logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Suku    Suku Haloban

Mengenal Kebudayaan Suku Bangsa Maya dan Ramalan Kiamatnya


Ilustrasi suku bangsa maya

Jika kita penggemar film, kita pasti terpukau pada 2012. Film yang berkisah tentang kiamat. Menurut beberapa sumber internet, suku bangsa Maya meramalkan bahwa dunia akan berakhir pada 21 atau 23 Desember 2012.

Siapa itu suku Maya kuno dan bagaimana kemajuan kebudayaan dan peradabannya?

Suku Maya adalah suku yang tinggal di wilayah Amerika Tengah dan memiliki kebudayaan Mesoamerika. Mereka memiliki kebudayaan yang tinggi, di bidang sastra, matematika, seni, arsitektur, sampai astronomi. Keberadaan suku ini diperkirakan telah ada sejak tahun 2000 SM.

Suku Maya meninggalkan bangunan-bangunan megah sebagai bukti megahnya kebudayaan mereka dahulu. Sampai sekarang, manusia-manusia beretnis suku maya masih ada. Mereka hidup dengan sederhana di Amerika Tengah.

Seni Suku Bangsa Maya Kuno

Tahun 250 - 900 SM adalah masa di mana seni berkembang pesat di suku Maya kuno. Nilai estetika mereka tunjukkan di relief-relief, ukiran, dan patung-patung batu yang sangat indah dan dibuat dengan sangat detail. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno dengan kemampuan seni yang baik.

Mereka juga suka melukis. Meski demikian, tidak banyak lukisan-lukisan suku Maya kuno yang masih ada dan bisa diteliti. Mereka suka melukis di atas guci keramik, dan benda-benda hiasan rumah tangga lainnya. Dari bentuk seninya, terlihat bahwa suku ini adalah suku yang cinta akan kesempurnaan dan detail.

Arsitektur Suku Bangsa Maya Kuno

Suku Maya kuno dikenal akan piramida-piramidanya yang indah dan menjulang tinggi. Mereka suka membangun kuil-kuil megah untuk menyenangkan hati dewa. Konon, piramida-piramida ini selalu direnovasi setiap 25 tahun sekali, untuk menyesuaikan dengan kalender kuno suku Maya. Renovasi juga dilakukan jika raja menginginkannya.

Kota-kota suku Maya tersebar di wilayah Amerika Tengah. Kelihatannya, tata kota bagi suku Maya tidak benar-benar direncanakan. Arsitektur dan tata kota suku Maya kuno tergantung pada kondisi alam tempat pembangunan, dan desain-desain bangunannya pun menyesuaikan topografi alami daerahnya.

Misalnya, beberapa kota di dataran batu gamping yang rata cenderung menjadi kota yang melintang. Sementara itu kota-kota lain di perbukitan memanfaatkan kontur ketinggian bukit untuk mendirikan menara dan kuil yang tinggi.

Suku bangsa maya membangun monumen-monumen dan jalan-jalan dengan baik. Selalu ada tempat terbuka untuk orang-orang berkumpul. Namun jarang ditemukan tempat berkumpul di area tertutup. Beberapa candi peninggalan suku Maya yang fenomenal adalah Chichen Itza dan Tikal.

Budaya Baca Tulis Suku Bangsa Maya Kuno

Suku Maya memiliki sistem penulisan yang mirip dengan tulisan Hieroglif Mesir kuno. Mereka menggunakan gambar (logo) sebagai huruf dan kata. Catatan pertama mengenai sistem penulisan suku Maya sudah ada sejak tahun 200 - 300 SM.

Penelitian untuk memahami bahasa dan tulisan suku Maya kuno menjadi sebuah penelitian panjang yang menghabiskan waktu berpuluh tahun. Penelitian dimulai pada akhir abad ke-19 dan baru selesai di akhir abad ke-20.

Suku Maya kuno diperkirakan menulis menggunakan kuas dari bulu hewan atau bulu ayam. Gaya penulisannya khas, mereka suka menggunakan tinta merah dan hitam. Tinta hitam sebagai tinta utama dan tinta merah sebagai penanda berbagai huruf.

Konon, tidak semua suku Maya kuno bisa menulis. Ini memunculkan profesi ahli menulis. Di pengadilan suku Maya, ahli menulis adalah posisi intelek yang terkemuka. Seni suku Maya kerap kali menunjukkan gambar penguasa dengan hiasan-hiasan yang menunjukkan bahwa ia adalah ahli menulis, atau minimal bisa menulis, misalnya dengan menyelipkan kuas di rambutnya.

Kemampuan Matematika dan Astronomi Suku Bangsa Maya Kuno

Seperti kebudayaan Mesoamerika lainnya, suku Maya mempergunakan penghitungan dan sistem penomoran khusus. Mereka juga menemukan konsep angka nol pada tahun 36 SM. Prasasti-prasasti peninggalan suku Maya menunjukkan bagaimana mereka biasa berhitung sampai angka ratusan bahkan jutaan; hingga menghabiskan media tulis berbaris-baris untuk menghitung.

Kemampuan matematika ini menuntun mereka untuk memiliki kemampuan astronomi yang baik. Mereka memiliki kemampuan observasi astronomi yang nyaris akurat, mereka dapat menghitung pergerakan bulan dan planet-planet dengan mata telanjang, tanpa perlu teknologi canggih.

Uniknya lagi, suku bangsa Maya kuno diketahui sebagai satu-satunya suku yang pertama kali memahami konsep rasi bintang Orion. Perapian tradisional suku Maya dilengkapi dengan pengeluaran asap di bagian tengahnya, yang cocok dengan rasi bintang Orion. Dengan mata telanjang mereka memahami pergerakan bintang, bulan, dan planet, sehingga mereka dapat membuat kalender yang sangat akurat.

Kalender Suku Bangsa Maya Kuno

Ini dia salah satu peninggalan suku Maya kuno yang menghebohkan dan dihubung-hubungkan dengan kiamat 2012. Kalender suku Maya kuno memang canggih, dapat menghitung tahun-tahun matahari dengan sangat akurat; lebih akurat dari kalender yang digunakan di Eropa.

Akan tetapi, kalender yang mereka gunakan sehari-hari sangat sederhana. Kalender tersebut menunjukkan bahwa 1 tahun terdiri atas tepat 365 hari; artinya, kalender tersebut habis setiap 4 tahun sekali (ketika tiba tahun kabisat). Habisnya kalender di tahun 2012 ini menimbulkan spekulasi bagi orang awam bahwa masa hidup perputaran bumi pun habis di tahun tersebut.

Terjkait hal tersebut, adalah sesepuh suku Maya di Guatemala bernama Apolinario Chile Pixtun yang berkata sejujurnya. Gagasan kiamat 2012 tidak datang dari suku Maya, tetapi dari orang-orang Barat yang ingin mendapatkan keuntungan besar dengan menjual berita murahan tentang kiamat. Bagaimana bisa dikatakan demikan?

Bagi suku Maya, akhir sebuah kalender bukanlah hal buruk. Bahkan, akhir sebuah siklus kalender adalah hal yang harus dirayakan besar-besaran. Misalnya, kalender suku Maya berakhir pada 23 Desember 2012, pada saat itulah mereka berpesta.

Akan tetapi, ada hal yang lebih mengejutkan. Ternyata, bakhtun tidak berakhir pada bakhtun 12, tetapi bakhtun 20. Dengan demikian, seharusnya penanggalan suku Maya baru berakhir pada 4772, bukan 2012.

Bahkan, seorang arkeolog khusus peninggalan suku Maya, Jose Huchm, pernah berkata, “Jika saya pergi ke tempat para penutur bahasa Maya dan bertanya kepada mereka apa yang terjadi pada 2012, mereka tidak tahu apa-apa. Jika Anda berkata bahwa dunia akan berakhir pada 2012, jelas-jelas mereka tidak akan mempercayai Anda.”

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa gembar-gembor kiamat 2012 akan terjadi hanyalah strategi pasar orang-orang yang menikmat kebingungan sesamanya. Orang-orang tersebut hanya menangguk uang dari kekhawatiran. Jadi, untuk apa percaya kiamat 2012?

Awal mula ramalan kiamat berdasarkan kalender suku bangsa Maya adalah ramalan tersebut tertuang dalam 13 bakhtun atau periode waktu. Saat ini, dunia masuk ke dalam bakhtun 12. Bakhtun pertama disebut bakhtun 0 sehingga bakhtun urutan ketiga belas disebut bakhtun 12. Dengan terperinci, dijelaskan bahwa terdapat tanda-tanda bakhtun ke-13 akan segera berakhir.

Misalnya, dalam bakhtun 12 telah muncul kolonialisme di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Muncul pula Marxisme dan revolusi komunis yang terjadi, di antaranya di Rusia dan Cina.

Selanjutnya, manusia akan hidup dalam keadaan yang sama sekali berbeda dengan bumi saat ini. Hitungan dimulai sejak 1992 hingga 2012. Dalam rentang waktu 20 tahun tersebut, bumi memasuki tahap akhir menjelang masa sinkronisasi bumi dengan pusat galaksi (kadang disebut pusat alam semesta, Alcione).

Masa sepanjang 1992-2012 disebut masa regenerasi bumi. Lalu, 21 atau 23 Desember 2012 akan menjadi hari terakhir peradaban manusia. Saat itulah, matahari ada di tengah-tengah celah sistem galaksi.

Nanti, seolah-olah akan muncul “pintu langit” penghancur orang-orang yang tidak punya daya spiritual dan membawa pergi orang-orang berdaya spiritual tinggi, misalnya anak indigo. Namun, perlu disadari bahwa suku bangsa Maya sebenarnya tidak pernah meramalkan kiamat 2012.

Tolong di SHARE :
Share
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA