logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Obat-Obatan    Obat Modern

Mengenal Jenis Tanaman Antibiotik


Ilustrasi tanaman antibiotik

Ada bermacam-macam tanaman yang dapat digolongkan sebagai tanaman antibiotik.

Tumbuhan antibiotik memiliki keunggulan dibandingkan bahan antibiotik lain yang sudah dibuat dalam bentuk jadi siap dipakai, karena bahannya masih segar dan alami. Kini banyak dilakukan pengobatan alami, yang lebih dikenal dengan pengobatan herbal/tumbuhan. Selain efek sampingnya lebih kecil, pengobatan dengan tanaman herbal tidak memerlukan biaya yang mahal.

Fungsi Tanaman

Sebenarnya antibiotik dikonsumi ketika kita sedang sakit. Dahulu masyarakt kuno, sebelum ada dokter dan obat medis, menggunakan tumbuhan sebagai obatnya. Tumbuhan antibiotik ini memiliki banyak fungsi untuk kesehatan, antara lain:

  • Sebagai penghambat dan penekanan pertumbuhan mikroorganisme (seperti bakteri dan virus) yang merugikan dan berbahaya dalam tubuh secara alami.
  •  Membangun imun dalam tubuh agar lebih kuat. Selain itu juga bermanfaat mencegah virus dan bakteri penyakit. 

Macam-macam tanaman herbal dan Khasiatnya

Berbagai macam jenis tanaman memperkuat imun, tumbuh di Indonesia dan mudah untuk dicari. Tanaman herbal ini mudah untuk dibudidayakan dan tidak memerlukan tempat yang luas. Berikut ini adalah berbagai senis tanaman herbal yang dijadikan sebagai obat antibiotik alami antara lain:

  • Kunyit

Jenis tanaman rimpang ini mudah didapatkan dan ditanam di sekitar kita. Kunyit merupakan rimpang yang banyak dipakai konsumsi oleh manusia. Populasinya banyak terdapat di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Rimpang yang dagingnya berwarna kuning cerah, dan rasanya sangat khas.

Di Jawa kunyit dipakai untuk bahan ramuan jamu, minuman tradisional. Sedangkan kalau di Sumatera kunyit banyak dimanfaatkan untuk bumbu masak.
Selain sebagai bumbu masakan, kunyit ini termasuk tumbuhan herbal yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia.

Kunyit banyak mengandung kurkumin, minyak atsiri yang bisa menyembuhkan penyakit hepatitis. Selain itu juga dalamnya mengandung senyawa anti oksidan yang bisa menghambat kanker dan penyakit lain yang berbahaya.

Selain itu, kunyit dapat membantu melancarkan peredaran darah, mengurangi rasa sakit di perut juga untuk membantu untuk menekan pertumbuhan kuman di dalam tubuh.

  • Temu lawak

Temu lawak masih dalam marga rimpang-rimpangan. Bentuknya rimpang dan warna kuning cerah mirip dengan kunyit atau jahe, tapi temu lawak lebih besar.

Temu Lawak yang nama latinnya Curcuma xanthorrhiza, merupakan tumbuhan asli Jawa. Tumbuhan jenis ini sejak dulu dipakai untuk pengobatan. Di yakini temu lawak bermanfaat menyembuhkan penyakit hepatitis, tipus, dan obat anti radang.

Temu lawak dipakai untuk antibiotic dan meningkatkan imun tubuh guna melawan virus yang masuk dalam tubuh manusia. Temu lawak mengandung senyawa farmakologi yang bermanfaat menangkal peradangan hati yang disebabkan virus hepatitis. Kemudian temu lawak juga bersifat dieuretik mampu melancarkan air seni.

Rimpang ini kebanyakan dibuat jamu atau diekstrak kemudian dimasukan dalam kapsul dan dikonsumsi harian.

  • Bawang putih 

Bawang putih dari dulu bermanfaat sebagai antibiotic alami untuk menyembuhkan penyakit ringan seperti flue maupun menangkal penyakit degenaritif.

Bawang putih atau nama latinnya Allium sativum, masuk dalam genus umbi-umbian. Bawang ini dalam satu umbi terdiri dari banyak siung kecil-kecil.
Warnanya putih, bersih, umbinya diselimuti oleh kulit yang berlapis-lapis.

Bawang ini mengandung senyawan aliciin dan allin yang bermanfaat mereduksi kolesterol jahat dalam darah. Meredakan darah tinggi, mencegah serangan jantung. Caranya hanya dengan mengonsumsi bawang putih setiap hari. Selain itu bawang putih juga bisa menyembuhkan demam, flue masuk angin. Bawang putih ini juga sangat efektif meredakan batuk. Kandungan zat bawang putih bermanfaat membangun imun dalam tubuh manusia.

  •  Bawang Bombay

Bawang Bombay masih ada kerabat dengan bawang merah. Bentuk bawang Bombay lebih besar dari bawang biasanya. Masih masih genus allium, atau umbi-umbian. Bawang jenis ini berasal dari China dan India. Orang Indonesia menamakan bawang Bombay, karena bawang ini kerap dipakai untuk bumbu masakan India, dan Arab.

Bawang Bombay merupakan bawang impor, di Indonesia masih jarang petani yang menanam bawang jenis ini. Bawang jenis ini cocok ditanam di daerah dataran tinggi, yang bersuhu dingin. Maka dari itu bawang Bombay kebanyakan didatangkan dari India dan China.

Namun orang Indonesia belum menjadi kebiasaan mengonsumsi bawang bombay baik untuk bahan masakan maupun di konsumsi mentah. Padahal bawang ini sangat baik untuk kesehatan, dan bermafaat membangun antibiotik alami. Bawang ini juga bisa dimakan segar, walaupun rasanya getir tapi manfaatnya sangat terasa. Terutama bagi orang yang terkena flue berat, dianjurkan memakan bawang Bombay mentah. Cepat melegakan hidung yang tersumbat.

  •  Teh hijau / green tea 

Teh hijau atau green tea merupakan salah satu minuman yang bermanfaat sebagai antibiotic alami. Teh jenis ini diambil teh jenis / Camellia sinensis dari pucuk daun muda. Setelah dipetik dari pohonnya pucuk-pucuk daun ini diproses di pabrik tanpa menggunakan bahan pewarna dan bahan pengawet. Warna hijau pada air teh, berasal dari klorofil daun.

Masyarakat Jepang dan China sejak ratusan tahun memiliki kebiasaan meminum teh jenis ini. Kandungan antioksidan dalam teh ini sangat tinggi. Antioksidan ini bermanfaat menghilangkan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu kandungan katekin bermanfaat menfaat menghambat sel jahat penyebab tumor dan kanker.

Teh jenis ini juga bermanfaat mencegah stroke, jantung kroner dan menjaga kesehatan organ dalam. 

  • Lidah mertua

Lidah mertua ini sebenarnya lebih banyak digunakan sebagai tanaman penghias rumah. Tapi ternyata, banyak manfaat dari tanaman antibiotik ini terutama bagian daunnya. Daun lidah mertua yang berbentuk panjang ini memiliki sebuah senyawa yang disebut dengan Abamagenin.

Nah, senyawa inilah yang berguna untuk membantu memperlancar pernafasan, untuk mengurangi keluhan batuk juga menyembuhkan radang. Selain itu, tanaman lidah mertua ini juga bersifat polutan yaitu dapat membersihkan udara disekitarnya dari polusi. Hebat bukan? Nah, tidak ada salahnya jika Anda menanamnya di rumah.

  • Sambiloto

Tanaman ini memang mirip dengan tanaman liar, tapi sangat berkhasiat bagi kesehatan. Tumbuhan ini ini dapat mencegah penyakit kanker juga untuk meningkatkan daya kekebalan tubuh. Selain itu sambiloto juga mengandung sebuah senyawa yaitu flavonoid yang sangat baik dalam membantu melancarkan peredaran darah, serta adanya zat kimia lain yang terkandung seperti kalium yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah.

  • Kayu manis

Kayu manis atau cinnamon, termasuk bagian dari rempah-rempah asli Indonesia. Bagian yang diambil dari kayu manis adalah kulitnya. Tumbuhan ini banyak terdapat di Indonesia bagian timur, seperti Sulawesi, Halmahera, kepulauan Maluku.

Kayu manis ini termasuk sebagai antibiotic alami karena mampu mencegah pertumbuhan bakteri dan mengurangi gejala berbagai macam penyakit seperti influenza dan sinusitis. Minyak yang terkandung di alamnya juga dapat bermanfaat sebagai aromaterapi. Cara membuatnya adalah dengan direbus bersama air dan diminum secara teratur.

  • Jahe 

Jahe bisa dikatakan sebagai raja dari rempah-rempah. Jahe atau orang Inggris menyebutnya ginger ini memiliki nama latin Zingiber officinale. Masuk dalam family zingiberaceae. Jahe bisa dijadikan sebagai bahan membuat obat herbal, bahan minuman maupun bumbu masak.

Rimpang jenis ini banyak dibudidayakan di daerah sub tropis seperti negara-negara Asia Tenggara, Asia Selatan, Amerika Latin. Jahe merupakan tanaman semusim. Tanaman ini akan tumbuh rimpangnya ketika usia 8 bulan.
Rimpang jahe berwarna coklat cerah, warna serupa juga ada pada dagingnya. Rimpang yang masih segar kerap dijadikan sebagai bahan membuat minuman. Jahe yang rasanya menghangatkan badan dan bisa menyembuhkan batuk dan masuk angin. Caranya hanya dengan merebus jahe sampai mendidih, kemudian dituangkan dalam gelas, dan diberi perasan air jeruk nipis.

Selain tumbuhan di atas, ada juga buah-buahan yang memiliki kasiat yang sama sebagai antibiotik alami. Contohnya adalah jeruk, manggis, sirsak, buah merah dari Papua dan masih banyak lagi.
Menggunakan tanaman herbal sebagai alternatif dalam pengobatan sangat baik dan mengurangi efek samping bagi tubuh. Mencegah lebih baik dari pada menyembuhkan penyakit. Sekarang ini biaya berobat semakin, mahal.

Maka dari itu jagalah kesehatan Anda dengan baik. Mulailah menanam tanaman apotik hidup di rumah, agar selalu tersedia dan dapat digunakan sewaktu-waktu. Manfaatkan halaman rumah atau lahan kosong, dengan mengembangkan berbagai jenis tanaman herbal khas Indonesia. Semoga artikel tanaman antibiotik ini bermanfaat.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Macam Macam Antibiotik Dalam Dunia Kedokteran
  • Pengertian Antibiotika dan Jenis-jenisnya
  • Mengenal Klasifikasi Antibiotik
  • Obat Pencegah Malaria
  • Menentukan Topik Makalah Antibiotik
  • Manfaat Antibiotik dan Dampak Penggunaannya yang Berlebihan
  • Perhatikan Pemakaian Jenis Obat Sakit Kepala
  • Manfaat Obat Herbal Bagi Tubuh
  • Organ Kewanitaan Kering, Obat Keputihan!
  • Obat Perangsang dan Libido
  • Efek dari Mekanisme Kerja Antibiotik
  • Menghilangkan Efek Samping Antibiotik
  • Pembagian Golongan Antibiotik Untuk Kepentingan Klinis
  • Jenis-Jenis Antibiotik dalam Dunia Medis
  • Penggunaan Aneka Jenis Antibiotik
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA