Suku Buru

“Wahai Jenderal, apa yang kamu cari? Lepaskan seragammu yang berlumuran darah itu !” Ucap Pramoedya Ananta Toer kepada Jenderal Soemitro. Ucapan itu dia sampaikan di pulau Buru. Sudah jadi tahanan, malah meledek. Rupanya Pram kerasukan keberanian orang Suku Buru, yang punya motto Retemena Barasehe, artinya maju terus pantang mundur.
Suku Buru, selain mewarisi pulau buru yang dipenuhi pohon kayu putih, juga mewarisi belasan unit penjara khusus bagi tahanan politik Orde Baru. Akan halnya sebagaimana pohon kayu putih yang tetap tumbuh sembarangan walau telah dibakar berkali-kali, semangat juang hidup orang Buru atau orang Alfuru malah semakin mewangi dan tidak padam-padam.
Di sana Tahanan dipenjarakan, padahal sejatinya bila tanpa ada penjaga berseragam, mereka tengah hidup di surga. Suku Buru super ramah kepada pendatang, mengajak berbadan sehat karena ikan laut yang disantap. Sawah silahkan buat, hutan silahkan babat, asal masih bersaudara.






