logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ekonomi

Mengenal Sistem Ekonomi Campuran


Ilustrasi sistem ekonomi campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan panduan dari dua bentuk sistem ekonomi sosialisme dan kapitalisme. Proses penyatuan ini dilakukan untuk menyerap elemen-elemen yang positif dan dinamis dari kedua sistem ekonomi tersebut. Sistem ini merupakan gabungan dari kekuatan dari dua sistem ekonomi tersebut.

Sejarah Sistem Ekonomi Campuran

Sejarah pertentangan yang keras dan bahkan tidak harmonis dari kapitalisme dan sosialisme telah menstimulasi pemikir-pemikir untuk mencari bangun ekonomi dengan ciri dasar yang merupakan gabungan unsur-unsur terbaik dari keduanya. Sebenarnya, sistem ekonomi ini dapat saja menghilangkan konotasi perpaduan antara dua sistem ekonomi tersebut karena sistem ekonomi ini memiliki ciri khasnya tersendiri.

Sistem ekonomi ini menggerakkan elemen-elemen dinamis yang sebelumnya memang dimiliki tiap-tiap sistem ekonomi. Sebenarnya, kedua bentuk sistem ekonomi tersebut telah menuju ke arah sistem campuran karena masing-masing berusaha membuang kelemahan-kelemahannya sehingga tersisa unsur-unsur yang dinamis dan positif.

Seperti yang dikatakan Hegel bahwa perkembangan sebuah pemikiran akan mencapai suatu bentuk terbaik melalui proses dialektik menuju suatu sintesa (teori dialektika). Proses ini merupakan perpanduan dari thesa dengan antithesa dalam keharmonisan dan menuju ke arah kedinamisan.

Negara yang sedang berkembang beranggapan akan mampu mengejar ketertinggalannya dengan banyak tidak mencontoh bentuk ekstrem sistem ekonomi tersebut, tetapi menyerap unsur-unsur dinamis dari keduanya. Salah satu pemikiran Hegel ini menarik untuk disimak sebagai dasar pemikiran mengapa muncul sistem ekonomi campuran sebagai alternatif dari sistem yang bertentangan.

Bila hal itu terjadi, kedua sistem ekonomi tersebut memiliki kelemahan mendasar sehingga cara terbaik, yaitu menggabungkannya untuk mengejar ketertinggalan negara-negara yang sedang berkembang. Fenomena dialektik sebagai suatu teori ini ditemukan oleh kelompok idealisme dan mengalami masa puncaknya dalam pemikiran filosofi Hegel.

Dialektik pernah diajukan oleh Immanuel Kant sebagai suatu logika dari penalaran terhadap alam dan fenomena dunia untuk memberikan pengesahan yang transenden. Kemudian, Hegel menginterpretasikan dialektik sebagai operasionalisasi dari penalaran, tanpa kaitan dengan hal yang transeden.

Hal ini memberikan kenyataan lebih benar dan lebih mendalam dibanding pemikiran analitis kontradiksi sebagai hasil dari perpaduan ide-ide yang dapat dicapai melalui cara sintesa untuk menghasilkan pengetahuan lebih benar.

Proses sintesa yang meningkat menjadi alasan utama terwujudnya sistem ekonomi ini yang merupakan perpaduan dari sistem kapitalisme dan Marxisme. Hal ini tidak seperti Karl Marx yang mengadopsi dialektik sebagai pembenturan kelas di dalam sejarah yang selalu saling berhadapan.

Motif mencari keuntungan adalah unsur terpenting dalam kegiatan ekonomi dan produksi. Akan tetapi, bukan segalanya sebagaimana ditekankan dalam sistem ekonomi kapitalisme. Tanpa motif keuntungan, tidak akan ada usaha dan pertumbuhan ekonomi akan terhampat jika motif ditekan dan dimatikan seperti di negara komunis. Sistem ekonomi ini tetap berbasis pada prinsip pasar yang terkendali oleh aturan pemerintah.

Definisi Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan perpaduan antara sistem kapitalis dan sistem sosialis. Perpaduan ini mengambil garis tengah antara kebebasan dan pengendalian. Jadi, dapat diartikan sebagai jalan tengah antara peran mutlak negara dan peran menonjol individu. Jalan tengah ini disesuaikan dengan keadaan saat perpaduan itu terjadi sehingga peran situasi dan lingkungan sangat memberi warna pada sistem campuran tersebut. Sistem ekonomi ini banyak dianut oleh negara berkembang.

Sistem ekonomi ini memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut:

  • Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pihak pemerintah dan pihak swasta.

  • Transaksi ekonomi terjadi di pasar dan ada campur tangan dari pemerintah.

  • ada persaingan serta masih ada kontrol dari pemerintah.

Setiap sistem ekonomi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Begitu pula dengan sistem ekonomi ini. Nilai-nilai positif dari sistem ekonomi ini adalah terdapatnya kebebasan untuk berusaha dan terjaminnya hak individu selama masih pada batasannya. Sistem ekonomi ini juga lebih mengutamakan kepentingan umum dibandingkan kepentingan pribadi.

