logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Suku    Suku Madura    Suku Madura

Anekdot Suku Madura

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Suku Madura termasuk suku yang cukup populer di Indonesia. Sesuai namanya, suku Madura berasal dari Madura, sebuah pulau kecil di propinsi Jawa Timur. Sebagai suku yang gemar merantau, keberadaannya tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia dengan berbagai mata pencaharian seperti nelayan, pedagang, buruh, dan pengepul besi tua.

Karakter Orang Madura

Kebanyakan orang mengenal suku Madura dengan stereotip negatif berwatak keras dan mudah tersinggung. Tradisi carok yang sarat dengan kekerasan pun disinyalir bersumber dari karakter ini.

Namun, agaknya tak banyak orang tahu bahwa sifat keras orang Madura juga dipengaruhi oleh reaksi sebab-akibat. Mungkin kata ekspresif lebih tepat digunakan ketimbang keras. Ketika merespons sesuatu terkait perlakuan orang lain terhadap dirinya, mereka sangat ekspresif.

Jika perlakuan itu menyenangkan hatinya, mereka akan spontan mengungkapkan terima kasih. Sebaliknya, jika merasa diperlakukan tidak menyenangkan, mereka juga akan bereaksi keras.

Misalkan saja, ada kisah nyata tentang seorang Madura yang menghisap rokok di ruangan ber-AC. Seseorang yang merasa terganggu lantas menegurnya. Anda mungkin langsung menebak si Madura akan berang. Padahal tidak demikian. Ia justru merasa sangat bersalah dan kontan mematikan rokoknya yang masih panjang sambil buru-buru meminta maaf. Dengan wajah lugu ia mengatakan tidak tahu jika ada tanda larangan merokok.

Demikianlah sebenarnya karakter dasar orang Madura yang menghargai keterbukaan. Terlepas dari stereotip orang Madura yang keras, sebenarnya banyak juga karakter positif orang Madura yang patut ditiru seperti pekerja keras, disiplin, dan religius.

Anekdot Suku Madura

Gaya bicara blak-blakan dan logat yang terdengar lucu juga menjadi ciri khas yang membedakan suku Madura dengan suku lain. Tak heran, orang Madura kerap dijadikan objek aneka anekdot yang berkembang di tanah air.

Beberapa anekdot orang Madura berikut akan membuat Anda mau tak mau harus tersenyum.

Goblok vs Pinter

Suatu hari Anshori, seorang abang becak asal Madura bertindak nekad dengan menerobos lampu merah. Polisi yang tengah berjaga di pinggir jalan kontan menyuruhnya berhenti.

Polisi: Gimana sih? Lampu merah kok diterobos?
Ansori (dengan wajah lugu dan logat Madura yang kental): Wah, saya dak tau, Pak ...
Polisi: Guoblok kamu!
Ansori (ngedumel): De’ remmah (bagaimana) sampeyan ini, Pak? Kalo saya pinter ya dak mungkin mbecak, tak iyeh...”

Takut Tentara

Menurut gosip anekdot yang entah benar atau tidak, orang Madura itu takut tentara. Pada suatu hari, di sebuah bus kota yang berjubel penumpangnya. Seorang Madura mengajak bicara penumpang di sebelahnya yang berbadan kekar dan berambut cepak.

Dengan nada takut-takut, orang Madura itu bertanya, “Maaf Pak..., sampeyan polisi, ya?”

Orang berbadan kekar menjawab, “Bukan!”
“Sampeyan Angkatan Darat?”
“Bukan!”
“Ooh ..., Angkatan Laut, ya?”
“Bukan!”
“Angkatan Udara?”
“Bukan!”

Nada takut dalam suara si orang Madura berubah, berganti dengan nada marah. “Kurang ajar sampeyan!”

“Lho, kenapa?”
“Sampeyan... nginjek kaki saya, tak iyeh....!"

SIM Pinjaman

Dalam sebuah razia lalu lintas, seorang polisi lalu lintas menginterogasi seorang pengendara motor yang kebetulan adalah orang Madura.

“Mana SIM-nya?” tanya Pak Polisi.
“Ini, Pak. SIM teman saya,” jawab orang Madura lugu sambil menyodorkan selembar SIM.
“Naik motor kok pinjam SIM orang lain, heh? Ini pelanggaran! Kamu kena tilang!” hardik Pak Polisi sambil siap-siap menulis surat tilang.
“Sampeyan kok rah-marah? Saya dak nyolong. Saya pinjem SIM ini  atas seizin yang punya, yaitu teman saya. Teman saya saja dak marah, eh, malah Pak Polisi yang rah-marah ... De’ remmah (bagaimana) sampeyan ini ...” sungut si orang Madura.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA