Superman: Legenda Superhero Amerika

Jika Anda penggemar film-film bergenre action, pasti Anda tidak asing mendengar nama yang satu ini. Ya, Superman adalah salah satu dari sekian banyak tokoh hero produk kebanggaan budaya Amerika. Ia adalah legenda superhero Amerika.
Sebelum difilmkan, Superman adalah sosok khayal yang hidup di dunia komik. Superman adalah buah karya dari perusahaan komik asal Amerika Serikat bernama DC Comics. Beberapa sosok superhero produksi Amerika, dan Superman adalah salah satunya seolah menggambarkan dan mengandung makna lain yang lebih dari sekadar tuangan imajinasi.
Amerika Serikat merupakan negara yang memang sudah diakui sebagai sebuah negara adidaya. Kekuatan superhero yang dimiliki tokoh-tokoh khayal ciptaan para pekerja industry kretif disana seolah melambangkan kekuatan superhero yang juga dimiliki oleh Amerika itu sendiri.
Superman dan Sejarahnya
Industri perfilman dan perkomikan atau perbukuan sepertinya memang saling memengaruhi. Beberapa film produksi Hollywood, bahkan sebagian besarnya mendulang kesuksesan rata-rata diadaptasi dari sebuah buku, seperti novel dan komik. Sebut saja serial Harry Potter dan Superman.
Cerita imajinasi yang tergambar pada sebuah film dan diadaptasi dari novel atau komik adalah bentuk interpretasi seorang sutradara terhadap karya yang dibacanya tersebut. Setiap orang pasti memiliki daya nalar dan daya imajinasi yang berbeda.
Oleh kerena itu, cerita yang terdapat pada novel atau komik dengan cerita pada film pasti akan sedikit memiliki perbedaan. Permasalahan teknis dan terbatasnya sarana-sarana yang terdapat di dunia nyata pun menjadi kendala tersendiri bagi para sineas.
Sebagai sebuah film yang “beribukan” komik, Superman juga mengalami hal yang serupa. Namun, hal tersebut nyatanya tetap tidak mengurangi minat para penggemar Superman untuk menyaksikan aksi idolanya secara lebih “nyata”. Bukan hanya gambar berwarna dua dimensi yang cenderung membosankan.
Komik Superman diciptakan oleh dua orang yang berbeda kebudayaan. Mereka adalah seorang seniman asal Kanada bernama Joe Shuster dan seorang penulis asal Amerika Serikat bernama Jerry Siegel. Superman pertama kali diciptakan pada 1932.
Beberapa tahun kemudian, tepatnya 1938, kedua sahabat itu lalu menjual komik ciptaannya pada Detective Comics, Inc. Perjalanan “superhero” Superman pun dimulai sejak itu. Mulai dari siaran radio, acara televisi, video games, dan akhirnya difilmkan.
Superman: Dari Komik ke Film
Film Superman diproduksi tahun 1978. Film ini didalangi oleh sutradara Richard Donner. Aktor yang beruntung saat itu karena bisa memerankan sosok superhero ini untuk yang pertama kalinya adalah Christopher Reeve.
Jika Anda masih ingat bagaimana tampilan Superman di film pertamanya, Anda mungkin akan senyum-senyum sendiri. Badan yang tinggi besar, tegap, dengan kacamata tebal dan buku yang takkalah tebal ditangannya. Ditambah dengan aksen poni yang seolah membentuk huruf ‘S ‘di setiap kali aksi heroiknya.
Christopher Reeve berperan sebagai Clark Kent. Di film perdananya, cerita yang diangkat adalah cerita mengenai asal usul Superman. Diceritakan bahwa Superman adalah manusia yang berasal dari planet Krypton yang terdampar dan akhirnya tumbuh besar di Smallville. Untuk menutupi identitas sebenarnya, Superman menyamar menjadi seorang wartawan bernama Clark Kent. Clark Kent lantas jatuh cinta pada gadis bumi bernama Louis Lane.
Film Superman terus berlanjut hingga kini. Serialnya juga sudah banyak, dan selalu ditunggu oleh para penggemarnya. Serial Superman yang terakhir adalah Superman Returns. Superman Returns tentu saja sudah tidak dilakonkan oleh Christopher Reeve, karena dua tahun sebelumnya, pada 2004, Christopher Reeve wafat. Sosoknya kemudian juga digantikan oleh Brandon Routh. Serial ini rilis pada 2006 lalu, dan disutradarai oleh Bryan Singer.






