Skripsi atau Tesis
Skripsi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai bagian untuk mendapatkan gelar S1. Ada beberapa hal yang perlu silakukan dalam menyusun skripsi. Yang paling utama adalah mempersiapkan diri, bulatkan tekad Anda untuk menghadapi tantangan seberat apa pun. setelah itu, mintalah doa restu orang tua. Kalau Anda tinggal bersama orang tua, mintalah pengertian kepada mereka bahwa selama beberapa waktu ke depan Anda akan konsentrasi untuk menulis skripsi.
Buat perencanaan yang jelas mengenai kapan Anda mencari referensi, kapan Anda harus mendapatkan judul, kapan Anda melakukan bimbingan/konsultasi, juga target waktu kapan skripsi harus sudah benar-benar selesai.
Jadilah proaktif. Dosen pembimbing memang “bertugas” membimbing Anda. Akan tetapi, Anda tidak bisa menggantungkan segalanya pada dosen pembimbing. Sebaiknya jangan menggunakan jasa “pihak ketiga” untuk membantu membuatkan skripsi untuk Anda.
Skripsi adalah buah tangan Anda sendiri. Kalau dalam perjalanannya Anda menghadapi kesulitan besar, sampaikan saja kepada dosen pembimbing Anda. Terakhir, siapkan uang. Skripsi jelas menghabiskan dana yang lumayan. Selamat berjuang!
Pengertian Skripsi
Skripsi adalah sebuah istilah yang digunakan di Indonesia untuk menggambarkan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan hasil penelitian untuk jenjang S1. Biasanya, skripsi membahas tentang permasalahan atau fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.
Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah yang sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya.
Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah “thesis” untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), postgraduate (S2), Ph.D. dengan riset (S3), dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergraduate (S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sementara itu, di Indonesia, istilah skripsi digunakan untuk jenjang S1, tesis untuk jenjang S2, dan disertasi untuk jenjang S3.
Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi atau universitas tempat mahasiswa kuliah. Penulisan skripsi yang didampingi oleh dua pembimbing, dikenal istilah pembimbing I dan pembimbing II. Biasanya, pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan dibandingkan dengan pembimbing II.
Antara satu kampus dengan kampus yang lainnya, terdapat perbedaan dalam proses penyusunan skripsi. Akan tetapi, umumnya proses penyusunan skripsi sebagai berikut.
- Pengajuan judul skripsi
- Pengajuan proposal skripsi
- Seminar proposal skripsi
- Penelitian
- Setelah penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya ilmiahnya tersebut pada Dosen Penguji (sidang tugas akhir).
- Mahasiswa yang hasil ujian skripsinya diterima dengan revisi, melakukan proses revisi sesuai dengan masukan Dosen Penguji.
Selain itu, ada juga proses penyusunan skripsi yang cuko ringkas, yaitu:
- Pengajuan judul skripsi/meminta topik skripsi dari dosen
- Penelitian dan bimbingan skripsi
- Seminar
- Sidang
- Revisi
Karakteristik Skripsi
- Skripsi merupakan karya ilmiah sehingga harus dihasilkan melalui metode yang ilmiah juga.
- Skripsi merupakan laporan tertulis dari hasil penelitian pada salah satu aspek kehidupan masyarakat atau organisasi (untuk ilmu sosial). Hasil penelitian ini dikaji dengan merujuk pada suatu fenomena, teori, atau hasil-hasil penelitian yang relevan yang pernah dilakukan sebelumnya.
Pengertian Tesis
Tesis adalah karya tulis ilmiah sebagai laporan akhir untuk menyelesaikan Program Magister (S2). Tesis merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pada salah satu bidang keilmuan dalam ilmu pendidikan.
Karakteristik Tesis
- Berfokus pada kajian mengenai salah satu isu sentral yang tercakup dalam salah satu disiplin dalam ilmu pendidikan sesuai dengan program studi yang ditempuh oleh mahasiswa yang bersangkutan.
- Tesis merupakan pengujian empirik terhadap posisi teoritik tertentu.
- Tesis menggunakan data primer sebagai data utama yang dapat ditunjang oleh data sekunder.
- Tesis ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.
Tesis mengandung metode pengumpulan, analisis, pengolahan data, serta menyajikan kesimpulan dan mengajukan rekomendasi. Dalam menulis tesis, orisinalitas harus tampak. Caranya dengan menunjukkan pemikiran yang bebas dan kritis. Seperti skripsi, tesis harus diuji dalam sebuah sidah yang dihadiri oleh dosen penguji dan tentunya si penulis harus mempertahankan tesisnya. Selain itu, tesis pun bersifat argumentative dan dihasilkan dari suatu proses penelitian yang memiliki bobot orisinalitas tertentu.
Tips Merencanakan dan Membuat Skripsi atau Tesis
Prinsip
Hal pertama yang harus dilakukan, yaitu merencanakan dan membuat sendiri tesis yang akan dibuat. Jangan sekali0kali tesis dibuatkan oleh teman atau oleh orang yang menawarkan jasa pembuatan tesis. Tulisan ilmiah merupakan tulisan kebanggaan dan kepuasan batin sendiri. Bisa dikatakan bahwa untuk apa lulus S2 jika hasil karya ilmiahnya dibuatkan oleh orang lain yang seharusnya orang lain tersebut yang lulus S2-nya. Hal lain yang harus diperhatikan, yaitu jangan menjadi mahasiswa copy paste. Maksudnya, tesis yang dibuat asli meniru tesis orang lain yang sudah ada, cuma ganti kulit sampulnya. Hal ini sungguh memalukan.
Perumusan Masalah
Pada tahap perencanaan, sebaiknya tentukan dan rumuskan telebih dahulu masalah yang akan diangkat untuk diteliti secara jelas. Pilihlah masalah yang akan diangkat sebagai masalah yang benar-benar dikuasai dan jangan sekali-kali membuat tesis dengan masalah yang tidak dikuasai.
Baca dan Kumpulkan Informasi
Untuk memudahkan penulisan tesis, baca dan kumpulkan informasi-informasi yang berhubungan dengan tesis yang akan dibuat. Baca beberapa contoh tesis, misalnya 3 contoh tesis yang pernah ditulis oleh penulis lain. Tentunya, dengan tujuan sebagai referensi dan tidak menjiplak. Untuk mendapatkan contoh tesis yang berhubungan, Anda ini harus rajin mencari pada perpustakaan perguruan tinggi terdekat.
Lakukan Secara Bertahap
Buatlah tesis bertahap, bab per bab, jangan membuat secara kerja borongan, ketika waktunya sudah mepet baru kita panik untuk menyelesaikan. Biasakan bekerja dengan jadwal sehingga progress penyelesaian tesis dapat dilakukan bertahap sehingga dengan waktu kita yang padat tesis dapat diselesaikan dengan baik, tepat pada waktunya.
Lakukan Konsultasi dengan Pembimbing Secara Teratur
Lakukan konsultasi secara kontinyu dan intensif dengan dosen pembimbing sesuai jadwal atau sejak jauh-jauh hari. Hindari bertemu dengan dosen pembimbing ketika waktunya sudah mepet. Ingat, dosen pembimbing juga waktunya sibuk dan tidak selalu dapat melayani Anda. Belum lagi jika dosen pembimbingnya termasuk dosen killer, jika saudara main-main, jangan harap tesis selesai atau lulus pada waktunya.
Nah, itulah penjelasan mengenai skripsi dan tesis sebagai karya ilmiah yang ditulis secara orisinil untuk mendapatkan gelar sarjana (skripsi) dan gelar magister (tesis). Semoga penjelasan yang disampaikan bermanfaat bagi Anda.

