logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Komputer & Teknologi    Software    Software Pendidikan

Software Kamus Inggris Indonesia dalam Genggaman


Ilustrasi software kamus inggris indonesia

Sekarang, kita hidup di dunia digital dan global dengan segala akses informasi yang secepat kilat. Sekali klik, informasi baru akan muncul tiap detik, bahkan tiap menitnya, ke hadapan kita. Dengan koneksi internet dan akses melalui gadget, informasi baru bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Bahkan, tanpa harus menunggu sebuah media massa memberitakannya, kita sudah bisa menerjemahkannya sendiri dengan software kamus Inggris Indonesia.

Software kamus Inggris Indonesia bisa sangat membantu kita dalam melakukan upaya penerjemahan informasi baru sehingga tidak perlu lagi menunggu media massa menyadur dan menerbitkannya, baik itu media offline maupun online. Kita bisa langsung ke website luar negeri yang resmi dan lebih cepat memberitakannya, lalu menerjemahkan beritanya dengan bantuan software kamus Inggris Indonesia.

Ngomong-ngomong soal software kamus Inggris Indonesia, buku kamus bahasa Inggris Indonesia sendiri diterbitkan pada 1975 dengan judul An English-Indonesian Dictionary dan disusun oleh bukan orang Indonesia. Pada 1977, Penerbit Gramedia mengakuisisinya serta melakukan perubahan judul jadi menggunakan bahasa Indonesia.

Perkembangan kamus di Indonesia boleh dibilang cukup menarik. Lalu, bagaimana tentang kemunculan pertamanya di Indonesia dalam bentuk software? Tidak ada penjelasan yang valid akan hal ini, bahkan di internet. Di Indonesia sendiri, internet hadir dan mencapai kepopuleran pada 1992. Mungkin saat itulah pertama kalinya banyak software mulai diakses di Indonesia.

Software kamus Inggris Indonesia pun akhirnya mulai banyak dicari. Kebutuhan terjemahan instan jadi sangat penting karena tidaklah mungkin membawa-bawa kamus dalam bentuk buku ke mana-mana setiap saat. Selain tidak praktis, penggunaan kamus buku dianggap tidak efisien sehingga akhirnya jarang digunakan.

Era gadget pun hadir. Saya juga menganggap era ini sebagai sebuah hal yang menarik. Sebelumnya, yaitu pada 1998, komputerlah yang mendominasi dengan adanya Pentium satu hingga empat. Saat itu, software OS Windows masih menjadi primadona. Akhirnya, software kamus Inggris Indonesia pun mulai banyak digunakan, tapi belum merambah dunia handphone apalagi smartphone.

Setelah 1998, tepatnya memasuki era milenium, yaitu abad 20 pada 2000, handphone sudah tidak lagi monochrome. Saat itu, merek dagang Nokia merajai pasar handphone di Indonesia bersama pesaing beratnya, Sony Ericsson.

Dengan adanya smartphone atau handphone dengan OS yang bukan lagi Java MIDP (setahu saya), semakin banyak kreasi penggunaan software pada handphone. Banyaknya software yang digunakan di handphone pada era 2002 ke atas semakin membuat penggunaan kamus standar buku berkurang drastis. Software kamus Inggris Indonesia yang semakin menjamur di setiap gadget dan handphone membuat masyarakat kurang menggunakan kamus buku lagi.

Jika dulu saya kenang seorang teman berkata, "Tahu arti dari midnight, gak?” Saya jawab, “Cari aja di handphone. Aku install kok software kamus Inggris Indonesia di dalamnya,” terlihat sangat jelas bahwa software kamus kini berada dalam genggaman. Kekurangan dan kelebihan sebuah software kamus portable memang banyak dan beragam, malah lebih banyak kekurangannya.

Semenjak masuk era 2012 ini, software kamus portable mulai kurang diminati. Memang benar, saat memasuki era 2000-an, kepopuleran software kamus Inggris Indonesia mulai marak. Namun, setelah masuk era 2010-an, kepopulerannya mulai menurun. Hal ini karena pengembang atau para creator software dan para penerjemahnya tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Tentu upaya pembuatan software kamus dilandasi dengan tujuan mencari keuntungan, meskipun banyak yang disebarkan secara gratis. Jikapun membayar, yang sudah membayar pastilah menyebarkan secara gratis. Mengapa? Pertama karena merasa ingin berderma, meskipun caranya salah. Kedua, isi materi software tidak begitu menarik atau berharga.

Software kamus banyak yang dibuat tidak lengkap, baik secara fitur atau kosakatanya. Kalaupun memberi kelengkapan, biasanya penggunanya harus meng-update dan update itu berbayar. Jadi, pada 2010-an, software kamus sudah tidak lagi sepopuler dulu.

