logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    SMP    Tanah Vulkanis

Tanah Vulkanis, Tanah Berunsur Hara Tinggi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Indonesia kaya akan sumber daya alam. Lahan pertanian dan perkebunan tersebar di seluruh pelosok negeri. Tidak heran jika Indonesia disebut sebagai Negara Agraris, penduduknya bermatapencaharian dengan menanam. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya tanah vulkanis di wilayah kepulauan Indonesia yang terbentuk dari materi letusan gunung berapi.

Materi yang terdiri dari abu vulkanik tersebut dimuntahkan ke daratan. Kemudian, mengalami pelapukan sehingga membentuk mineral dan zat unsur hara yang berpengaruh pada tingkat kesuburan tanah.

Pengetahuan Tentang Tanah

Di dunia pendidikan, anak-anak telah cukup lama mengenal beragam jenis tanah. Dengan demikian, diharapkan mereka bisa lebih mengenal alam Indonesia dengan baik. Dimulai dengan permainan membentuk benda mini dari tanah liat ketika duduk di bangku Sekolah Dasar hingga mengetahui proses menanam tumbuhan di atas tanah pada lahan yang berbeda saat bersekolah di level menengah pertama.

Juga pada sekolah menengah atas mereka belajar bagaimana tembikar yang terbuat dari tanah liat melalui pembakaran di atas suhu 10000C memiliki nilai ekonomis tinggi dan mampu bersaing dengan produk serupa dari negara lain. Sekolah menjadi tempat paling efektif dalam memberikan informasi mengenai tanah dan fungsinya bagi keberlangsungan sumber daya alam di bumi.

Secara tidak langsung, siswa diajari untuk melestarikan alam dengan mengenal jenis dan struktur tanah saat melakukan praktik bercocok tanam di lahan luar sekolah maupun saat meneliti kandungan tanah di laboratorium.

Dalam teori pelajaran Biologi SMP, anak-anak didik diajarkan karakteristik tanah yang terdapat di seluruh dunia, terutama Indonesia.

1. Tanah Vulkanis

Tanah vulkanis memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Tanahnya subur.
  • Mengandung unsur hara yang tinggi.
  • Merupakan hasil pelapukan materi letusan gunung berapi.
  • Mudah menyerap air dan berwarna lebih gelap.
  • Terdapat di sekitar wilayah gunung berapi.

2. Tanah Humus

Tanah humus memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Tanahnya gembur.
  • Warnanya kehitaman.
  • Merupakan hasil pelapukan fosil tumbuhan dan hewan yang membusuk.
  • Baik untuk lahan pertanian karena daya serap airnya yang tinggi

3. Tanah Lempung atau Tanah Liat

Tanah lempung memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Tanahnya sulit menyerap air sehingga tidak cocok untuk dijadikan lahan pertanian.
  • Tekstur tanahnya cenderung lengket bila dalam keadaan basah dan kuat menyatu antara butiran tanah yang satu dengan lainnya.
  • Dalam keadaan kering, butiran tanahnya terpecah-pecah secara halus.
  • Merupakan bahan baku pembuatan tembikar dan kerajinan tangan lainnya yang dalam pembuatannya harus dibakar dengan suhu di atas 10000C.

4. Tanah Kapur

Tanah kapur memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Tanahnya tidak subur dan sangat tidak cocok untuk lahan pertanian.
  • Merupakan hasil pelapukan batuan kapur.
  • Dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan kerajinan keramik.
  • Dalam pertanian, tanah kapur yang sifat basanya tinggi dapat dimanfaatkan untuk menetralkan kadar keasaman tanah.
Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Hasil Hutan dan Pemanfaatannya
  • Mengenal Tanah Lempung
  • Kreatifitas Mengatasi Tanah Tandus Berkapur di Gunung Kidul
  • Ayo, Jaga Bumi Kita dari Penggundulan Hutan
  • Sekolah Kampung Dapat Juga Menjadi Sekolah Terbaik
  • Jenis Tanah Organosol dan Penggunaannya
  • Berkenalan dengan Tanah Podsolik
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA