Tanah Murah? Murahan Kali!
Ilustrasi tanah murah
Membeli tanah hampir sama ruwet dan bingungnya dengan menentukan calon pendamping hidup. Kalau Anda sangat beruntung karena mandi pun dengan lembaran uang, maka tanahlah yang menghampiri Anda. Begitu banyak orang yang menawarkan tanah kepada Anda. Apalagi kalau Anda terkenal dengan kedermawanan, ringan tangan, suka membantu, mudah bergaul. Namun untuk mendapatkan tanah murah, kadang harus dengan banyak usaha.
Hal-hal itu akan menyebabkan banyak orang ingin hidup berdampingan dengan Anda. Sekali lagi, pribadi populer yang baik hati dengan uang yang cukup berlimpah akan menyebabkan tanah menghampiri Anda.
Tetapi bila Anda tidak memiliki kualitas yang telah disebutkan tadi, bersiaplah untuk agak repot bila mau membeli sebidang tanah. Anda butuh energi ekstra untuk mendapatkan tanah yang berkualitas untuk Anda beli serta banyak hal yang harus dipertimbangkan. Di antaranya adalah:
1. Uang
Syarat nomor wahid yang harus dipertimbangkan. Jumlah uang menentukan berapa luas tanah yang akan dibeli. Jika Anda punya banyak uang maka harga yang tinggi pun tak akan menjadi masalah bagi Anda yang akan membeli tanah. Apalagi jika memang lokasi tanah yang akan Anda beli adalah lokasi strategis atau lokasi tersebut telah memikat hati Anda. Semahal apa pun pasti akan Anda beli.
Walau pun kebanyakan dari para penjual tanah masih memberikan harga nego. Berarti harga yang diberikan bukanlah harga mati yang tak dapat ditawar lagi namun masih dapat dirundingkan harganya untuk dapat turun. Bagi yang berduit tentu harga tanah tak akan menghalanginya untuk membeli sebidang tanah yang diinginkan.
Namun masalah harga akan menjadi masalah atau menjadi bahan pertimbangan utama bagi mereka-mereka yang memiliki budget yang terbatas dalam membeli tanah. Tentu harga akan mempengaruhi pilihan mereka dalam membeli. Tentunya mereka akan memilih tanah murah dengan lokasi yang strategis. Dua hal inilah yang menjadi bahan pertimbangan saat akan membeli tanah.
Untuk mencari tanah murah, itu pun juga bukanlah pekerjaan yang mudah. Butuh usaha yang keras dan lama untuk mendapatkan tanah murah tersebut. Terlebih Anda membutuhkan keberuntungan untuk mendapatkannya.
Terkadang Anda harus berburu untuk mendapatkan tanah murah ini ke berbagai tempat dan bertanya ke beberapa orang. Karena untuk mendapatkan tanah murah tentu kita tak akan datang ke seorang makelar atau agen penjualan sebab tentu harganya akan dinaikkan beberapa kali lipat untuk keuntungan makelar atau agen penjualan tersebut.
Dengan berburu sendiri untuk mendapatkan info adanya tanah murah yang dijual, kemungkinan lebih besar bagi Anda untuk mendapatkannya. Namun konsekuensi yang harus Anda tanggung dalam kegiatn berburu ini adalah Anda akan merasa sangat capek. Banyak tenaga yang harus Anda keluarkan. Anda harus berhenti di setiap gang yang Anda lewati untuk bertanya pada penduduk daerah tersebut apakah ada tanah murah yang mau dijual.
Selain itu Anda harus mengganggarkan lebih untuk uang bensin. Karena dengan mencari sendiri informasi tanah murah ini, anda akan berkeliling banyak tempat dan tentunya ini akan membutuhkan anggaran untuk pembelian bendin kendaraan bermotor Anda.
Namun jika Anda sudah mendapatkan tanah murah yang Anda inginkan maka rasa capek dan penat yang Anda rasakan akan segera hilang saat mengingat bahwa Anda sudah mendapatkan tanah murah.
2. Letak
Ada beberapa hal yang sangat menentukan mengapa seseorang memutuskan untuk membeli suatu tanah. Di antara pertimbangan tersebut adalah:
• Perhitungan bisnis. Strategis dan kemudahan akses transportasi. Dalam menentukan tanah yang akan dibeli tentu jika Anda mau membuatnya sebagai tempat untuk melakukan usaha hal pertama yang Anda pikirkan adalah akses jalan menuju tempat tersebut. Karena dalam bisnis hal kemudahan dalam pengaksesannya adalah hal yang menentukan keberhasilan usaha yang dijalankan. Jadi Anda harus benar-benar memikirkan dan memperhitungkannya.
• Perhitungan kekerabatan. Adanya keterikatan batin dengan orang-orang yang telah lebih dulu membeli atau tinggal di situ. Hal ini juga mempengaruhi Anda dalam membuat keputusan. Karena suasana tempat tinggal terutama suasana dengan tetangga sangat mempengaruhi kenyamanan Anda dalam hidup dan bertempat tinggal di daerah itu. Terkadang hal ini justru menjadi pertimbangan utama terlebih jika Anda memiliki anak-anak kecil.
