logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Siswa

Tanah Vulkanik Hadiah dari Gunung Api


Ilustrasi tanah vulkanik

Tengoklah ke bawah! Di mana kita berdiri saat ini?

 

Kita adalah makhluk bumi yang tinggal di atas daratan, di permukaan tanah, tempat kita mendirikan rumah dan bangunan-bangunan lain untuk menunjang kehidupan.

 

Sesungguhnya, tanah adalah lapisan-lapisan alami yang mengandung berbagai mineral. Ketebalan lapisan-lapisannya berbeda-beda, bergantung material awal yang menentukan karakternya berdasarkan morfologis, fisik, kimia, dan mineral.

 

Tanah terdiri atas partikel-partikel pecahan batu yang telah mengalami perubahan akibat proses kimia dan lingkungan, seperti cuaca, erosi, dan lain-lain. Bisa dikatakan, tanah adalah gabungan dari unsur-unsur mineral dan organik yang berbentuk cukup padat.

 

Partikel-partikel tanah bersifat longgar, membentuk struktur lapisan yang berpori. Pori-pori tersebut mengandung larutan tanah (cair) dan udara (gas). Oleh karena itu, tanah seringkali disebut sebagai sistem yang memiliki tiga bentuk. Hampir semua jenis tanah mempunyai tingkat kepadatan di antara 1 sampai dengan 2 gram/cm³. Tanah juga biasa disebut bumi, yang menumbuhkan segala macam kehidupan di atas planet ini.

 

Salah satu di antara sekian banyak jenis tanah adalah tanah vulkanik, yaitu lapisan bumi yang terbentuk dari materi-materi letusan gunung berapi yang telah lapuk. Tanah vulkanis sangat subur karena mengandung unsur-unsur hara yang tinggi. Kita bisa menjumpai tanah vulkanis di wilayah-wilayah sekitar lereng gunung berapi.

 

Ketika sebuah gunung api meletus, ia akan memuntahkan aneka partikel yang panas ke udara. Kemudian, menyebar ke lingkungan sekitarnya. Salah satu material yang dikeluarkan gunung api adalah abu vulkanis. Ketika pertama kali muncul, abu yang sangat panas dan pekat ini bisa membahayakan sehingga harus dihindari. Namun, begitu kondisi mendingin, abu yang melapisi permukaan tanah tersebut akan menunjukkan keajaiban dalam meningkatkan kesuburan.

 

Kesuburan Tanah Vulkanis

 

Tanah vulkanis dibentuk dengan tambahan abu vulkanik dari gunung berapi yang meletus. Abu vulkanik merupakan hasil dari peleburan dan pembakaran bahan-bahan mineral. Lapisan tanah yang dilapisi abu tersebut kemudian menjadi sangat kaya mineral dan bisa menumbuhkan aneka tanaman dengan baik tanpa memerlukan tambahan pupuk. Namun, jika tanah vulkanis diberi tambahan pupuk organik atau kotoran hewan, kondisinya akan semakin prima.

 

Tidak mengherankan jika banyak orang yang tetap memilih untuk tinggal di sekitar gunung berapi. Meskipun letusan gunung berapi sangat menakutkan dan membahayakan, manfaatnya sangat banyak, salah satunya menyuburkan tanah sehingga penduduk bisa menjadikan lahan-lahan di lerengnya sebagai lokasi pertanian yang menjanjikan.

 

Daerah-daerah pertanian yang diusahakan di wilayah bertanah vulkanis banyak terdapat di Indonesia, yang memang memiliki banyak gunung berapi aktif, di antaranya di bagian utara Pulau Jawa, Sumatera, Bali, Lombok, Halmahera, Sulawesi, dan lain-lain. Pulau Jawa dan Sumatera yang memiliki lebih banyak gunung berapi dari daerah lain otomatis memiliki lahan-lahan vulkanis yang paling luas.

 

Keuntungan Tanah Vulkanik

 

Keberadaan tanah vulkanik memang sangat diidamkan oleh banyak manusia karena memang di balik keberadaannya ini terkandung banyak sekali manfaat yang dapat diambil.

 

Memang tak dapat dipungkiri bahwa pada awal keberadaan tanah vulkanik ini membawa banyak petaka. Kita tahu bagaimana gunung yang meletus bisa menyebabkan penduduk yang berada di sekitar gunung tersebut mengalami banyak kedukaan.

 

Mereka harus kehilangan rumah sebagai tempat tinggal dan tempat berteduh. Karena tentunya hantaman dari muntahan semua isi gunung akan keluar ke pemukiman mereka.

 

Selain itu, mereka juga akan kehilangan pekerjaan. Kebanyakan dari para penduduk di sekitar gunung bekerja sebagai petani. Tentu  saja tanah garapan mereka juga tak akan luput dari hantaman muntahan seluruh isi dari gunung berapi yang meletus tersebut.

 

Kehilangan rumah dan pekerjaan adalah sebuah musibah tersendiri bagi penduduk tersebut. Tak banyak yang dapata mereka kerjaan selain menunggu di area pengungsian dengan harapan dapat segera kembali ke rumah dan menggarap tanah garapan mereka untuk dapat menghasilkan rupiah.

 

Itulah beberapa hal yang dapat dikatakan sebagai sebuah musibah dari letusan gunung berapi. Namun sebuah rencana yang manis telah dirancang oleh Tuhan Semesta Alam sebagai hadiah dari gunung api tersebut.

 

Letusan gunung berapi yang membawa aneka material yang berasal dari dalam perut gunung api itu tak ayal membawa sebuah hadiah manis pula. Karena memang material yang dibawa adalah bahan-bahan yang dapat membuat tanah di sekitar gunung berapai atau yang terkena hantaman muntahan material isi gunung api menjadi lebih subur.

 

Tanah inilah yang disebut dengan tanah vulkanik yaitu tanah yang berasal dari letusan gunung berapi. Tanah ini memang berasal dari material yang ikut keluar saat gunung meletus dan tertinggal di tanah di sekitar gunung tersebut.

 

Berikut adalah beberapa hal yang dapat diambil keuntungannnya dari keberadaan tanah vulkanik.

 

1. Menyuburkan lahan pertanian.

 

Tak dapat diragukan lagi bahwa memang keuntungan terbesar yang dapat diperoleh setelah terjadinya peristiwa gunung meletus adalah menjadi suburnya tanah yang ada di sekitar gunung tersebut. Karena memang material abu vulkanik yang dibawa pada saat gunung meletus mengandung banyak sekali bahan yang dapat menyuburkan tanah.

 

Hal ini tentunya adalah sebuah hal indah lain yang sangat membantu kehidupan para petani yang tinggal di sekitar daerah pengunungan atau gunung berapi yang diperkiraan akan meletus.

 

Ibarat sebuah pepatah, setelah terjadi hujan badai maka akan terlihat pelangi yang indah dan penuh warna. Itulah yang dialami oleh para petani tersebut. Setelah lahan pertanian mereka dihantam oleh letusan gunung berapi yang sangat dahsyat yang menghancurkan rumah tempat tinggal mereka serta membuat mereka kehilangan mata pencaharian untuk beberapa waktu, pada akhirnya mereka dapat merasakan keuntungan setelahnya.

 

Tanah lahan pertanian mereka menjadi lebih subur. Dengan kesuburan dari lahan pertanian ini tentunya akan banyak memberikan banyak keuntungan. Tanah yang subur adalah ibarat surge bagi para petani.

 

Dengan tanah yang subur maka mereka dapat menanam aneka tanaman. Dengan tanah yang subur ini pula akan terbuka lebih banyak peluang bahwa aneka tanaman yang ditanam akan dapat tumbuh dan berkembang sehingga dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan.

 

Sudah tak diragukan lagi bahwa memang kebanyakan tanah atau lahan pertanian yang ada di daerah pegunungan atau di sekitar daerah yang berada d gunung berapi memiliki kandungan tanah ang subur. Karena itu, daerah di sekitar pegunungan dikenal dengan daerah pertanian yang dapat menghasilkan hasil pertanian yang mencukupi.

 

Tak hanya itu, faktor tanah yang memang sudah subur ditambah dengan suhu udara yang memadai untuk lahan pertanian membuat daerah pegunungan semakin baik untuk dijadikan sebagai lahan pertanian.

 

Kita tentu kenal ada beberapa daerah di sekitar pegunungan yang ada di Indonesia yang memang adalah daerah pertanian. Beberapa daerah tersebut menghasilkan hasil pertanian yang terkenal dan dapat menyokong perekonomian di daerahnya serta dapat dikirimkan ke daerah yang lain.

 

2. Lahan Untuk Pasir dan Batu

 

Selain membuat tanah menjadi bertambah subur, keberadaan gunung meletus juga membawa hamparan pasir dan batu di atas tanah vulkanik tersebut. Memang letusan yang memuntahkan semua isi dari gunung berapi itu juga membawa pasir dan batu dalam jumlah yang tidak sedikit.

 

Pasir dan batu itu akan terbawa oleh banjir muntahan letusan gunung berapi. Dan setelah beberapa saat terjadinya gunung meletus tersebut, pasir dan batu akan terlihat berceceran di atas tanah di sekitar daerah letusan. Bisa jadi daerah tersebut adalah di sekitar pemukiman warga.

 

Sehingga ketika telah dinyatakan sebagai waktu yang aman untuk kembali pada daerah pemukiman mereka, para warga setempat dapat mengambil keuntungan dari hal ini. Mereka dapat mengambil batu dan pasir yang ada di seitar tempat tinggal mereka.

 

Pasir dan batu ini sangat dibutuhkan dalam hal pembangunan. An tentunya dapat memberikan nilai ekonomis bagi warga setempat. Jika memang dapat diuangkan, ibarat sebagai ganti akibat seluruh keursakan yang telah ditimbulkan oleh musibah gunung meletus yang telah terjadi.

 

Pasir dan batu itu tentunya memang dapat dimanfaatkan. Para warga dapat mengambilnya secara cuma-cuma karena memang keberadaannya yang dapat dijangkau dan dimiliki oleh siapa pun.

 

Itulah beberapa hal yang dapat diperoleh dari musibah gunung meletus yang terjadi. Gunung meletus ini dapat membawa tanah vulkanik yang sangat bermanfaat bagi kehidupan warga atau penduduk di sekitar gunung berapi tersebut.

 

 

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Aneka Jenis Hutan di Indonesia
  • Pendidikan Karakter dalam Cerpen Pendidikan - ANNEAHIRA.COM
  • Pengaruh Handphone Terhadap Prestasi Belajar Siswa
  • Mendidik Anak Cerdas - ANNEAHIRA.COM
  • Beasiswa Diknas untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi
  • Tata Cara Penulisan Gelar yang Benar Secara Umum
  • Agar Kesuburan Lahan Tetap Seperti Tanah Baru
  • Segitiga Emas di Jantung Peta Jakarta
  • Metode Pendidikan di Sekolah
  • Landak Jawa, Hewan Lucu Berduri Tajam
  • Mengenali Anatomi Tubuh Manusia
  • Membuat Naskah Bahasa Inggris dan Artinya dengan Mudah
  • Faktor Penentu Prestasi Belajar Siswa - ANNEAHIRA.COM
  • Meminimalisir Pengaruh Game Online Terhadap Prestasi Belajar
  • Tanah Latosol, Salah Satu Jenis Tanah di Sekitar Kita
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA