logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Diet dan Nutrisi    Suplemen

Perlukah Kita Mengkonsumsi Suplemen Makanan?


Ilustrasi suplemen makanan

Dua tahun yang lalu atau pada akhir tahun 2008, Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) pernah mengeluarkan public warning dan menarik tak kurang dari 20 produk suplemen makanan dan obat tradisional yang diduga mengandung bahan kimia aktif.

Kabar ini sempat membuat heboh dan menjadikan masyarakat khawatir terhadap berbagai jenis suplemen yang belakangan marak beredar di tengah masyarakat. Banyaknya jenis suplemen makanan yang dijual bebas, memang tidak mudah untuk memilih. Manfaat dan kegunaannya pun sangat beragam dengan kandungan yang sangat bervariasi.

Ada suplemen makanan yang khusus hanya mengandung vitamin C dosis tinggi, ada pula suplemen khusus untuk menjaga kecantikan wanita, hingga suplemen untuk meningkatkan stamina pria.

Faktor Bisnis

Perlukah kita mengkonsumsi suplemen makanan? Tidak sedikit pertanyaan semacam ini muncul dari masyarakat yang belum mengetahui kegunaan suplemen.

Namanya juga suplemen atau pelengkap, tentunya tak diperlukan kalau konsumsi makanan dan asupan gizi kita sudah cukup. Apalagi kalau kita sudah menerapkan makanan gizi seimbang dengan pola 4 sehat 5 sempurna, tambahan suplemen sama sekali tak ada manfaatnya.

Banyaknya jenis suplemen yang beredar saat ini, sebenarnya lebih didorong oleh besar peluang bisnis yang timbul dari perubahan pola hidup modern. Semakin tingginya dinamika hidup dengan beragam tekanan pekerjaan, menyebabkan orang menjadi kurang berolah raga dan kurang memperhatikan asupan makanannya.

Akibatnya kebutuhan gizi untuk tubuh pun kurang. Karena itulah suplemen makanan diperlukan untuk memenuhi dan melengkapi kekurangan asupan gizinya. Meskipun demikian, tambahan suplemen tidak boleh dikonsumsi sembarangan dan berlebihan karena dapat memberikan efek jangka panjang yang kurang baik untuk tubuh.  

Pemahaman masyarakat terhadap manfaat maupun pentingnya suplemen harus diberikan secara proporsional. Para produsen suplemen bertanggung jawab terhadap keseimbangan informasi yang ditampilkan melalui iklan-iklannya.

Fungsi Tubuh

Tubuh, secara alami, sebenarnya sudah memiliki mekanisme dan sistem imunisasi sendiri yang cukup canggih. Bahkan tubuh pun dapat mengeluarkan dan menghasilkan berbagai zat yang dibutuhkan suatu jaringan tubuh yang mengalami serangan dari luar.

Pada sisi lain, untuk mencukupi kebutuhan gizinya, tubuh juga membutuhkan asupan makanan dari luar. Dalam hubungan ini, buah-buahan dan sayuran merupakan sumber mineral dan protein yang penting untuk tubuh.

Sebenarnya dengan mengkonsumsi makanan, sayuran, maupun buah-buahan yang penuh gizi, kita tidak perlu mengkonsumsi suplemen makanan. Asupan gizi yang berlebihan justru tidak baik untuk tubuh dan dapat menimbulkan defisiensi gizi.

Over gizi tidak lebih baik kondisinya dari pada kekurangan gizi.  Bahkan kedua kondisi ini dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan memudahkan penyakit untuk menyerang. 

Yang justru lebih penting diperhatikan adalah keseimbangan tubuh terhadap kebutuhan gizinya. Untuk itu sebelum mengkonsumsi suatu jenis suplemen makanan tertentu, seandainya memang perlu sekali, terlebih dahulu kita harus mengenal tubuh kita secara baik. Apakah benar kita membutuhkan tambahan asupan gizi.

