Tabib

Setiap orang tentu mempunyai cita-cita. Mereka bebas memilih cita-cita sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Sebut saja pilot, guru, dokter, bahkan tabib. Orang memilih suatu cita-cita tentu bukan tanpa alasan. Mereka ingin menjadi seseorang yang berguma bagi dirinya, masyarakat sekitar, atau bagi negaranya.
Dokter dan tabib, misalnya. Kedua cita-cita ini adalah sebuah pilihan yang sangat hebat. Seorang dokter maupun tabib dapat membantu mengobati orang-orang di sekitarnya yang tengah engalami suatu penyakit.
Dokter memang memiliki presise yang lebih baik daripada seorang tabib, namun bukan berarti tabib tidak memiliki reputasi yang baik. Dokter mengobati pasiennya dengan cara-cara yang sedikit modern. Lain halnya dengan tabib yang senantiasa mengobati pasiennya dengan cara-cara yang terbilang tradisional.
Konon, pada zaman kerajaan dahulu, jauh sebelum dikenalnya istilah dokter, tabib adalah profesi yang sangat dihargai karena berkat pengobatan mereka, sebuah kerajaan bisa terbebas dari segala macam penyakit.






