Suku Dayak

Sebenarnya ungkapan Dayak atau Dyak dalam tuturan aslinya, ditujukan kepada suku melayu liar yang tinggal di pedalaman hutan di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, juga yang tinggal di kepulauan-kepulauan kecil di Nusantara.
Karena masing-masing suku pedalaman itu memiliki ciri khas tersendiri, jadi tidak bisa dipukul rata dalam sebutan Dayak. Sehingga sejatinya, makna Dayak atau Dyak hanya penyederhanaan saja, bahkan cenderung meledek, karena dari sumber M. T. H Perelaer, penulis Eropa, kata Dayak merupakan ledekan bule kolonialis asing kepada suku Melayu pedalaman yang berjalan gontai dan limbung.
Awalnya adalah Migrasi kedua dari Yunan pada zaman prasejarah, orang-orang Deuturo Melayu berkulit kuning langsat berbondong-bondong memenuhi tanah kepulauan, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Suku Dayak barangkali tidak pernah ada, namun karena penyebutan itu telah tertanam ratusan tahun, beberapa tokoh mencoba memulihkan namanya, dengan sebutan Daya saja.
- Dayak: Kekayaan Tradisi Indonesia
- Benarkah Asal Usul Suku Dayak Berasal dari Keturunan Bangsa China?
- Mengenal Rumah Adat Suku Dayak
- Tiga Tradisi Suku Dayak yang Terkenal
- Suku Dayak Ma\\\'anyan, Salah Satu Suku Dayak Asli
- Suku Dayak di Kalimantan
- Lebih Jauh tentang Suku Dayak Kalimantan
- Tradisi Suku Dayak Pedalaman, Ngayau
- Mengenal Jenis Pakaian Adat Suku Dayak
- Tradisi dan Upacara Adat Suku Dayak
- Adat Istiadat Suku Dayak, Menyatu Dengan Alam
- Cerita di Balik Patung Suku Asmat
- Mengenal rumah adat suku Dayak
- Mengenal Pakaian Suku Dayak
- Mata Pencaharian Suku Dayak
- Adat dan Budaya Suku Dayak