Selain itu, kalau kita sudah cukup mengkonsumsi buah-buahan ataupun sayuran yang lebih alami, mengapa kita mencari produk buatan pabrik ?

Vitamin C yang Tidak Hanya Sehat Tapi Cantik

Vitamin C atau suplemen makanan yang mengandung vitamin C , selain untuk kesehatan dan menjaga stamina tubuh juga bisa membuat kulit kita tampak lebih kenyal. Meski terkenak sebagai vitamin yang mampu memberi energi tambahan untuk tubuh, ternyata vitamin C memiliki nilai tambah.

Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang larut dalam air dan dikenal dengan nama lain asam askorbat. Manfaatnya yang lain adalah membantu penyerapan zat besi, sebagai antioksidan, meningkatkan pembuangan feses, dan mencegah gusi berdarah.

Sumber terbaik vitamin C banyak didapat dari buah-buahan berwarna kuning atau yang rasanya asam. Misalnya jeruk, tomat, arbei, strawberry. Vitamin C juga ada dalam sayur-sayuran seperti asparagus dan kol. Sumber hewaninya adalah susu, mentega, kentang, ikan dan hati.

Asupan vitamin C atau asupan suplemen makanan ini tergantung dari gaya hidup yang Anda lakukan sehari-hari. Contohnya, seorang perokok memerlukana asupan vitamin C lebih banyak dari yang bukan perokok. Pasalnya kandungan racun di dalam rokok dapat menurunkan kadar vitamin C di dalam darah sebanyak 25 persen.

Secara umum, asupan yang dianjrkan sebesar 75-2000 mg per hari, sesuai kebutuhan. Namun, wanita yang sedang hamil tidak boleh mengasup vitamin C lebih dari 5000 mg per hari. Jika dikonsumsi berlebihan, janin bisa ketergantungan vitamin C.

Suplemen Makanan sebagai Nutrisi untuk Tulang

Wanita memiliki risiko terkena osteoporosis lebih tinggi ketimbang pria. Namun osteoporosis bisa dicegah dengan nutrisi dari suplemen makanan yang baik dan latihan olahraga.

Kuncinya adalah cukup asupan nutrisi yang mendukung kesehatan tulang. Dalam hal ini yang berperan adalah kalsium, magnesium dan vitamin D. Ketiga nutrisi tersebut yang bisa mempertahanakn kondisi tulang kita tetap sehat dan baik.

Untuk mendapatkan nutrisi buat tulang kuat tidak perlu mengonsumsi suplemen yang terbuat dalam bentuk kapsul atau obat. Anda bisa mendapatkan kebutuhan untuk kesehatan tulang ini dari beberapa suplemen makanan berikut ini.

Kalsium

Rekomendasi harian bervariasi mulai dari 400 hingga 1.200 mg per hari. Sumber kalsium terbaik ada dalam produk susu, sayuran hijau, oatmeal dan padi-padian, tahu, kol, bawang putih, kacang hijau, rumput laut. Kalsium diserap seacar perlahan dan tubuh kita tidak bisa menyerap lebih dari 500 mg dalam satu waktu.

Magnesium

Rekomendasi harian untuk magnesium adalah 500 hingga 800 mg per hari. Kalsium dan magnesium akan saling membantu dalam penyerapannya bila terdapat dalam jumlah yang cukup dan seimbang. Sumber yang baik dari magnesium adalah sayuran berdaun hijau, brokoli, ikan pecak, mentimun, kacang hijau, seledri, dan berbagai benih, termasuk labu, wijen bunga matahari, dan biji rami.

Vitamin D

Rekomendasi harian 400 hingga 1000 UI setiap harinya. Vitamin D bisa didapat dari paparan sinar matahari langsung selama setengah jam, dan juga dari makanan serta suplemen makanan lainnya. Salmon adalah sumber vitamin D yang baik. Sumber lain termasuk udang, susu yang diperkaya vitamin D, minyak ikan dan telur.

Asupan Vitamin K untuk Tubuh

Vitamin K sangat berperan dalam proses pembekuan darah dan juga berperan penting dalam proses pembentukan tulang bersama kalsium dan vitamin D. Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah sehingga menyebabkan perdarahan yang sulit membeku.

Bayi yang baru lahir sangat mudah mengalami perdarahan karena sistem pencernaan bayi yang baru lahir masih steril dan tidak mengandung bakteri yang dapat mensintesis vitamin K sementara air susu ibu mengandung hanya sejumlah kecil vitamin K. Untuk itu bayi diberi sejumlah vitamin K saat lahir untuk mencegah kekurangan vitamin K.

Vitamin K punya fungsi untuk membantu proses dari pertumbuhan tulang, terutama untuk bayi, anak dan remaja. Selain itu vitamin ini juga bisa mempercepat proses pembekuan darah bila terjadi luka di tubuh dan mengeluarkan darah.

Sehingga bila kita terkena luka dan darah yang mengucur tidak cepat membeku, maka sering dijadikan pertanda bila kita kekurangan vitamin K. Dan bila pendarahan tersebut sering terjadi bisa menimbulkan akibat yang lain, yaitu kekurangan darah atau anemia.

Kegunaan vitamin K yang lain adalah untuk mengobati penyakit kanker. Beberapa hasil penelitian kesehatan menunjukan, bila vitamin K dikonsumsi melebihi dosis yang diperlukan oleh tubuh akan mengakibatkan efek yang lain yaitu proses penyembuhan penyakit kanker jenis tertentu bisa menjadi lebih cepat.

Makanan yang mengandung banyak vitamin K adalah sayuran yang berwana hijau seperti bayam, kangkung, daun singkong dan lain-lain. Selain itu telur yang diambil kuningnya saja juga bagus untuk dikonsumsi agar tubuh lebih mudah menghasilkan vitamin K.

Sumber vitamin K yang lain adalah kedelai. Untuk mendapatkan kedelai, bila tidak terlalu suka memakannya secara langsung bisa menggunakan cara yang lain. Tentu semua masyarakat di Indonesia sangat akrab dengan makanan tahu dan tempe. Dua jenis makanan ini bahan utamanya adalah kedelai.

Tahu dan tempe bisa dimasak dengan berbagai macam menu sehingga tidak mudah bosan. Dari dua jenis makanan inilah kita bisa mendapat sumber vitamin K yang cukup banyak.

Selain sayur dan kedelai, kacang-kacangan juga bisa dijadikan alternatif lain untuk mendapatkan suplemen vitamin K. Hampir semua jenis kacang kandungan vitamin K nya cukup banyak.

Contohnya adalah kacang tanah. Meski sering dikatakan bisa membuat jerawat menjadi lebih sering muncul di wajah. Namun kacang ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata jika kita ingin memperoleh vitamin K bagi tubuh.

Agar bisa mengurangi efek yang tidak bagus di wajah, bisa diakali dengan cara lain. Yaitu jangan mengkonsumsi kacang secara langsung apalagi dengan cara digoreng. Salah satunya adalah kacang tersebut bisa dibuat selai dan dicampur dengan roti. Setelah itu baru disantap.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Jamu Gali-Gali, Antara Mitos dan Fakta
  • Kunci Sukses Diet Terletak Pada Pengetahuan
  • Toko Suplemen Kesehatan
  • Sumber Nutrisi dalam Makanan Sehat
  • Bijak Mengkonsumsi Nutrisi Suplemen
  • Suplemen Penambah Berat Badan Alami
  • Bisnis Makanan Herbal dengan Diversifikasi Olahan
  • Ideal dengan Obat Pelangsing Alami
  • Jenis-jenis Suplemen Ibu Hamil
  • Mengenal Lebih Dekat Pengertian Suplemen Makanan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA