7 Strategi Pembelajaran
Strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Maksudnya, pada dasarnya strategi masih bersifat konseptual mengenai keputusan yang akan diambil dalam pelaksanaan pembelajaran.
Secara umum, strategi dapat diartikan sebagai suatu garis-garis besar untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. Dalam dunia pendidikan, strategi dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi mengenai rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Dari pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu rencana atau tindakan (rangkaian kegiatan) yang di dalamnya termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan dalam pembelajaran.
Strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu. Artinya, arah dari semua keputusan penyusunan strategi adalah pencapaian tujuan sehingga penyusunan langkah-langkah pembelajaran, pemanfaatan berbagai fasilitas, dan sumber belajar semuanya diarahkan dalam upaya pencapaian tujuan. Akan tetapi sebelumnya, perlu dirumuskan suatu tujuan yang jelas yang bisa diukur keberhasilannya.
Strategi Pembelajaran Ekspositori
Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang memfokuskan pada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal. Strategi ini merupakan bentuk dari pendekatan pembelajaran yang berorientasi kepada guru. Hal tersebut disebabkan dalam strategi ini guru memegang peranan yang sangat penting atau dominan.
a. Keunggulan Strategi Pembelajaran Ekspositori
- Dengan strategi pembelajaran ekspositori, guru bisa mengontrol urutan dan keluasan materi pembelajaran.
- Strategi pembelajaran ekspositori dianggap sangat efektif apabila materi pelajaran yang harus dikuasai siswa cukup luas, sedangkan waktu yang dimiliki untuk belajar terbatas.
- Melalui strategi pembelajaran ekspositori selain siswa dapat mendengar melalui penuturan (kuliah) tentang suatu materipelajaran juga sekaligus siswa bisa melihat atau mengobservasi (melalui pelaksanaan demonstrasi).
- Keuntungan lain adalah strategi pembelajaran ini bisa digunakan untuk jumlah siswa dan ukuran kelas yang besar.
b. Kelemahan Strategi Pembelajaran Ekspositori
- Strategi pembelajaran ini hanya mungkin dapat dilakukan terhadapsiswa yang memiliki kemampuan mendengar dan menyimak secara baik.
- Strategi ini tidak mungkin dapat melayani perbedaan setiap individu baik perbedaan kemampuan, pengetahuan, minat, bakat, serta perbedaan gaya belajar.
- Karena strategi ini diberikan melalui ceramah, kemampuan siswa dalam hal kemampuan sosialisasi, hubungan interpersonal, serta kemampuan berpikir kritis akan sulit berkembang.
- Keberhasilan strategi pembelajaran ekspositori sangat tergantung pada apa yang dimiliki guru seperti persiapan, pengetahuan, antusiasme, motivasi, dan berbagai kemampuan lainnya.
Strategi Pembelajaran Inquiry
Strategi pembelajaran inquiry adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang memfokuskan pada proses berpikir secara kritis dan analisis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan.
Proses berpikir itu biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa. Strategi pembelajaran inquiry termasuk bentuk dari pendekatan pembelajaran yang berorientasi kepada siswa (student centered approach). Hal tersebut karena dalam strategi ini siswa memiliki peran yang sangat dominan dalam proses pembelajaran.
a. Keunggulan Strategi Pembelajaran Inquiry:
- Strategi pembelajaran inquiry menekankan pada pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang.
- Dapat memberikan ruang kepada siswa untuk belajar sesuai dengan gaya belajar mereka.
- Strategi pembelajaran inquiry dianggap sesuai dengan perkembangan psikologi belajar modern.
- Strategi pembelajaran ini dapat melayani kebutuhan siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.
Kelemahan Strategi Pembelajaran Inquiry:
- Strategi pembelajaran Inquiry sulit mengontrol kegiatan dan keberhasilan siswa.
- Strategi ini sulit dalam merencanakanpembelajaran karena terbentuk dengan kebiasaan siswa dalam belajar.
- Untuk mengimplementasikannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga guru akan mengalami kesulitan menyesuaikan dengan waktu yang telah ditentukan.
- Selama keberhasilan belajar ditentukan oleh kemampuan siswa menguasai materi pelajaran, strategi pembelajaran inquiry akan sulit diimplementasikan.
Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah
Strategi pembelajaran berbasis masalah bisa diartikan sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang memfokuskan pada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah. Dalam strategi pembelajaran berbasis masalah, terdapat 3 ciri utama, yaitu:
- Strategi pembelajaran berbasis masalah merupakan rangkaian aktivitas pembelajaran. Maksudnya, dalam strategi pembelajaran ini tidak mengharapkan siswa hanya sekadar mendengarkan, mencatat, dan menghafal materi pelajaran. Akan tetapi, melalui strategi pembelajaran berbasis masalah, siswa diajakan untuk aktif berpikir, berkomunikasi, mencari dan mengolah data, serta menyimpulkannya.
- Aktivitas pembelajaran diarahkan untuk menyelesaikan masalah. Strategi pembelajaran berbasis masalah memosisikan masalah sebagai kata kunci dari proses pembelajaran. Artinya, tanpa masalah tidak mungkin ada proses pembelajaran.
- Pemecahan masalah dilakukan dengan pendekatan berpikir ilmiah. Berpikir dengan menggunakan metode ilmiah merupakan proses berpikir deduktif dan induktif. Proses berpikir ini dilakukan secara sistematis dan empiris. Sistematis artinya berpikir ilmiah dilakukan melalui tahapan-tahapan tertentu. Sementara empiris artinya proses penyelesaian masalah didasarkan pada data dan fakta yang jelas.
a. Keunggulan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah:
- Pemecahan masalah merupakan teknik yang cukup bagus untuk lebih memahami isi pelajaran.
- Pemecahan masalah dapat menantang kemampuan siswa serta memberikan kepuasan untuk menentukan pengetahuan baru bagi siswa.
- Pemecahan masalah dapat meningkatkan aktivitaspembelajaran siswa.
b. Kelemahan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah:
- Ketika siswa tidak memiliki minat atau tidak mempunyai kepercayaan bahwa masalah yang dipelajari sulit untuk dipecahkan, maka mereka akan merasa enggan untuk mencoba.
- Keberhasilan strategi pembelajaran melalui pemecahan masalah membutuhkan cukup waktu untuk persiapan.
- Tanpa pemahaman mengapa mereka berusaha untuk memecahkan masalah yang sedang dipelajari, maka mereka tidak akan belajar apa yang mereka ingin pelajari.
Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir
Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir merupakan strategi pembelajaran yang menekankan kepada kemampuan berpikir siswa. Dalam strategi pembelajaran ini, materi pelajaran tidak disajikan begitu saja kepada siswa, tetapi siswa dibimbing untuk proses menemukan sendiri konsep yang harus dikuasai melalui proses dialogis yang terus menerus dengan memanfaatkan pengalaman siswa.
Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir merupakan model pembelajaran yang bertumpu pada pengembangan kemampuan berpikir siswa. Pengembangan berpikir siswa dilakukan dengan menelaah fakta-fakta atau pengalaman anak sebagai bahan untuk memecahkan masalah yang diajarkan.
Strategi Pembelajaran Koperatif
Model pembelajaran koperatif merupakan rangkaian kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Ada empat unsur penting dalam strategi pembelajaran kooperatif, yaitu adanya peserta dalam kelompok, adanya aturan kelompok, adanya upaya belajar setiap kelompok, dan adanya tujuan yang harus dicapai dalam kelompok belajar.
Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL)
CTL atau Contextual Teaching and Learning adalah suatustrategi pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka.
Strategi Pembelajaran Afektif
Strategi pembelajaran afektif memang berbeda dengan strategi pembelajaran kognitif dan keterampilan. Afektif berhubungan dengan nilai (value), yang sulit diukur. Oleh sebab itu, menyangkut kesadaran seseorang yang tumbuh dari dalam diri siswa.
Itulah 7 strategi pembelajaran yang bisa diterapkan oleh guru atau tenaga pendidik kepada para siswanya. Semoga bermanfaat.







