Status Facebook, What’s on Your Mind?
Status Facebook menjadi perbincangan yang hangat dari waktu ke waktu. Tak heran karena sejak dinobatkan pada tahun 2009 sebagai situs jejaring sosial dengan banyak pengguna aktif setiap bulannya di seluruh dunia. Sebagian besar pengguna menuliskan apa yang sedang dikerjakannya, habis pergi ke mana atau sedang menghabiskan waktu dengan siapa pada kolom status Facebook. Kemudian seiring berjalannya waktu, status Facebook menjadi semakin beragam.
Mulai dari status curcol alias curhat colongan, status curnyol alias curhat konyol dengan diselipkan ‘joke’ hingga status serius tentang kondisi negara, protes terhadap kebijakan pemerintah dan yang terkait dengan agama. Status Facebook saat ini bisa Anda tuliskan pada kolom putih berisi ‘what’s on your mind’.
Tampaknya Zuckerberg benar-benar teliti dalam mengadakan pembaruan-pembaruan situs jejaring sosialnya ini, termasuk menyediakan tempat untuk status Facebook bagi para pelanggannya. Era globalisasi dari hari ke hari semakin semarak dengan berkembangnya dunia literasi yang cukup pesat. Di mana-mana selalu tentang tulisan. Orang dari profesi apapun mulai melebarkan sayap menjadi penulis. Buku, karya sastra, cerita apapun seolah menjadi konsumsi publik sehari-hari.
Tidak dapat dipungkiri jika kehadiran Facebook juga menjadi salah satu faktor tercetusnya ide untuk menjadi seorang penulis. Melalui status Facebook seseorang dapat dengan mudah meng-update potongan demi potongan ide cerita atau puisi yang muncul di benak. Daripada dibuang sayang, lebih baik langsung tulis di status Facebook yang tidak boleh lebih dari 420 karakter ini.
What’s on your mind? pada kotak status Facebook seolah menjadi panggilan yang tak bisa diabaikan bagi mereka yang benar-benar gandrung dengan dunia literasi atau tulis menulis baik penulis pemula maupun penulis terkenal sekaliber Helvy Tiana Rosa, Asma Nadia, Zara Zettira, dan Pipiet Senja.
Status Facebook Para Penulis
Para penulis yang sudah terkenal juga menggunakan status Facebook-nya untuk sekadar menyapa pembacanya, mempromosikan buku-buku terbaru atau mengutip isi bukunya yang mungkin menjadi selling point dan menginspirasi hingga akhirnya membantu penjualan karyanya sendiri. Simak deh status-status Facebook para penulis berikut ini.
1. Status Facebook Para Penulis - Asma Nadia
Penulis buku-buku best seller sebanyak lebih dari 50 judul ini bisa dibilang sebagai seorang writepreneur. Asma Nadia tidak hanya menulis tetapi juga mempromosikan buku-bukunya sendiri bersama tim Asma Nadia Publishing House-nya dengan berbagai cara. Salah satunya, status Facebook.
Dalam status Facebook, Asma Nadia banyak berbagi tips seputar penulisan, rumah tangga, parenting, motivasi, informasi workshop penulisan, dan bahkan kegiatan serunya bersama keluarga penulisnya. Ia banyak menulis di status Facebook dalam akun Facebook pribadinya dan fan page Asma Nadia.
- Kamu harus menemukan alasan kenapa menulis. Tentu saja alasan yang kuat. Sekali saja kamu temukan alasan tersebut maka kamu tidak akan berhenti menulis. NO MATTER WHAT.
- Cinta menurutku tak berwarna. Ia menjadi jingga sebagaimana kau memaknainya. Ia pun menjadi kuning, biru, dan merah sebagaimana kau menginginkannya. Cinta bagiku tak ubahnya kumpulan narasi. Tentang kejujuran dan keberanian, tentang kemarahan dan kasih sayang. Cinta adalah lukisan yang unik dan tak terkatakan. Sebab, ia menenggelamkan kita. Pada angan-angan dan mimpi yang abadi. Dan cintaku padamu adalah surga yang tak bisa kumasuki, jika tanpamu.
2. Status Facebook Para Penulis - Helvy Tiana Rosa
Kakak dari Asma Nadia ini adalah penulis muslim pertama di Indonesia yang namanya berkibar tidak hanya di seantero Nusantara tetapi juga di kancah internasional. Ia selalu menyuarakan tentang muslimah dan berbagai isunya. Membaca kumpulan status Facebook dari Helvy Tiana Rosa juga tak kalah seru.
Pendiri Forum Lingkar Pena, komunitas menulis terbesar di Indonesia ini juga tak mau membiarkan status Facebooknya hampa dan berisi hal-hal yang kurang penting. Maka dari itu, ia pun menulis tidak hanya dalam puluhan karyanya, melainkan juga pada status Facebook di akun pribadinya maupun fan page Helvy Tiana Rosa, Helvy Tiana Rosa, dan Asma Nadia.
Penerima penghargaan Tupperware She Can! Award ini juga ingin berbagi kepada teman-teman di jejaring sosial. Berikut beberapa petikan status Facebook daru Helvy.
- Berhenti memercayai seseorang yang mungkin kita kasihi, itu pedih, tapi kadang harus kita lakukan agar tak kehilangan rasa percaya pada diri sendiri, bahkan Illahi.
- Semangat pagi! Merasa diabaikan? Mengapa marah dan resah? Yang perlu kau lakukan hanya terus bersinar, hingga ia tak bisa tak melihat kilau itu.
- Jatuh cinta karena karakter dan kedekatan dia pada Sang Maha. Yang lain-lain anggap saja bonus: fisik, talenta, harta, kedudukan. Maka abadilah cinta!
- Banyak teman mengira setelah lama tak jumpa, saya tak akan ingat mereka. Apalagi setelah menulis buku-buku itu. Saya katakan, “Tak semudah itu bagi saya, sahabat, sebab kalian adalah kalimat-kalimat sejati yang tak pernah hilang dalam buku hati saya.”
- Just found her name: Top 500 Most Influential Muslim in the World (for Arts and Culture), listed by The Royal Islamic Strategic Studies Centre, Jordan, 2009. Semoga bisa lebih amanah dan bermanfat. Mohon doanya ya.
Nah, buat Anda yang terkadang suka bingung mau nulis apa di status Facebook, jangan khawatir. Di Facebook sendiri sekarang bertaburan fan page yang khusus menyediakan status-status Facebook "beraneka rasa."
Beraneka rasa karena ada status Facebook yang lucu, menginspirasi, penuh hikmah, dan tips-tips sederhana yang bisa Anda share setiap kali stuck in the moment. Yang pasti pilih fan page yang antigalau, antisarkasme, antiadu domba, antisemut, dan antirayap, lha kok?
Yuk, intip yuk fan page berikut. Temukan dalam kolom search ya! Status Lucu, Segar, Spectaculer Fan page ini khusus menyediakan status-status lucu nan segar juga spektakuler seperti namanya. Bagusnya Anda kunjungi status-status Facebooknya saat butuh refreshing karena penat dengan pekerjaan.
Salah satu kutipan status Facebooknya adalah:
Begini gan ceritanya, ada seorang pemuda yang sedang duduk di tepi jalan. Ia melihat nenek yang tampak kusut. Ia pun iba melihatnya dan memberikan selembar uang ribuan kepada sang nenek. Tiba-tiba ada seorang anak kecil yang menarik tangannya. Ia menyodorkan uang Rp 100.000 kepada pemuda tadi.
Tanpa bertanya dan berpikir panjang sang pemuda pun langsung memberikan uang Rp 100.000 itu ke nenek tersebut. Setelah memberikan uang tersebut, sang pemuda menoleh pada anak kecil. Sambil tersenyum ia bergumam dalam hati. “Sungguh mulia hati anak kecil itu.”Setelah sang nenek pergi, anak kecil itu berkata pada si pemuda sambil tersenyum.“Oom itu tadi uang yang jatuh dari dompet oom…”Pemuda : “Hah???!!!glkxblt@.@#%$&*"
Status Facebook itu memang cukup panjang, tapi memberikan nilai rasa menyenangkan, bukan? Dari status seperti ini, baik yang di atas maupun yang di bawah, status Facebook memiliki nilai lain, yaitu sebagai hiburan saat hati tengah penat.
"Statusku hidup bagaikan sebuah jam. Selalu berjalan ke depan dan tak pernah bisa berbalik. Kadang di atas kadang di bawah. Kadang terasa cepat, kadang terasa lama. Dan bila tiba waktunya, pasti ia akan berhenti.Jika suatu saat nanti ku melihat teman-temanku sukses dan naik mobil mewah, ku hanya bisa menundukkan kepala. Karena aku…naik helikopter…daaaa…daaa"






