Sail Bunaken 2009; Upacara Bendera di Taman Bunaken
Ilustrasi taman bunaken
Pada bulan Agustus tahun 2009 tepatnya tanggal 17, terjadi sebuah peristiwa langka di Pantai Malalayang, Taman Bunaken, Manado. Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-64, diadakan upacara penaikan bendera di dasar laut Bunaken yang terkenal keelokannya itu.
Rekor Dunia
Kegiatan yang diikuti kurang lebih 2.818 orang penyelam dari seluruh penjuru dunia itu berhasil tercatat sebagai rekor baru upacara bendera dalam laut, dengan peserta terbanyak. Rekor lama yang dipegang oleh Inggris, hanya diikuti oleh sekitar 900 orang saja.
Jumlah peserta Sail Bunaken 2009 sebenarnya yang terdaftar di buku catatan rekor dunia hanya sebanyak 1500 orang saja. Namun, peserta membludak karena begitu banyak penyelam dari klub menyelam di tanah air dan juga negara tetangga yang antusias untuk turut meramaikan even itu.
Prosesi Upacara Lengkap
Pelaksanaan upacara bendera bawah laut yang diadakan di Taman Bunaken tersebut tidak sekedar basa-basi semata, melainkan seluruh prosesi upacara bendera sebagaimana yang biasanya terjadi di daratan juga dilaksanakan. Termasuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Bagaimana bisa? Ternyata rahasianya adalah speaker serupa headphone yang digunakan dalam setiap penutup kepala para peserta. Dari headphone tersebut, seluruh peserta dapat mendengarkan aba-aba yang diberikan oleh pemimpin upacara.
Bendera merah putih dikibarkan oleh tim penyelam dari TNI AL. Yang paling mengharukan adalah peristiwa mengheningkan cipta di bawah laut tepat pada detik-detik proklamasi. Suasana bawah laut yang kelam dan sunyi membuat peserta sangat menghayati prosesi yang satu ini.
33 Negara Asing
Tercatat ada 33 angkatan laut negara asing yang menurunkan delegasinya turut serta dalam upacara kemerdekaan RI kali ini. Mereka hadir dengan membawa armada kapal perang, pesawat tempur, serta yacht, atau perahu layar.
Berlangsungnya Sail Bunaken 2009 di taman Bunaken diharapkan mampu menjadi ajang promosi potensi pariwisata yang ada di Manado khususnya, dan juga Indonesia pada umumnya. Apalagi, dengan pencatatan kegiatan upacara bawah laut tersebut dalam rekor dunia. Otomatis membuat mata dunia tertuju pada keindahan bawah laut taman Bunaken di Manado.