Sementara itu, kelemahan sistem ekonomi ini adalah terdapatnya beban yang tidak seimbang antara pemerintah dan pihak swasta (di mana beban pemerintah lebih berat). Pihak swasta pun kurang dapat memaksimalkan keuntungan yang didapatnya. Dalam sistem ekonomi ini juga batas-batas ekonomi yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah atau pihak swasta sulit ditentukan.

Nilai Filosofis Sistem Ekonomi Campuran

Istilah sistem ekonomi campuran digunakan untuk menjelaskan sistem ekonomi yang menyimpang dari idealisme pasar maupun idealisme ekonomi terpimpin. Sistem ekonomi ini cenderung menggabungkan kedua idealisme tersebut. Sebagaimana ideologi-ideologi yang mengatur sistem politik dan ekonomi, hal-hal yang dijelaskan pada sistem ekonomi ini lebih banyak teorinya daripada aplikasinya.

Beberapa ahli yang kontra akan sistem ekonomi ini menyatakan bahwa idealisme pada sistem ekonomi ini tidak mungkin dipraktikkan secara penuh dan sempurna karena tidak ada yang memonopoli pasar (pemerintah ataupun swasta).

Namun pada kenyataannya sistem ekonomi ini tetap saja berusaha dipraktikkan, terutama di negara-negara berkembang, meskipun kata ‘campuran’ dalam ‘sistem ekonomi campuran’ masih cukup sulit dipraktikkan karena selalu ada yang berat sebelah antara kepemilikan pribadi dan kepemilikan publik (pihak swasta dan pihak pemerintah). Bagaimanapun juga, keinginan untuk menciptakan sistem ekonomi yang seimbang antara sistem ekonomi terpimpin dan sistem ekonomi pasar adalah usaha yang patut diapresiasi.

Sistem ekonomi ini sering kali diasosiasikan dengan kebijakan sosio-demokratis atau kepemimpinan pemerintah oleh partai demokrat. Akan tetapi, karena ada banyak jenis sistem ekonomi yang definisinya tumpang tindih dengan definisi ini, kebanyakan bentuk pemerintahan menggunakan bentuk-bentuk sistem ekonomi yang berbeda.

John W. Houck dan Oliver F. William dari Universitas Notre Dame berpendapat bahwa pengajaran sosial dalam agama Katolik sebenarnya mengarah pada ciri-ciri kebijakan ekonomi campuran. Keduanya menjadikan pernyataan Paus Paul VI sebagai referensi, bunyinya: “pemerintah harus memberi pertolongan kepada publik, tetapi jangan pernah merusak atau menguasai mereka secara berlebihan.”

Elemen-Elemen Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi ini merupakan percampuran antara berbagai kebebasan individu dan kebijakan pemerintah. Kebebasan yang bisa diperoleh oleh individu dalam sistem ekonomi ini adalah kebebasan untuk memiliki alat produksi, turut serta dalam membuat keputusan managerial, bepergian untuk urusan bisnis, membeli atau menjual barang sesukanya untuk keperluan pribadi, mendirikan organisasi untuk menghasilkan keuntungan, mempekerjakan dan memecat pegawai, mengelola organisasi, mengutarakan pendapat, menyebarkan informasi (iklan) melalui berbagai media, dan melakukan aksi protes dengan tenang dan damai.

Dengan menarik pajak, negara memberikan pelayanan melalui bidang-bidang yang dimonopoli olehnya, yakni bidang pemerolehan informasi dan perpustakaan, jalan dan transportasi, institusi pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan perbankan dan keuangan, pelayanan komunikasi (persuratan, telepon, dan sebagainya), energi dan listrik, sistem pengairan untuk minum dan irigasi, pemberian subsidi kepada bisnis rakyat, dan perlindungan hukum.

Pada sistem ekonomi campuran, pemerintah juga berhak membuat peraturan di berbagai bidang terkait kegiatan ekonomi. Peraturan-peraturan tersebut meliputi peraturan analisis dampak lingkungan, peraturan tenaga kerja, peraturan perlindungan konsumen, peraturan hak cipta, peraturan prosedur ekspor impor, hingga peraturan pajak jual beli.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Naik Turun Ekonomi Indonesia
  • Perkembangan Sistem Ekonomi Global
  • Mengenal Teori Produksi
  • Penyebab Pengangguran di Indonesia: Adakah Cara Mengatasinya?
  • Mengenal Prinsip Ekonomi Syariah
  • Penyebab Pengangguran adalah Kurangnya Kreativitas
  • Macam-Macam Inflasi: Inflasi di Seputar Kita
  • Mengenal Sistem Ekonomi Islam
  • Jadikan Asuransi Sinar Mas sebagai Asuransi Andalan Anda
  • Naik Turun Kurs Dollar
  • Aneka Prinsip Ekonomi
  • Bea Cukai, Melayani Masyarakat di Bidang Kepabeanan dan Cukai
  • Mengenal Jenis-jenis Dokumen Eskpor Impor
  • Peluang Karier Alumni Ilmu Ekonomi Pembangunan (IESP)
  • Persiapan Indonesia Menghadapi Pasar Bebas
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA