuk sehingga orang melakukan atau memukul rata sinonimnya sebagai tempat yang buruk.
Sinonim juga dapat berupa bagian dari sesuatu yang dikabarkan atau diinformasikan, baik melalui jalan orasi, pidato, ataupun pengkabaran karena terbentuk kalimat mythical (ajaib) yang memudahkan para orator menyampaikan kesan dan pesannya kepada orang banyak.
- Seperti sinonim dalam kata benda. Contohnya kalimat, "Dia adalah banteng pemberani yang bersedia mati demi bangsanya." Dalam kalimat ini, "banteng" disinonimkan dengan "manusia", seperti "prajurit" atau "pahlawan".
- Sinonim dalam kata kerja yang dicontohkan kalimat berikut. "Mereka telah merobek-robek kedaulatan kita." Dalam pidato Bung Tomo tersebut, "merobek-robek kedaulatan" disinonimkan dengan "melukai harga diri suatu kelompok".
- Sinonim dalam kata sifat, misalnya dalam kalimat, "Dia itu orangnya centang perenang." Kata "centang perenang" tersebut bisa disinonimkan sebagai "terlalu santai".
- Sinonim dalam kata keterangan, contohnya: "Samsung Galaxy S III dihargai 6 juta rupiah, karena handphone ini merupakan handphone tercanggih dari kelas highend." Dalam kalimat tersebut, kata "highend" dipakai untuk mengimbangi predikat "6 juta rupiah" sebagai keterangan sinonim dari tingkatan "kelas atas" atau "kelas mahal".
Bahasa Indonesia, dengan sejarah panjangnya dalam menyerap istilah dari bahasa-bahasa lain, menjadikan bahasa ini sebagai bahasa yang sangat kaya akan sinonim kata. Hal tersebut karena begitu banyaknya pengucapan di setiap konteks yang dipertukarkan. Apalagi, Indonesia merupakan wilayah internasional, tempat beragam budaya pernah singgah dan berinteraksi dengan orang-orang di Nusantara.
Selain itu, kekayaan bahasa Indonesia diperoleh dari kenyataan yang dimiliki bangsa ini sendiri yaitu bahwa Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa dan ribuan dialek bahasa. Setiap makna bisa mengandung dua atau lebih silabi, dan secara terus-menerus dipertukarkan.
Ini artinya lidah orang Indonesia sudah sedemikian terlatih untuk melafalkan kata dari bahasa mana pun. Dan bila diselorohkan lebih jauh, hal semacam ini sejatinya bisa menjadikan kamus bahasa Indonesia semakin tebal. Proyek penebalan kamus ini salah satunya diakibatkan oleh membanjirnya sinonim. Bahkan, bila diseriuskan, hal ini bisa membuat pegawai direktorat bahasa bergadang setahun full.
Hampir setiap kamus bahasa Indonesia yang kita baca sebagai silabi tersendiri, di dalamnya memiliki makna tandingan atau sinonim yang lumayan banyak. Setiap orang bahkan bisa mendefinisikan sendiri sinonim-sinonim populer melalui jalan pengistilahan secara sembarang.
Istilahnya mendapatkan kata-kata yang "sama" atau "hampir sama" yang berarti juga "mirip seperti yang lain", walau ada perbedaan penting antara "sama" dan "hampir sama". Masyarakat semakin kreatif menciptakan sinonimnya sendiri. Misalkan, "anggota DPR" disinonimkan dengan "badut".
Sinonim - Sama dan Mempersamakan
Sinonim untuk kata benda lebih berantakan lagi. Kadang-kadang, bila ada hal yang persis sama, akan langsung diasosiasikan kepada "kembarannya", seperti dalam kasus istilah "anggota DPR" sebelumnya. Walaupun kata benda, sebenarnya tetap ada panggilan atau sebutan "resmi" tentang benda tersebut, misalnya "kabinet" adalah "lemari berlaci".
Dalam kasus lainnya, sinonim adalah kata yang terlanjur terikat dan mengikat kuat di masyarakat. Misalkan, jika Anda belanja air mineral di warung, kemudian Anda bilang, "Beli Aqua, dong!", namun lantas diberi botol minuman dengan merek Club, Anda pasti tidak akan protes, bahkan merasa memang itu yang Anda minta. Itulah kekuatan sinonim yang telah mem-branding pada suatu kasus produk tertentu yang sedemikian mengakar. Contoh kekuatan sinonim produk yang telah mem-branding lainnya adalah merek Indomie.
Berkaitan dengan merek, ada yang unik. Di Jawa Barat, jika Anda hendak membeli rokok Gudang Garam Filter, maka Anda akan menyebutnya sebagai Garpit, yang merupakan sinonim dari Gudang Garam Pilter (orang Sunda tidak biasa menyebut huruf F, sehingga "filter" menjadi "pilter"), sementara di wilayah lain disebut "filter" saja. Dalam hal ini, masyarakat secara kreatif telah membuat suatu sinonimnya tersendiri.
Sama dan mempersamakan, juga terbangun dari mitos "pembentuk". Misalnya, kata "hutan" disinonimkan dengan "kayu", walau hutan memiliki nuansa yang berbeda makna; hutan cenderung lebih besar dan lebih kaya daripada sekadar kayu. Di hutan ada margasatwa, di hutan ada mata air.
Kenapa itu bisa terjadi? Karena orang akan berpikir mengenai material pembentuknya. Hutan dibentuk oleh kayu, dan begitulah orang menyederhanakannya. Sama halnya bila menyebut gunung adalah pasir. Dan politikus menjadi sinonim dengan busuk karena proses pembentukan menjadi politikus digambarkan sebagai sesuatu yang busuk.
Fungsi Sinonim
Daftar sinonim berguna ketika kita sedang menulis dan mencari hanya kata yang tepat menggambarkan sesuatu demi mempermudah pembaca memahaminya. Tetapi setiap kata harus dipertimbangkan dalam definisi spesifik. Jika perlu, Anda bahkan bisa membuat catatan glosarium sinonim di bagian bawah suatu tulisan untuk membantu pembaca memahami tulisan Anda, seperti yang biasa disertakan di akhir halaman buku. Bahasa Menunjukkan Bangsa - Sinonim, Bentuk Kekayaan Bahasa Suatu Bangsa
Dalam bahasa Inggris, sinonim banyak berevolusi dari penggunaan paralel pada periode awal abad pertengahan, gabungan antara pembentukan kata bangsa Norman Perancis (dengan bahasa Latin bawaan dari Romawi) dan bahasa Inggris Kuno (Anglo-Saxon – orang orang Denmark).
Bahasa Indonesia sama saja. Walau menggunakan bahasa dasar Melayu, sebagai bahasa perdagangan di Nusantara, tetap saja ada begitu banyak kata serapan yang masuk ke dalam bahasa Melayu ini, entah dari bahasa Portugis, Spanyol, India, China, Arab, Muay, Philiphina, Prancis, Inggris, lantas bercampur dengan bahasa lokal, seperti bahasa Jawa, Sunda, Bugis, Manado, dsb.
Beberapa lexicographers (ahli perkamusan) mengklaim bahwa tidak ada sinonim yang memiliki arti yang sama persis (dalam semua konteks atau tingkat sosial bahasa yang berbeda) karena etimologi, ortografi, kualitas phonic, makna ambigu, penggunaan, dll. membuat sinonim ini unik.
Kata lainnya yang serupa, namun arti biasanya berbeda karena suatu alasan, misalnya kata 'kucing' lebih formal daripada "meong"; kata "wanita" lebih dewasa dari "gadis", "makelar" lebih kasar dari "perantara". Dan masih banyak contoh lainnya.
Bahkan prinsip penggunaan, dalam komunitas tertentu bisa menjadikan sinonim sebagai bahasa kode. Terdapat semacam kode rahasia dalam cara membahasakan bahasa tersendiri suatu kaum, yang lepas dari kaidah formal, maupun kaidah umum yang informal. Mereka menggunakan bahasa Indonesia, tapi penggunaan sinonimnya lebih menyerupai kode, khas di kalangan mereka sendiri. Misalkan bahasa yang biasa dipakai di kalangan homoseksual dan transgender berikut ini.
- Cemberut = cemburu
- Cililitan = cilik, kecil
- Cinere, cinse', cintami = orang Cina
- Ciptadent = ciuman (berciuman)
Dan tentu saja, menyimak ungkapan di atas, Anda menjadi terpikirkan untuk memiliki kamus kode dan istilah, kan?
Sinonim Kognitif
Sinonim kognitif adalah properti suatu kata atau istilah yang dibedakan dari kesamaan asosiasi mental, konotasi, respons emosional, dan nilai puitis. Bentuk ini bisa merupakan informasi yang sedemikian rupa diungkapkan, sehingga identik dengan makna kognitif dari kata yang berbeda (sebagai lawan emosi atau mental yang menimbulkan asosiasi).
Sebagai contoh:
- Semua bujangan adalah pria yang belum menikah.
- Kata "sarjana" memiliki kurang dari sepuluh huruf.
- "Pria yang belum menikah" memiliki lebih dari sepuluh huruf.
Makna kalimat tersebut merupakan contoh dari sinonim kognitif, menggeser perangkat pemahaman Anda. Dari sekadar penjelasan "berdasarkan kamus", kepada penjelasan yang "berdasarkan pemikiran".

