Pandangan Surga dan Neraka Menurut Beberapa Agama
Ilustrasi surga dan neraka
fSetiap insan beragama tentu meyakini keberadaan surga dan neraka. Keberadaan surga dan neraka setelah fase kehidupan di dunia ini berakhir juga telah diajarkan oleh agama yang kita anut. Apapun agamanya, ajaran mengenai surga dan neraka pastilah ada, meski pengertian tentang surga dan neraka tak ada yang sama persis di antara agama-agama tersebut.
Sebelum membahasa apa itu surga dan neraka, ada baiknya jika kita melihat pengertian surga dan neraka secara terpisah. Secara umum surga digambarkan sebagai kehidupan pasca kiamat yang disebut juga sebagai alam akhirat tempat berkumpulnya roh-roh yang semasa hidupnya telah berbuat kebajikan. Surga diyakini sebagai tempat yang indah dengan kehidupan kekal yang serba menyenangkan.
Di surga para penghuninya disediakan makanan dan minuman yang serba nikmat dan pakaian-pakaian indah. Kehidupan surga dijanjikan bagi insan-insan yang taat beribadah dan senantiasa berbuat kebajikan di dunia. Surga dan neraka memang bertolak belakang.
Sementara neraka dalam surga dan neraka adalah kebalikan dari surga, yaitu alam akhirat tempat dihukumnya roh-roh manusia yang mengingkari agama, suka berbuat dosa dan maksiat. Dalam beberapa agama neraka digambarkan sebagai kobaran api yang menjilat-jilat dan membakar tubuh-tubuh para pendosa.
Jika para penghuni surga berhak menikmati segala keindahan dengan hidangan yang nikmat, maka penghuni neraka dikatakan akan menerima kebalikannya. Kehidupan di neraka adalah kehidupan yang penuh siksaan, tanpa makanan dan hanya diberikan minum yang berasal dari darahnya sendiri atau air yang sangat panas. Surga dan neraka benar-benar berbeda, ya?
Berikut ini adalah pengertian surga dan neraka menurut versi beberapa agama. Tulisan ini tidak mengandung unsur SARA, namun hanya memberikan pengetahuan mengenai definisi surga dan neraka yang diolah dari beberapa sumber.
1. Surga dan Neraka Menurut Pandangan Agama Islam
Dalam ajaran agama Islam Surga dan neraka juga memiliki perbedaan. Surga digambarkan sebagai taman yang indah dengan sungai-sungai yang mengalir jernih dan dikelilingi pohon buah-buahan yang tak pernah berhenti berbuah. Surga dijanjikan kepada kaum muslim yang taat beribadah serta orang–orang yang meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.
Dalam agama Islam, surga dan neraka memiliki tingkatan. Tingkatan surga dibagi menjadi 7, yaitu : Jannatul Firdaus, adalah tingkatan tertinggi surga, yang dihuni oleh para nabi dan rasul, syuhada dan orang-orang saleh, Jannatul 'Adn, Jannatun Na'iim, Jannatul Khuldi, Jannatul Ma'wa, Darus Salaam, Darul Jalal, dan Darul Qarar.
Sedangkan pengertian neraka dalam pengertian surga dan neraka menurut agama Islam adalah tempat yang digunakan sebagai tempat untuk menyiksa makhluk yang mengingkari syariat Allah dan tidak mengakui Rasulullah Saw. Di dalam Al Qur’an disebutkan bahwa neraka adalah tempat penyiksaan yang teramat panas, dengan bahan bakar yang berasal dari manusia dan batu.
Namun neraka memiliki hawa yang sangat dingin. Siapapun yang masuk neraka tidak akan pernah bisa keluar karena neraka memiliki pintu yang sangat kokoh. Pintu gerbang Neraka dijaga para malaikat yang dipimpin oleh Malaikat Malik. Al Qur’an juga menyebutkan di dalam neraka ada 19 malaikat penyiksa yang salah satunya bernama Zabaniah. Gambaran surga dan neraka sungguh sangat berbeda.
Di dalam sebuah hadist disebutkan bahwa siksaan paling ringan dalam neraka adalah sepasang sandal api yang bisa membuat otak mendidih. Sebagaimana surga, neraka juga memiliki 7 tingkatan yang dibatasi oleh pintu-pintu yang diberi nama: Hawiyah, Jahiim, Saqar, Lazhaa, Huthamah, Sa'iir, dan Wail. Dalam setiap tingkatan neraka, manusia dihukum sesuai dengan amal perbuatannya. Surga dan neraka memiliki persamaan hanya pada keduanya sama-sama memiliki tingkatan.
2. Surga dan Neraka Menurut Pandangan Agama Kristen
Dalam ajaran agama Kristen surga dan neraka memiliki pengertian sebagai berikut. Surga disebut sebagai kehidupan kekal yang dijanjikan Yesus kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya, tidak ada lagi pemisahan antara Allah dan manusia. Dalam Alkitab disebutkan, orang-orang beriman akan dibangkitkan dengan tubuh yang baru dan dijanjikan hidup dalam kemuliaan, tanpa penyakit, tanpa kematian dan tanpa air mata. Surga disebut juga kerajaan surga atau kerajaan Allah.
Sedangkan pengertian neraka dalam surga dan neraka menurut ajaran Kristen, adalah tempat pembakaran tubuh para pendosa dalam api abadi yang takkan pernah padam. Agama Kristen membagi neraka dalam 3 tingkat, yaitu:
- Syeol/Hades: adalah bagian teratas dari neraka yang merupakan tempat penantian.
- Gehenna/Neraka: adalah bagian tengah dari neraka dengan siksaan yang lebih kejam daripada di hades.
- Jurang tak berdasar: adalah bagian terdalam neraka dimana terdapat lautan api dan belerang tempat direndamnya jiwa para pendosa.
3. Surga dan Neraka Menurut Pandangan Agama Hindu
Konsep surga dan neraka secara eksplisit tidak ada dalam keyakinan umat Hindu. Umat Hindu pada umumnya jarang membicarakan surga dan neraka. Ajaran agama Hindu lebih memercayai Kharmaphala dan Reinkarnasi atau kehidupan kembali setelah kematian. Dalam ajaran Hindu, surga bukan merupakan tujuan akhir. Tujuan akhir umat Hindu adalah Moksha atau bersatunya jiwa (Atman) dengan Sang Maha Pencipta ( Brahman).
Meski demikian, dalam kitab suci Weda, terdapat gambaran mengenai surga dan neraka. Dalam Weda disebutkan, surga dan neraka adalah tempat di balik dunia dan dibatasi oleh kematian. Secara harfiah, surga berasal dari bahasa Sanserketa “svar” yang berarti cahaya dan “ga” yang bermakna pergi. Dengan demikian svarga bermakna sebuah perjalanan menuju cahaya. Kitab suci Weda juga menyebutkan bahwa Surga merupakan “dunia ketiga” yang dipenuhi sinar dan cahaya.
Bagi sebagian umat Hindu, surga dan neraka diyakini bukanlah sebagai tempat setelah kematian, melainkan suatu kondisi atau suasana. Surga yang sesungguhnya adalah ketika berada dalam kondisi senang atau bahagia. Dan neraka adalah apabila berada dalam kondisi sedih atau menderita.
4. Surga dan Neraka Menurut Pandangan Agama Budha
Agama Buddha mengajarkan bahwa surga dan neraka dibagi berdasarkan besarnya karma yang ditanggung seseorang. Tujuan akhir hidup manusia dalam ajaran Budha bukanlah surga atau neraka melainkan untuk mencapai pencerahan sejati yang disebut juga kebuddhaan (anuttara samyak sambodhi). Ajaran agama Budha juga mengenal neraka yang dibagi dalam 15 jenis neraka, dan 7 di antaranya adalah neraka api.
Karya Seni yang Terinspirasi Surga dan Neraka
Konsep surga dan neraka telah menginspirasi banyak seniman untuk menciptakan karya seni berupa lukisan, karya sinema, lagu hingga karya fotografi. Dalam karya seni lukis, inspirasi terbanyak datang dari surga, yang umumnya menggambarkan kehidupan Adam dan Hawa. Inspirasi tersebut juga pernah dituangkan dalam karya fotografi yang membuat heboh Indonesia beberapa waktu lalu, yaitu ketika pameran Biennale di Surabaya memamerkan foto semi bugil aktor Anjasmara dan seorang model wanita.
Sang kreator karya menyatakan bahwa inspirasi dari foto tersebut adalah kehidupan Adam dan Hawa ketika hidup di surga. Karya sinema tentang surga dan neraka yang tak kalah fenomenal adalah film Angels and Demons yang dibintangi Tom Hanks. Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Dan Brown ini disebut sebut sukses menggambarkan batas tipis antara surga dan neraka. Film fiksi ilmiah ini dipuji karena berhasil menuturkan pengetahuan Agama dan ilmu pengetahuan secara selaras.
Dari dunia seni musik, konsep surga dan neraka juga disuarakan oleh alunan suara merdu penyanyi almarhum Chrisye. Lagu berjudul Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada dicptakan oleh musisi Ahmad Dhani, yang bertahun-tahun lalu juga pernah menggambarkan situasi neraka dalam video klip lagu Kuldesak.
Humor tentang surga dan neraka Banyak sekali humor yang terinspirasi dari konsep surga dan neraka. Dari dalam negeri, humor tentang surga dan neraka paling terkenal dilontarkan oleh mantan Presiden Gus Dur.
Berikut salah satu humor yang berhasil mengocok perut rakyat Indonesia: Pada suatu hari surga dan neraka dibuka sebagai tujuan wisata. Maka para turis pun berbondong-bondong mengikuti tur mengunjungi surga dan neraka karena penasaran untuk menyaksikan seperti apa dua tempat paling misterius itu. Namun saat memasuki surga para turis kaget menyaksikan penghuni surga yang sebagian besar sudah berumur dan jompo.
Cerita tentang surga dan neraka pun berlanjut. Para turis berhasil dibuat terkejut, para kakek jompo tersebut memangku gadis-gadis cantik, seperti Luna Maya dan Paris Hilton. Pemandangan di neraka juga tak kalah mencengangkan. Para penghuni neraka yang juga tua dan jompo tampak bersenang senang dengan para wanita cantik seperti Sarah Azhari dan Angelina Jolie. Karena penasaran, para turis pun bertanya kepada malaikat yang bertugas mendampingi tur tersebut:
Turis : ''lantas apa beda surga dan neraka kalau penghuninya sama-sama jompo?“
Malaikat : ''Ya jelas ada bedanya. Kalau di surga, kakek-kakek itu yang masuk surga. Tapi kalau di neraka, cewek-cewek itulah yang masuk neraka...''.
Turis : (hanya melongo sambil garuk-garuk kepala).

