Tabulampot

Tabulampot adalah kependekan dari tanam buah di dalam pot, yaitu cara bercocok tanam yang muncul sebagai solusi dari keterbatasan lahan. Kita bisa menanam pohon-pohon buah tanpa menggunakan lahan yang luas.
Tanah yang dipakai untuk tabulampot adalah tanah subur dengan ciri berwarna hitam gelap. Fungsinya untuk tempat tanaman tumbuh dan berdiri. Pupuk kandang yang umum digunakan adalah kotoran sapi. Fungsi pupuk kandang adalah sebagai sumber makanan bagi tanaman dan pengikat air, agar tanah tidak mudah kering.
Tanaman tabulampot sebaiknya diberi naungan khusus serta disiram secara teratur untuk mengendalikan curah hujan dan sinar matahari yang diperoleh. Tanaman yang dipilih untuk tabulampot harus sesuai dengan iklim tempat tumbuhnya, supaya bisa berkembang dan berbuah dengan baik.
Jenis tanaman yang bisa dijadikan tabulampot antara lain anggur, belimbing, jambu biji, jambu air, jeruk (keprok, nipis, manis, purut, siam dan sitrun), durian, kedondong, mangga, rambutan dan sawo. Cara mendapatkan bibit tanaman-tanaman tersebut bisa dengan cara generatif (biji) atau vegetatif (stek, cangkok, okulasi, sambung, dan kultur jaringan). Bibit vegetatif biasanya lebih mudah tumbuh pada teknik tabulampot sehingga disarankan.