Anda akan bertanya apakah tetangga nanti akan memberikan pengaruh positif atau negatif kepada anak-anak Anda. Jika Anda rasa bahwa lingkungan tetangga hanya akan memberikan pengaruh negatif karena Anda rasa lingkungannya kurang bersahabat maka tentu Anda tidak akan membeli tanah tersebut. Namun jika ternyata lingkungannya cukup bersahabat dan termasuk lingkungan yang baik maka Anda pasti tak ragu untuk membelinya.
• Perhitungan investasi. Membeli tanah semurah mungkin atau seadanya dulu daripada uangnya terpakai. Ya, Anda akan berpikir tentang ini jika Anda memiliki uang lebih. Karena membeli tanah dapat dijadikan investasi yang cukup menjanjikan.harga tanah semakin hari semakin bertambah mahal. Jika saat ini Anda membeli tanah dengan harga yang sangat murah tentu beberapa tahun lagi harganya akan naik beberapa kali lipat.
3. Kelengkapan Surat-Menyurat
Bila sudah serius ingin memiliki puluhan, ratusan, atau ribuan meter persegi tanah, luangkan waktu yang sangat intens untuk mengecek semua kelengkapan surat-menyurat. Jangan sampai rasa percaya kepada penjual membutakan mata batin dan logika Anda.
Beberapa hal yang harus dicek adalah:
• Kalau tanah tersebut bersertifikat C, pembuatan sertifikatnya akan lama. Hal ini tentu saja memakan waktu.
• Bila sudah bersertifikat, apakah nama yang tercantum dalam sertifikat itu masih hidup atau sudah meninggal. Bila sudah meninggal, maka akan semakin rumitlah rantainya. Karena Anda harus bertanya apakah semua ahli warisnya mudah dihubungi atau tidak. Hal ini harus diketahui karena harus ada surat persetujuan dari semua ahli waris. Jika kalau semua ahli waris mudah dihubungi dan sudah sepakat untuk menjual tanah tersebut, maka urusan Anda semakin sedikit.
• Cek apakah pemilik tanah rajin dan taat membayar pajak tanahnya. Bila tidak, maka bisa jadi setelah pembayaran ternyata si pemilik berbohong dan Anda harus membayar pajak tanah tersebut untuk beberapa tahun atau hanya beberapa bulan dengan dendanya tentunya. Jadi tanah yang dikira murah, ternyata murahan alias tidak seperti yang Anda impikan.
• Bila Anda sudah serius dengan sebidang tanah, hubungi petugas berwenang yang bereputasi baik. Banyaklah bertanya sebelum membeli tanah tersebut. Bila perlu, ceklah sertifikat tanah tersebut, aslikah atau malah aspal alias asli tapi palsu. Apalagi kalau ternyata pemilik sertifikatnya banyak. Berabe kan kalau sudah begini.
4. Perasaan
Tidak ada yang bisa menyalahkan siapapun kalau sudah memasuki gerbang perasaan. Adakalanya pandangan pertama begitu menggoda, lalu turun ke hati, dan langsung jatuh hati. Sekali lagi, jangan sampai perasaan membutakan mata batin dan mata hati Anda. Lebih baik bersusah payah mengecek semua hal yang telah disebutkan di atas daripada menyesal.
Banyak yang merasa tertipu karena telah membeli tanah yang salah. Tanah yang diharapkan sebagai investasi malah memakan daging dan membuat pusing. Tanah yang dikira murah, ternyata murahan alias tanah bodong ataupun tanah yang mengurus sertifikatnya hingga memakan waktu 3-5 tahun.
Bayangkan kalau karena sebab tertentu, Anda harus menjual tanah tersebut, maka rasa sayang Anda kepada tanah itu akan berubah menjadi kutukan pada diri sendiri.
5. Sabar
Hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah dalam membeli tanah adalah sabar adalam memilih. Gunakan waktu Anda untuk berpikir dengan baik. Janganlah terburu-buru untuk mengambil keputusan. Pikirkan dengan matang apakah tanah tersebut cocok dengan anda dan akan membawa hal baik untu anda, keluarga dan kondisi keuangan anda.
Janganlah terburu-buru dalam membuat keputusan untuk membeli karena perilaku yang terburu-buru hanya akan membawa pada hal yang buruk dan tak diinginkan oleh semua orang. Hal yang dipikirkan dengan baik, matang dan tak terburu-buru tentu akan dapat membawa hal baik yang lain. Namun jika kita melakukan sesuatu dengan terburu-buru tentu hasilnya akan tidak baik.
Jadi, pikirkan dengan masak-masak sebelum anda memilih untuk membeli tanah tertentu. Jangan tergoda dengan tanah murah. Siapa tahu tanah itu murahan. Gunakan waktu Anda untuk memikirkan dan membuat keputusan yang tepat dan benar.

