Soal UAN – Trik Jitu Hadapi Ujian Akhir Nasional Tanpa Masalah
Ilustrasi soal uan
Soal UAN menjadi patokan penilaian kelulusan bagi para siswa, mulai dari siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Semua perjuangan para siswa ditentukan dengan soal UAN, apakah mereka bisa menaklukkannya atau tidak. Sudah menjadirahasia umum jika menjelang pelaksanaan UAN banyak siswa yang merasa ketakutan dengan soal UAN ini.
Rasa takut yang muncul dikarenakan tidak sedikit yang gagal menaklukkan soal UAN sehingga harus mengulang. Tentu saja tidak ada yang mau tidak lulus, sehingga benar-benar konsentrasimenghadapi soal UAN.
Soal UAN dengan sendirinya menjadi teman sekaligus momok bagi para siswa untuk menamatkan pendidikannya di sekolah dan bisa melanjutkan ke tingkat berikutnya. Soal UAN menjadi teman, jika siswa bisa memahami dan menaklukkannya.
Namun, soal UAN akan menjadi momok yang menakutkan bagi siswa yang tidak memiliki kesiapan yang bagus ketika akan menghadapi UAN. Namun, apa pun itu para siswa tidak bisa menghindari soal UAN yang harus mereka hadapi setiap akhir masa studi di sekolah.
Soal UAN – Trik Menghadapi Ujian Akhir Nasional dengan Baik
Banyak cara yang dilakukan jika ingin berhasil lulus ujian akhir nasional dengan baik, salah satunya dengan belajar untuk menghadapi soal UAN. Dengan belajar, soal UAN tidak perlu ditakuti lagi, karena sudah melakukan persiapan. Pada waktu pelaksanaan pengerjaan soal UAN pertamakalinya, siswa seakan shock dengan soal UAN.
Perubahan kurikulum yang mengakibatkan perubahan pola ujian akhir, membuat siswa seakan belum siap atau dipaksa untuk mengikuti peraturan ujian akhir yang baru. Sehingga wajar saja jika banyak yang gagal hanya karena tidak bisa menaklukkan soal UAN dengan baik.
Sontak saja soal UAN menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian siswa waktu pertamakali mengerjakan soal UAN. Seolah-olah hidup dan mati mereka dipertaruhkan melalui soal UAN. Kegagalan yang telah mereka dengar sebelumnya, menjadi sebuah alasan untuk merasa takut duluan sebelum berjuang mengerjakan soal UAN.
Jika kita perhatikan soal UAN yang diberikan pada ujian akhir nasional tidak sebanyak kurikulum sebelumnya yag bisa mencapai enam matapelajaran. Namun bobot yang diberikan untuk soal UAN saat ini lebih berat dibandingkan pada kurikulum sebelumnya.
Peraturan mengenai bobot nilai ketika mengerjakan soal UAN inilah menjadi pemicu ketidaksanggupan para siswa untuk memenuhinya, meskipun sudah ditetapkan batas minimal supaya bisa lolos. Tetapi tetap saja, soal UAN tersebut dirasa sulit untuk ditaklukkan.
Sugesti yang telah tertanam jika soal UAN itu sulit, membuat parasiswa seakan sulit untuk lepas dari sugesti tersebut. Padahal bila dicermati lebih jauh lagi, tidak ada perbedaan yang begitu mencolok antara soal UAN dengan soal-soal Ebtanas.
Standar kelulusan yang dianggap terlalu tinggi dalam pelaksanaan ujian akhir nasional menjadikan para siswa melakukan berbagai cara untuk bisa lulus sesuai dengan standar yang ditetapkan, termasuk dengansoal UAN.
Hanya karena ingin lulus tanpa harus dibuat pusing banyak para siswa yang melakukan kecurangan dengan membeli kuncijawaban soal UAN, bahkan ada oknum yang jelas-jelas menyebarluaskan isu adanya kunci soal UAN yang disebarluaskan melalui sms.
Praktik penyebarluasan kunci jawaban soal UAN tersebut tentu saja meresahkan masyarakat, terutama pemerintah, yang dalam hal ini adalah Diknas. Secara tidak langsung soal UAN hanya sebatas formalitas saja, karena tidak dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Asalkan bisa menjawab dengan benar apapun caranya akan ditempuh, sehingga tidak mempertimbangkan kualitas dari siswa sendiri dalam mengerjakan soal UAN yang murni dari pemikiran mereka sendiri.
Lalu, bagaimana caranya supaya para siswa bisa menaklukkan soal UAN, tanpa ada praktek kecurangan membeli kunci jawaban soal UAN? Berikut beberapa trik yang bisa diterapkan oleh siswa dan para guru, serta orangtua di rumah:
- Tanamkan pada siswa untuk selalu bersikap jujurdalam segala hal, bukan saja pada saat mengerjakan soal UAN. Jika siswa sudah terbiasa bersikap jujur, tidak akan ada lagi kecurangan membeli kunci jawaban atau mencari kunci jawaban melalui oknum yang tidak bertanggung jawab.
- Maksimalkan jam belajar, baik di sekolah maupun di rumah dengan baik. Ciptakan suasana kelas yang bisa membuat siswa lebih berkonsentrasi ketika belajar. Demikian juga di rumah, ciptakan suasana yang kondusif untuk siswa belajar, seperti membagi waktu kapan harus belajar dan kapan waktunya bermain.
- Biasakan berdiskusi dua arah antara siswa denganguru, siswa dengan orangtua, serta guru dengan orangtua siswa. Hal ini untuk memantau perkembangan siswa dalam menguasai mata pelajaran yang mereka pelajari di sekolah dan rumah.
- Adakan les tambahan atau pelajaran tambahan di sekolah khusus untuk membahas soal UAN, melalui contoh soal UAN sebelum-sebelumnya. Sehingga para siswa akan terbiasa denganformat, bentuk dan pola soal UAN sehingga tidak akan merasa kaget lagi karena sudah melihat contoh soal UAN sebelumnya.
- Biasakan sebelum mengerjakan sesuatu untuk berdoa terlebih dahulu pada para siswa di sekolah dan di rumah. Dengan berdoa akan memberikan ketenangan siswa untuk mengerjakan soal UAN dengan baik. Berdoa secara psikologismemberikan motivasi dan semangat siswa untuk mengerjakan soal UAN.
- Tanamkan dalam benak siswa, bahwa beredarnya kunci jawaban soal UAN itu tidaklah bisa dipercaya dengan benar. Dengan demikian, akan mengalihkan pikiran para siswa untuk mencarijalan pintas menaklukkan soal UAN dengan jalan yang tidak benar.
Persiapan Sebelum Mengerjakan Soal UAN
Jika ingin berhasil menaklukkan soal UAN dengan baik dan benar, belajarlah sungguh-sungguh. Hal itu yang paling rasional dilakukan sebagai persiapan sebelum mengerjakan soal UAN. Tidak sedikit sekolah yang peserta ujian akhir nasionalnya lulus 100%.
Jadi, bercermin dari sana, bukan tidak mungkin sekolah yang lainnya juga bisa mengikuti jejak sama. Sekolah yang lain bisa lulus 100%, mengapa sekolah kita tidak? Untuk itu diperlukan persiapan khusus yang harus ditempuh sebelum mengerjakan soal UAN.
Lalu, persiapan apa saja yang dilakukan supaya bisa menaklukkan soal UAN dengan baik dan benar? Persiapan ini sebaiknya dilakukan oleh para siswa sendiri dan orangtuanya di rumah.
Mengapa siswa dan orangtua? Bukankah guru berperan lebih penting? Ingat pertama kali siswa belajar bukan di sekolah tetapi di rumah, jadi persiapan sebelum mengerjakan soal UAN dilakukan dari rumah. Apa saja itu? Berikut beberapa persiapan yang sebaiknya dilakukan dari rumah supaya bisa menjawab soal UAN tanpa kendala yang berarti:
- Mengerjakan soal UAN dibutuhkan pemikiran khusus, sehingga harus konsentrasi. Supaya siswa bisa konsentrasi belajar untuk persiapan menghadapi soal UAN, berikanlah makanan yangbergizi. Jangan biarkan siswa mengonsumsi makanan yang kurang sehat.
- Jika perlu para siswa diberikan multivitamin yang bisa menunjang kebutuhan mereka ketika sedang belajar. Misalnya, memberikan multi vitamin untuk merangsang kinerja otak lebih aktif, vitamin yang diperlukan untuk tubuh supaya tetap bugar dan fit, terutama jika akan mengikuti pelajaran.
- Biasakan siswa untuk berolahraga dengan teratur untuk menjaga tubuhnya tetap fit supaya tidak mudah sakit. Berolahraga bisa melancarkan peredaran darah, sehingga bisa melancarkan proses berpikir dalam otak siswa. Membiasakan diri berolahraga juga melatih siswa untuk bersikap sportif.
- Buatlah kelompok belajar khusus antar siswa, terutama dengan teman yang lebih pintar. Hal ini dilakukan supaya bisa saling berbagi ilmu tanpa mereka harus merasa diberi pelajaran seperti guru dan siswa di kelas. Belajar bersama dengan teman akan memacu semangat mereka untuk berkembang dan belajar lebih baik lagi.
- Atur jam belajar siswa di rumah, terutama ketika akan mengulang pelajaran di sekolah, supaya terbiasa dan lebih menguasaimateri pelajaran yang akan diujikan dalam soal UAN.
Tidak sulit bukan jika ingin berhasil menaklukkan soal UAN? Dengan niat yang sungguh-sungguh, soal UAN bukanlah sebagai momok lagi buat para siswa. Belajar dan didukung dengan lingkunganyang positif bisa meningkatkan rasa percaya diri dan semangat siswa untuk berprestasi tanpa melakukan kecurangan.

