Fenomena SMS Gaul Di Kalangan Remaja untuk Mempertahankan Eksistensi Diri

Aq mw k3 rmh u niech….
U ntr d d rmh gag siech…
Eh a4a ank ntu kmrn kr4h qu…
Ouch…g1tuuhhh
4u ap sechh y9 n99k
J9n k sinich…. Ad org tuaqu…
Pernahkah Anda mendapatkan sms seperti di atas. Atau mungkin Anda suka mengirim sms kepada kerabat atau teman seperti contoh di atas. Sms gaul atau alay, itu katanya. Entah siapa yang mempopulerkan dan menciptakan. Yang jelas, bentuk-bentuk sms seperti di atas merupakan bentuk sms gaul yang sudah dianggap biasa bagi para remaja.
Ingin Dianggap
Remaja adalah generasi yang sangat ingin menunjukkan eksistensinya. Mereka adalah jebolan anak-anak yang belum beranjak dewasa. Karena euphoria baru sebagai remaja, mereka ingin mencoba banyak hal, baik itu hal-hal yang positif maupun hal-hal yang dianggap tidak pantas. Bila ada remaja yang tidak tahu apa-apa tentang perkembangan “dunia” mereka, maka sudah pasti remaja tersebut akan dikucilkan dan dianggap ketinggalan jaman.
Keinginan untuk ingin dianggap oleh dunia menimbulkan remaja mencoba berbagai macam hal. Mulai dari hal yang sepele sampai hal yang berat mereka ikuti karena mereka tak mau dianggap tidak tahu apa-apa. Hal tersebut juga termasuk keikutsertaan mereka sebagai salah satu pemakai sms gaul. Alasannya sama, yaitu ingin dianggap. Termasuk dianggap gaul dan gaya.
Tahu Tempat
Apakah sms gaul dilarang?
Apakah sms gaul dianggap tidak sopan?
Untuk menjawab tersebut kita harus memisahkan permasalahan.
Semua orang yang kini beranjak dewasa pasti pernah melalui masa-masa remaja. Oleh sebab itu, harusnya orang dewasa tidak mencaci maki para remaja yang suka menggunakan sms gaul.
Namun, jangan mengernyitkan dahi terlebih dahulu. Meski orang-orang dewasa dituntut untuk mengerti remaja yang masih berdarah muda dan ikut-ikutan, tak seharusnya juga bila remaja menggunakan sms gaul untuk meng sms semua orang tanpa pandang bulu.
Bagaimana mungkin seorang remaja dianggap sopan dan terpelajar kalau menggunakan sms gaul kepada orang yang lebih tua, seperti: guru, orang tua, kakak kandung, sepupu yang lebih tua, paman, bibi, dan nenek.
Tentu hal tersebut tidak dibenarkan. Bagaimanapun juga remaja harus mengerti situasi, kondisi, dan juga tempat. Kepada siapa dia akan ber sms. Bila kepada teman yang sudah akrab, ber-sms gaul mungkin tidak masalah. Tapi bagaimana bila ber-sms gaul dengan guru? Atau orang yang lebih tua lainnnya. Tindakan tersebut tentunya bukan tindakan terpuji yang dilakukan oleh seorang remaja.
Kesimpulan
Sms gaul adalah salah satu bentuk kreativitas para remaja dalam mengembangkan apa yang ada dalam diri mereka. Namun demikian, pemakaian sms gaul harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta dengan siapa mereka berkomunikasi.






