logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Al-Quran    Tafsir Quran

Ilmu Bantu bagi Para Ahli Tafsir Quran

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Al-Quran bagaikan samudera luas nan dalam. Para ulama telah mengerahkan segala daya dan kemampuan untuk menggali kandungan Al-Quran lewat tafsir quran sejak dulu hingga sekarang. Akan tetapi perbendaharaan Al-Quran tidak pernah habis. Ratusan bahkan ribuan tafsir quran telah menggalinya. Namun, selama itu pulalah Al-Quran memperlihatkan ”keinginannya” untuk terus digali.

Hal ini sangat wajar karena Al-Quran adalah Kalamullâh, kitab yang diciptakan oleh Zat yang tiada terbatas ilmu-Nya. Adapun manusia hanya sekadar ciptaan-Nya yang memiliki kemampuan sangat terbatas.

Ilmu manusia bagaikan setetes embun di tengah samudera yang luas. Jadi, bagaimana mungkin ilmu manusia yang sangat terbatas mampu menjangkau ilmu Allah yang tiada terbatas.

Walaupun demikian, upaya para ulama untuk menafsirkan Al-Quran merupakan usaha yang sangat terpuji, luar biasa, dan patut dihargai. Betapa tidak, dengan hadirnya karya-karya mereka kita dapat mengenal Al-Quran secara lebih mendalam, ikut merasakan keindahan bahasanya, kedalaman maknanya, dan keabadian pesan-pesannya.

Tafsir Quran - Ilmu Bantu untuk Menafsirkan Al-Quran

Sebagai Kalamullâh yang diturunkan dalam bahasa Arab yang tinggi mutunya, tidak sembarang orang bisa menafsirkan Al-Quran. Ada banyak hal yang harus dimiliki oleh seorang mufassir (ahli tafsir quran). Salah satunya adalah penguasaan yang baik terhadap ilmu bantu atau ilmu alat.

Apa saja ilmu alat yang dapat menunjang proses penafsiran Al-Quran? Setidaknya, ada dua belas cabang ilmu bantu yang dipakai oleh para mufassir untuk menggali isi Al-Quran.

1. Tafsir Quran - Ilmu Tajwid

Inilah ilmu yang digunakan untuk memahami cara membaca Al-Quran dengan baik, di antaranya cara mengeluarkan dan membunyikan kata-kata, panjang pendeknya, permulaan dan perhentian bacaan, dan lainnya.

2. Tafsir Quran - Ilmu Qira’at

Ilmu Qira’at adalah ilmu tentang cara membaca Al-Quran. Ilmu ini biasanya dipelajari oleh orang-orang yang sudah lancar membaca Al-Quran dan mengetahui ilmu tajwid. Cara-cara membaca Al-Quran ini sudah ada sejak zaman Nabi SAW.

Beliau sendiri yang mengoreksi mana bacaan yang bisa digunakan dan mana bacaan yang tidak bisa digunakan. Sampai saat ini terdapat 15 macam cara membaca Al-Quran yang disetujui.

3. Tafsir Quran - Ilmu Gharibil Quran

Yaitu cabang ilmu yang memfokuskan kajian untuk menerangkan arti kata perkata dalam Al-Quran, termasuk menjelaskan arti kata-kata yang belum dikenal, baik yang memiliki arti sebenarnya atau arti kiasan. Penguasaan terhadap ilmu Gharibil Quran akan meminimalisasi kesalahan dalam menerjemahkan atau menafsirkan ayat-ayat Al-Quran.

4. Tafsir Quran - Ilmu Amsalul Quran

Yaitu ilmu yang membahas tentang perumpamaan, pepatah dan petitih, hubungan antara bahasa Arab dan bahasa Al-Quran. Ilmu ini sangat bermanfaat untuk meluaskan pengetahuan bahasa Arab, khususnya yang berkaitan dengan isi Al-Quran.

5. Tafsir Quran - Ilmu Bada’il Quran

Yaitu sebuah ilmu yang mengkaji keindahan susunan Al-Quran, memberi uraian tentang kesusastraan, keindahan bahasa Al-Quran, dan hal-hal yang berkaitan dengannya.

6. Tafsir Quran - Ilmu Ashbabun Nuzul

Yaitu ilmu yang membahas sebab-sebab turunnya ayat Al-Quran. Ilmu ini sangat berguna untuk memahami dan menentukan tujuan suatu ayat.

7. Tafsir Quran - Ilmu Nasikh wal Mansukh

Yaitu ilmu yang membahas ayat-ayat yang dianggap hukumnya sudah dihapuskan oleh ayat-ayat lain, membandingkan arti dan tujuan antara satu ayat dengan ayat yang lain, mengartikan dan mencari tujuan dari setiap kata serta hubungannya, dan aspek lain yang diperlukan dalam menafsirkan ayat tersebut.

8. Tafsir Quran - Ilmu Ma’rifatil Muhkam wal Mutasyabih

Ilmu ini berusaha menerangkan kesesuaian antara satu ayat dengan ayat yang lain, baik permulaan ayat ataupun akhir ayat.

9. Tafsir Quran - Ilmu Mawathinin Nuzul

Ilmu ini memfokuskan kajian untuk mengetahui tempat ayat-ayat itu diturunkan, waktu turun, permulaan dan akhirnya, dan lain-lain.

10. Tafsir Quran - Ilmu Aqsamul Qur’an

Yaitu salah satu ilmu yang disusun untuk memeriksa arti dan maksud sumpah-sumpah yang terdapat dalam Al-Quran.

11. Tafsir Quran - Ilmu Jidalil Quran

Ilmu ini digunakan untuk mengetahui sanggahan-sanggahan yang ada dalam Al-Quran kepada kaum musyrikin, untuk mengetahui cara-cara dan sikap mereka dalam menyerang Al-Quran.

12. Tafsir Quran - Ilmu Adabi Tilawatil Quran

Ilmu ini menjelaskan aneka permasalahan yang berkaitan dengan adab-adab membaca Al-Quran. Akan tetapi, ayat-ayat Al-Quran yang dibahas senantiasa dilengkapi dengan hadits-hadits yang menceritakan keutamaan-keutamaan membaca Al-Quran.

Metode Tafsir Quran

Secara garis besar, terdapat dua metode tafsir quran dalam Islam, yaitu tafsir quran bir riwayah dan tafsir quran bir ra’yi. Berikut pembahasan kedua metode tafsir quran tersebut.

Tafsir Quran - Tafsir bir Riwayah

Tafsir bir riwayah merupakan metode tafsir quran yang lebih fokus pada ayat Al-quran dan riwayat hadis. Isi tafsir quran dengan metode ini didominasi oelh riwayat hadis dan sangat jarang pengarang tafsir quran ini yang mengemukakan pemikirannya. Tafsir At-Thabari adalah contoh yang mewakili corak tafsir quran metode ini.

Unsur yang dianggap terbaik dari tafsir quran ini yaitu mufassir memakai ayat Al-quran untuk menafsirkan ayat Al-quran lainnya. Dalam ungkapan bahasa Arab, hal ini disebut Al-Qur'an yufassiruhu ba'dhuhu ba'dhan (Al-quran itu menafsirkan sebagian ayatnya dengan sebagian ayat yang lainnya).

Metode tafsir quran bir riwayah dibagi ke dalam dua bentuk pernafsiran, yaitu sebagai berikut.

  • Tafsir at-tahlili. Tafsir quran ini berarti ahli tafsir quran (mufasssir) mengawali atau memulai kitab tafsirnya dari Surat Al-Fatihah sampai Surat An-Nas. Ahli tafsir quran ini menguraikan tafsir quran berdasarkan urutan surat di dalam Al-quran dan sama kitab tafsir klasik mengikuti model tafsir quran ini. 
  • Tafsir maudhu’i (tematik). Tafsir quran ini memiliki pengertian mufassir (ahli tafsir quran) tidak mengawali tafsir dari surat pertama sampai surat ke-114, tetapi memilih tema tertentu di dalam Al-quran. Setelah itu, menghimpun semua ayat Al-quran yang berhubungan dengan tema tersebut dan dilanjutkan dengan menafsirkan untuk menjelaskan makna dari tema tersebut. Contoh dari tafsir quran ini yaitu ketika Anda ingin mengetahui apa makna Islam di dalam Al-quran. Himpunlah seluruh ayat yang memuat kata Islam dan segala derivasinya kemudian dilakukan penafsiran. Jadi, tafsir quran model ini sifatnya tematis.

Tafisr Quran - Tafsir bir Ra’yi

Tafsir quran model ini adalah kebalikan dari tafsir quran model tafsir bir riwayah. Tafsir bir ra’yi lebih fokus pada pemahaman ar’yu (akal) ketika memahami kandungan nash. Tafsir quran ini tetap menggunakan ayat dan hadis, tetapi porsinya cenderung pada akal. Contoh tafsir quran model ini di antaranya Tafsir Fakh Ar-Razi, Tafsir Al-Kasysyaf karya Zamakhsyari yang berasal dari kalangan Mu'tazilah, dan Tafsir Al-Manar.

Tafsir quran bir ra’yi dibagi ke dalam tiga bentuk, yaitu sebagai berikut.

  • Tafsir bil 'ilmi. Tafsir quran yang menafsirkan fenomena alam dengan merujuk ayat Al-qruan.
  • Tafsir falsafi. Tafsir quran yang memakai pisau filsafat untuk membedah ayat Al-quran.
  • Tafsir sastra. Tafsir quran yang lebih menitikberatkan aspek sastra dari ayat Al-quran.

Lalu, metode tafsir quran jenis apa yang terbaik dan kitab tafsir quran mana yang terbaik? Syeikh Abdullah Darraz pernah berkata, “Al-quran itu seperti intan berlian yang ketika dipandang dari segala sudut, tetap akan memancarkan cahaya. Jika saja Anda memberikan kesempatan kepada teman Anda untuk melihat kandungan ayat Al-quran, mungkin saja ia akan melihat lebih banyak dari yang Anda lihat.”

Simpulannya, Anda jangan khawatir memilih metode tafsir quran mana yang terbaik. Pada intinya, semua metode quran bertujuan menyingkap cahaya Al-quran.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Ayat Kursi, Penangkal Pengaruh Jahat Setan dan Iblis
  • Menggali Mukjizat Kitab Islam
  • Fungsi Kamus Al Quran bagi Umat Islam
  • Asma Allah dalam Ayat Kursi dan Terjemahan
  • Mengenal Al-Qur’an dan Isinya
  • Tidak Ada yang Menentang Kebenaran Alqur an
  • Manfaat Al-Quran Digital
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA