logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Suku    Artikel Umum Suku    Suku Bangsa Maya

Ramalan Suku Bangsa Maya: Ramalan yang 100% Hoax

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Jika kita penggemar film, kita pasti terpukau pada 2012. Film yang berkisah tentang kiamat. Menurut beberapa sumber internet, suku bangsa Maya meramalkan bahwa dunia akan berakhir pada 21 atau 23 Desember 2012. Benarkah demikian? Ternyata, tidak. Ramalan kiamat 2012 hanyalah hoax, omong kosong.

Ramalan Palsu

Ramalan tersebut tertuang dalam 13 bakhtun atau periode waktu. Saat ini, dunia masuk ke dalam bakhtun 12. Bakhtun pertama disebut bakhtun 0 sehingga bakhtun urutan ketiga belas disebut bakhtun 12. Dengan terperinci, dijelaskan bahwa terdapat tanda-tanda bakhtun ke-13 akan segera berakhir.

Misalnya, dalam bakhtun 12 telah muncul kolonialisme di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Muncul pula Marxisme dan revolusi komunis yang terjadi, di antaranya di Rusia dan Cina.

Selanjutnya, manusia akan hidup dalam keadaan yang sama sekali berbeda dengan bumi saat ini. Hitungan dimulai sejak 1992 hingga 2012. Dalam rentang waktu 20 tahun tersebut, bumi memasuki tahap akhir menjelang masa sinkronisasi bumi dengan pusat galaksi (kadang disebut pusat alam semesta, Alcione).

Masa sepanjang 1992-2012 disebut masa regenerasi bumi. Lalu, 21 atau 23 Desember 2012 akan menjadi hari terakhir peradaban manusia. Saat itulah, matahari ada di tengah-tengah celah sistem galaksi.

Nanti, seolah-olah akan muncul “pintu langit” penghancur orang-orang yang tidak punya daya spiritual dan membawa pergi orang-orang berdaya spiritual tinggi, misalnya anak indigo. Namun, perlu disadari bahwa suku Maya sebenarnya tidak pernah meramal kiamat 2012.

Kalender Masih Panjang

Adalah sesepuh suku Maya di Guatemala bernama Apolinario Chile Pixtun yang berkata sejujurnya. Gagasan kiamat 2012 tidak datang dari suku Maya, tetapi dari orang-orang Barat yang ingin mendapatkan keuntungan besar dengan menjual berita murahan tentang kiamat. Bagaimana bisa dikatakan demikan?

Bagi suku Maya, akhir sebuah kalender bukanlah hal buruk. Bahkan, akhir sebuah siklus kalender adalah hal yang harus dirayakan besar-besaran. Misalnya, kalender suku Maya berakhir pada 23 Desember 2012, pada saat itulah mereka berpesta.

Akan tetapi, ada hal yang lebih mengejutkan. Ternyata, bakhtun tidak berakhir pada bakhtun 12, tetapi bakhtun 20. Dengan demikian, seharusnya penanggalan suku Maya baru berakhir pada 4772, bukan 2012.

Bahkan, seorang arkeolog khusus peninggalan suku Maya, Jose Huchm, pernah berkata, “Jika saya pergi ke tempat para penutur bahasa Maya dan bertanya kepada mereka apa yang terjadi pada 2012, mereka tidak tahu apa-apa. Jika Anda berkata bahwa dunia akan berakhir pada 2012, jelas-jelas mereka tidak akan mempercayai Anda.”

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa gembar-gembor kiamat 2012 akan terjadi hanyalah strategi pasar orang-orang yang menikmat kebingungan sesamanya. Orang-orang tersebut hanya menangguk uang dari kekhawatiran. Jadi, untuk apa percaya kiamat 2012?

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Suku Mayan, Suku Dengan Peradaban Paling Maju
  • Peninjauan Suku-Suku Di Indonesia
  • Peradaban Suku Maya yang Penuh Kontroversi
  • Mengenal Suku Eskimo
  • Berkenalan dengan Suku Samin
  • Corak Kehidupan Masyarakat Suku Baduy
  • Suku Suku Bangsa Indonesia
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA