Memilih Software Belajar Membaca
Ilustrasi software belajar membaca
Apakah Anda memiliki buah hati yang sedang belajar membaca? Menggunakan software belajar membaca mungkin dapat membantunya. Banyak software belajar membaca yang tersedia untuk buah hati Anda. Anda dapat memilih dalam bentuk CD di toko buku. Di internet pun banyak tersedia software tersebut. Unduh gratis maupun berbayar.
Tapi ingat, jangan salah pilih. Masing-masing memiliki metode tersendiri mengajarkan anak membaca. Kenali dulu beberapa metode belajar membaca.
Membaca Metode Mengeja
Belajar membaca dengan cara mengeja tergolong metode lama. Mungkin Anda masih menggunakan cara ini ketika belajar membaca dulu. Metode mengeja berarti merangkaikan huruf demi huruf membentuk suku kata. Lalu merangkaikan suku kata tersebut menjadi sebuah kata mengandung arti.
Contoh mengeja adalah ‘be-u-bu, de-i-di, budi’. Cara ini memiliki kelemahan yaitu anak kadang sulit menalarkan mengapa bunyi be-u dibaca bu. Bukannya dibaca beu.
Walau memiliki kelemahan, tetapi terbukti cara ini telah bertahun-tahun digunakan jutaan anak. Salah satu kuncinya adalah kesabaran mendampingi anak dan menjelaskan kebingungan mereka. Perlahan anak dapat memahami dan bisa membaca dengan baik.
Metode Suku Kata
Belajar membaca metode suku kata relatif baru. Metode ini tidak melalui tahapan pengenalan huruf satu persatu. Metode suku kata langsung mengenalkan rangkaian suku kata. Misalnya ba-bi-bu-be-bo, ca-ci-cu-ce-co, da-di-du-de-do, dan seterusnya.Ketika anak berhadapan dengan bu-di, mereka langsung bisa membacanya sebagai rangkaian suku kata bu dan di menjadi budi.
Pada tahap awal, memang terasa perkembangan membaca anak lebih lama. itu karena mereka masih mencari bentuk susunan konsonan dengan vokal a-i-u-e-o. Tapi lama kelamaan mereka akan mengetahui aturan bunyi suatu vokal bila berjumpa konsonan tertentu.
Sedikit kelemahan metode ini adalah anak sulit menemukan huruf mati di akhir suku kata atau di akhir kata. Misalnya mereka sedikit kesulitan membaca kotak, akan dibaca kotak. Tapi Anda tak perlu khawatir, karena perlahan anak pasti akan bisa.
Software Belajar Membaca
Rata-rata software belajar membaca menerapkan metode suku kata. Bisa dikatakan sangat jarang yang menerapkan metode mengeja. Ada pula yang menggunakan metode lain misalnya membaca gambar. Pada metode ini suatu gambar langsung dipadankan dengan tulisan dan cara membacanya.
Software belajar membaca sebaiknya tidak dijadikan alat utama belajar membaca. Tapi hanya digunakan sebagai alat bantu belajar membaca. Anda harus tetap mengajarkan anak belajar membaca dengan tulisan langsung.
Mengapa demikian? Software belajar membaca biasanya dikemas dengan gambar menarik. Hal ini justru dapat menyebabkan anak tidak fokus untuk belajar membaca. Karena itu gunakan alat ini sebagai penunjang saja.
Sesuaikan software pilihan Anda dengan metode yang diajarkan. Jangan sampai Anda mengajarkan anak membaca dengan mengeja tapi softwarenya menggunakan metode suku kata. Ini tentu saja dapat membingungkan anak. Karena itu teliti dahulu software belajar membaca yang akan Anda beli. Sesuaikan dengan metode anak belajar membaca yang sedang dijalaninya

