Suku Boti

Propinsi Nusa Tenggara Timur, menyisakan banyak kenangan yang pahit akan terpisahnya dua saudara dikarenakan keyakinan nasionalismenya. Antara Timor dan Nusatenggara adalah satu rumpun dan saudara, namun perang dan penjajahan memisahkan, bagaikan negara Korea.
Tapi perhatikanlah, di tengah luka itu, hiduplah suku Boti di pedalaman Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Suku ini bermukim di perkampungan Boti, Kecamatan Kie. Sebagian orang Boti masih menganut agama asli yang disebut Uis Neno Ma Uis Pah, dewa langit dan bumi. Sedangkan bagi mereka yang berada di lingkaran Boti Luar menganut agama Kristen Protestan dan ada pula yang meyakini agama Katolik, ini sama dengan keadaan suku Badui di Jawa Barat.