Jika Anda pernah berkunjung ke toko rental atau penjualan kaset CD asli tutorial pembelajaran, ada beberapa software kamus Inggris Indonesia  yang dijual di sana. Sayangnya, setelah 4 bulan sejak pertama kali melihatnya di toko tersebut, CD software kamus ini masih terpajang rapi di tempatnya, sementara CD tutorial lain telah berganti-ganti karena terjual.

Terlepas dari apakah pada akhirnya CD software kamus tersebut terjual atau tidak, kita dapat mengambil kesimpulan awal bahwa penjualan CD software kamus tidaklah sebagus dulu. Selain masyarakat sudah tidak lagi membutuhkan software kamus berbayar yang mahal, di internet pun kini semakin banyak software kamus yang bisa di-download cuma-cuma atau yang bisa diakses online secara gratisan. Jika dilihat dari semakin majunya teknologi, kini smartphone pun juga dilengkapi software kamus.

Hal pertama, mengapa software kamus Inggris Indonesia harus digratiskan, atau bisa diakses secara online? Jawabannya, karena para creator dan penerjemah sadar bahwa menjual produk software kamus tidaklah menguntungkan. Hal kedua, mereka menilai bahwa daripada membuat produk yang harus dijual, lebih baik mengalihkan produknya ke dalam bentuk jasa.

Jasa di sini maksudnya, jika ada sebuah website yang menyediakan jasa terjemahan secara gratis dan online, maka akan ada banyak orang yang menggunakannya. Ini psikologi sederhana tentang manusia yang tidak ingin merugi. Membeli produk, dalam hal ini software kamus Inggris Indonesia yang tidak diketahui isinya, itu tentu berisiko. Maka, jalan keluarnya adalah menggunakan jasa kamus online yang saya ceritakan tersebut.

Sedangkan, bagi pemilik website, penyediaan jasa terjemahan akan mendatangkan keuntungan melalui iklan yang terpajang di sana. Semakin banyak pengunjung yang mampir ke websitenya, semakin banyak pula potensi yang bisa didapatkan.

Akibat semakin bermunculannya website semacam ini, kepopuleran software berbayar pun semakin menurun. Belum lagi, semakin banyak juga yang lebih memilih mengaksesnya melalui smartphone dan handphone sehingga lebih banyak pengunjung yang datang ke website terjemahan online yang berarti lebih banyak peluang lagi untuk mendapatkan keuntungan.

Beberapa orang malah lebih memilih menginvestasikan sebagian uangnya untuk mengikuti kursus bahasa Inggris ini daripada menggunakan software kamus Inggris Indonesia. Secara tidak sadar, mereka bisa seperti software itu sendiri, bahkan bisa lebih mahir darinya. Jadi, jika ada teman yang mengatakan, “Apa artinya midnight?" bisa langsung dijawab, "Oh, itu artinya tengah malam.” Begitu menyenangkan, bukan? Tidak perlu lagi membuka software kamus atau kamus buku lagi.

Sebagai media pembelajaran, memang tidak ada salahnya software kamus Inggris Indonesia ini menjadi pilihan. Selain mudah dan praktis, adanya software kamus ini tentu membuat Anda mudah mempelajari kata-kata bahasa Inggris daripada menggunakan kamus buku, walau sebenarnya itu semua hanyalah media, tidak ada kelebihan yang benar-benar spesifik.

Software dalam genggaman pun bisa menjadi efektif atau tidak bergantung dari bagaimana kita menyikapinya. Apakah digunakan secara bijak sebagai media pembelajaran, atau hanya sebagai pajangan, atau malah digunakan saat butuh sehingga saat tidak dibutuhkan akan dibiarkan begitu saja?

Kemajuan teknologi berupa software kamus Inggris Indonesia, selain bisa membantu, juga bisa jadi sebuah bentuk kemalasan. Oleh karena itu, ada baiknya menggunakan kedua jenis kamus secara berkesinambungan. Saat software tidak mampu memberikan jawaban, itu saatnya Anda membuka kamus buku untuk menemukan kosakata bahasa Inggris yang Anda cari. Jadikan software kamus dalam genggaman dan kamus buku sebagai satu kesatuan yang erat dalam pembelajaran.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Bagaimana Cara Download PDF Free? Mudah!
  • Mengenal Myob Accounting dan Kelebihannya
  • Senayan, Aplikasi Perpustakaan dari Diknas
  • Mengenal Macam-Macam Software Kimia
  • Software Sekolah: Pentingnya Belajar Gambar dengan Anatomy Illustrator
  • Memilih Software Administrasi Sekolah
  • Download Kamus Bahasa Inggris
  • Software Fisika untuk Pelajar
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA