logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Biologi    Sistem Pencernaan

7 Penyakit yang Menyerang Sistem Pencernaan Manusia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Sistem pencernaan adalah sebuah sistem saluran yang menerima makanan, menyerap sari makanan hingga mengeluarkan sisa-sisa dari proses pencernaan tersebut. Secara garis besar, anggota sistem pencernaan terdiri atas mulut, pankreas, kantung empedu, lambung, usus dua belas jari, usus besar, dan rektum.

Penyakit pada Sistem Pencernaan

Penyakit yang menyerang saluran sistem pencernaan sangat beragam. Beberapa penyakit sistem pencernaan di antaranya sering kita alami, seperti diare dan maag. Macam-macam penyakit yang menyerang sistem pencernaan manusia adalah sebagai berikut. 

1. Diare

Reaksi yang terjadi pada diare adalah buang air besar secara berlebihan, bisa lebih dari 4 kali sehari. Salah satu penyebab penyakit sistem pencernaan ini adalah terdapatnya bakteri pada makanan yang dimakan sehingga menyebabkan makanan tidak terserap dengan sempurna.

Penyakit sistem pencernaan ini sering menyerang anak-anak usia balita, namun tak sedikit pula yang menyerang orang dewasa. Pengobatan diare biasanya dengan meminum oralit untuk mengganti cairan yang hilang saat buang-buang air besar.

2. Maag

Maag adalah penyakit sistem pencernaan yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan. Penyebabnya bisa macam-macam, karena makan tidak teratur, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, namun bisa juga karena penderita memiliki beban psikologis yang berat.

Gejala sakit maag, antara lain terasa perih di perut bagian kiri, mual ingin muntah dan tidak berselera makan. Penyakit sistem pencernaan ini bisa dicegah dengan mengatur pola makan dan mengurangi makanan berlemak dan pedas.

Penyakit maag adalah penyakit yang menyerang sistem pencernaan, dapat menyerang siapa saja, dan tidak mengenal usia. Penyakit ini sangat sering terjadi sehingga penyakit sistem pencernaan ini merupakan salah satu masalah dalam bidang kesehatan. 

Rasa nyeri yang ditimbulkan oleh penyakit maag disebabkan oleh stimulus asam lambung pada lapisan mukosa lambung. Rangsangan ini menyebabkan ujung-ujung syaraf yang ada di lapisan tersebut lebih sensitif terhadap rasa nyeri. 

Rasa nyeri inilah yang pada umumnya dirasakan di daerah ulu hati dan terasa begitu nyeri. Terkadang dirasakan pada dinding dada depan ataupun di bagian punggung. Selain itu, stimulus asam lambung pun menyebabkan timbulnya rasa mual. Rasa mual ini ketika lambung dalam keadaan kosong dan akan hilang setelah lambung diisi makanan. 

3. Sembelit

Sembelit adalah ganggunan sistem pencernaan yang mengakibatkan pengerasan feses. Penderita akan mengalami kesakitan saat buang air besar karena feses sulit dikeluarkan. Sembelit disebabkan oleh aktifitas pembuangan feses yang tidak teratur.

Jika ingin buang besar teratur, perbanyaklah mengkonsumsi makanan yang berserat, minum banyak air, dan mengatur pola makan.

4. Radang Usus Buntu

Usus buntu adalah organ yang ujungnya buntu, ukurannya sebesar jari kelingking dan terletak di perut bagian kanan bawah. Penyebab penyakit sistem pencernaan ini antara lain penyumbatan pada saluran usus karena feses yang keras, masuknya benda asing (seperti biji jambu klutuk atau cabai) atau infeksi bakteri.

Gejala radang usus buntu yang dapat dikenali adalah terasa nyeri yang hebat di perut bagian kanan bawah, kadang disertai mual dan ingin muntah serta panas tinggi. Penyembuhannya adalah pembedahan dengan membuang usus buntu.

5. Wasir

Wasir adalah gangguan sistem pencernaan pencernaan yang menyebabkan keluarnya tetesan darah segar setelah buang air besar. Wasir kadang tidak terasa karena tidak disertai nyeri di sekitar anus.

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah banyak mengkonsumsi makanan tinggi serat, sehingga membuat feses lembek dan mudah dikeluarkan tanpa perlu mengejan, karena akibat mengejan yang kuat inilah yang menyebabkan darah menetes.

6. Kanker Lambung

Kanker lambung adalah penyakit sistem pencernaan yang disebabkan oleh konsumsi makanan yang memiliki bahan pengawet secara berlebihan, pola hidup yang tidak sehat seperti merokok dan stres berat. Pada jangka waktu yang lama, bahan pengawet yang terdapat pada makanan dapat mengendap dan berjamur di lambung.

Gejala-gejalanya adalah mual, muntah, sakit perut, dalam jangka waktu yang lama dapat menurunkan berat badan serta pendarahan pada lambung. Pencegahannya adalah dengan mengatur pola makan, meminimalkan stres dan perbanyak makan sayur dan buah. Sementara pengobatan untuk mengatasi kanker lambung adalah operasi dan kemoterapi.

7. Kanker Usus Besar

Penyebab kanker bermacam-macam, antara lain sedikitnya mengkonsumsi makanan rendah serat, mengonsumsi makanan berlemak tinggi, sering makan makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet dan pewarna, serta bisa juga berasal dari keluarga yang memiliki riwayat kanker usus besar.

Gejala yang dapat dikenali dari penyakit sistem pencernaan ini adalah pengeluaran feses disertai dengan darah, diare lebih dari 6 minggu, sembelit, perut kembung, dan selalu terasa penuh walaupun sudah buang air besar.

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah menghindari makanan yang berlemak tinggi, hindari merokok, biasakan mengkonsumsi buah dan sayur, serta minum susu yang mengandung kalsium.

Jika diperhatikan dengan saksama, semua penyakit ini dapat menyerang karena kurangnya konsumsi makanan yang berserat, seperti sayur dan buah. Sayur dan buah adalah makanan alami yang paling sehat. Kita tidak akan rugi memakannya karena kandungan vitamin dan mineralnya berperan sangat baik untuk tubuh. Untuk itu, disarankan selalu mengonsumsi sayur dan buah setiap hari dengan porsi yang cukup.

Mengenal Pengganggu Sistem Pencernaan

Makanan dan minuman adalah hal yang wajib bagi setiap orang untuk menjaga kesehatan dan meneruskan kelangsungan hidup. Tapi, tidak semua makanan dan minuman aman untuk sistem pencernaan kita. Ada beberapa makanan dan minuman yang dapat menyebabkan timbulnya gangguan sistem pencernaan. Berikut makanan dan minuman yang dapat mengganggu sistem pencernaan. 

1. Makanan Berbumbu

Jenis makanan di Asia, misalnya makanan Indonesia, India, Thailand, dan China dikenal dengan kegurihannya karena memakai banyak rempah-rempah. Walaupun terdapat sebagian orang yang mampu mangonsumsi makanan pedas, ada juga orang yang tidak kuat dengan makanan pedas. Orang yang tidak kuat dengan makanan pedas, biasanya akan mengalami gangguan sistem pencernaan seperti mulas dan diare, terutama sesudah makan besar. 

2. Makanan Asam

Makanan asam ternyata dapat menimbulkan gangguan sistem pencernaan karena tidak semua orang dapat mengonsumsi makanan asam, misalnya jeruk, tomat, dan cuka. Orang-orang yang sensitif dengan makanan asam akan cepat mengalami gangguan sistem pencernaan seperti mulasdan sakit perut. 

Sementara itu, minuman yang memiliki kandungan kafein, misalnya teh, kopi, dan soda juga termasuk asam sehingga dapat juga memicu gangguan sistem pencernaan. Mengonsumsi minuman-minuman ini wajib dibatasi bagi orang-orang yang mempunyai perut sensitif. Gantilah minuman tersebut dengan teh herbal. 

3. Alkohol

Jika dilihat dari dampak jangka pendeknya, meminum alkohol dengan jumlah banyak bisa menimbulkan gangguan sistem pencernaan, misalnya mulas, mual, sakit perut, dan muntah-muntah. Dampak jangka panjangnya adalah dapat meusak beberapa sistem pencernaan, seperti kerongkongan, lambung, pankreas, hati, dan usus. 

4. Sorbitol

Sorbitol biasa dipakai untuk pemanis buatan pada sebagian makanan diet dan permen karet. Bahan ini juga terdapat secara alami dalam plum, apel, dan buah persik. Sarbitol pun dapat mengakibatkan gangguan sistem pencernaan seperti kram perut dan diare. 

5. Makanan Berlemak 

Terlalu sering memakan makanan berlemak, misalnya gorengan, akan mengakibatkan sistem pencernaan bekerja sangat keras karena sistem pencernaan ini memerlukan waktu lebih lama saat mencerna makanan. Mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan bisa membuat sakit perut. Terlebih bagi orang-orang yang mudah mengalami mulas, disarankan agar menjauhi gorengan. 


Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Definisi Biokimia Enzim
  • Gen, Si Pembawa Sifat Keturunan
  • Metabolisme Karbohidrat
  • Peran dan Manfaat Enzim Proteolitik
  • Anatomi Saluran Pencernaan Manusia
  • Ikan Hiu, Ikan yang Buta Warna
  • Definisi dan Penggolongan Jenis-jenis Bakteri
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA